Seorang Ibu di Sukabumi Jual Obat Keras Demi Penuhi Tuntutan Hidup

Sukabumi

Jum'at, 11 November 2022 | 07:03 WIB
Seorang Ibu di Sukabumi Jual Obat Keras Demi Penuhi Tuntutan Hidup
Ilustrasi-Seorang ibu-ibu asal Sukabumi yang Kembali ditangkap karena mengedarkan obat keras (istockphoto/ojoel)

Sukambu.suara.com - Pada Kamis (10/11/2022) Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi memperlihatkan tersangka kasus penjualan atau pengedaran narkotika dan miras. Yang menarik perhatian terdapat 2 orang wanita di dalamnya, dan satu diantaranya merupakan ibu-ibu.

Diketahui YT (50) sebelumnya pernah ditangkap oleh polisi karena kasus yang sama, yaitu menjual obat keras. Dirinya pun diketahui mendapat hukuman 4 bulan penjara. 

YT harus kembali berurusan dengan pihak berwajib karena berhasil ditangkap dengan barang bukti sebanyak 7.015 butir obat jenis Tramadol, Hexymer dan Alprazolam.

YT mengaku terpaksa menjual obat karena sang suami yang telah meninggal dunia, sehingga dirinya harus menggantikan sang suami untuk mencari nafkah.

"Saya terpaksa kembali menjual obat dikarenakan suami saya meninggal dunia," ucap YT saat dihadirkan dalam konferensi pers hasil pengungkapan kasus Narkoba selama periode Oktober-November 2022 dilansir dari sukabumiupdate.com- jaringan suara.com.

Berdasarkan keterangan diketahui YT bebas dari penjara pada bulan Oktober 2021, belum lama menghirup udara bebas ia terpaksa harus kembali mendekam di penjara karena kasus yang sama.

"Saya memohon maaf kepada masyarakat dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan saya," beber YT. 

YT merupakan salah satu dari dua perempuan yang ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi. Perempuan lainnya yang berhasil ditangkap yaitu NRI (20), yang berhasil ditangkap oleh polisi di wilayah Kecamatan Kalapanunggal dengan barang bukti 78 butir obat Tramadol dan 1.406 butir obat Hexymer.

Kedua tersangka penjualan obat keras akan dikenakan Pasal 196 dan atau Pasal 197 Undang - undang RI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, dengan hukuman ancaman penjara paling lama 10 tahun.

baca juga

“Untuk yang residivis [YT] pasal tambahan dari penyidik tidak ada, objektif saja dengan perbuatan saat ini, sesuai pasal yang dilanggar,” ucap AKP Kusmawan selaku Kasat Narkoba Polres Sukabumi. 

Sumber: sukabumiupdate.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketahuan Edarkan 14 Kg Ganja, Enam Anak Punk di Padangsidempuan Ditangkap

Ketahuan Edarkan 14 Kg Ganja, Enam Anak Punk di Padangsidempuan Ditangkap

Riau | Kamis, 10 November 2022 | 20:32 WIB

Polres Sukabumi Berhasil Menangkap 17 Tersangka Pengedar Narkoba dan Miras

Polres Sukabumi Berhasil Menangkap 17 Tersangka Pengedar Narkoba dan Miras

Sukabumi | Kamis, 10 November 2022 | 19:30 WIB

Satu Kantor Partai Politik di Meranti Jadi Sarang Narkoba, 5 Orang Diringkus

Satu Kantor Partai Politik di Meranti Jadi Sarang Narkoba, 5 Orang Diringkus

Batam | Kamis, 10 November 2022 | 18:00 WIB

Terkini

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?

Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega

8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit

Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga

Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga

Jogja | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Kolaborasi Motul dan Von Dutch Rayakan Budaya Kustom Lewat Kampanye Lifestyle Otomotif

Kolaborasi Motul dan Von Dutch Rayakan Budaya Kustom Lewat Kampanye Lifestyle Otomotif

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau

Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik

Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik

Jogja | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:21 WIB

KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program

KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:20 WIB

"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan

"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:20 WIB

×