Pakar Ungkap Kejanggalan Pengakuan Putri Candrawathi Tentang Pelecehan Seksual

Sukabumi | Suara.com

Rabu, 14 Desember 2022 | 17:00 WIB
Pakar Ungkap Kejanggalan Pengakuan Putri Candrawathi Tentang Pelecehan Seksual
Putri Candrawathi yang dihadirkan sebagai saksi pada sidang Senin (12/12/2022) (tangkapan layar youtube: Kompas TV)

Sukabumi.suara.com - Sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua masih terus berlanjut. Dibeberapa sidang disebutkan bahwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J disebabkan akibat Putri Candrawathi dilecehkan secara seksual oleh Yosua. 

Mendengar bahwa sang istri mengalami pelecehan, Ferdy Sambo pun merencanakan pembunuhan tersebut. Tetapi dalam kasus ini beberapa orang meragukan kesaksian Putri tentang adanya pelecehan seksual yang menimpa dirinya. 

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amreil mengatakan ada beberapa hal yang janggal dalam pengakuan Putri Candrawathi tentang pelecehan seksual yang dialaminya saat di Magelang, Jawa Tengah. 

Dilansir dari suara.com, Pada Senin (12/12/2022) Reza menyebutkan ada tahapan-tahapan pemulihan trauma akibat pelecehan seksual. Salah satunya yaitu mengatasi perasaan takut, lalu memulihkan ingatan, dan kemudian akan kembali berinteraksi dengan orang yang melakukan kejahatan seksual atau dapat disebut dengan reconnecting to others.

Reza menyebutkan kejanggalan bermula ketika keterangan yang diucapkan oleh Ricky Rizal di persidangan. Bripka Ricky mengatakan jika Putri mencari Yosua, dan menyuruhnya untuk menghadapnya setelah dugaan pemerkosaan berlangsung. 

Reza mempertanyakan keadaan Putri yang langsung pulih dan melompat ke fase ketiga, tanpa melewati fase lainnya. 

"Secepat itukah PC bisa langsung pulih dan melompat ke fase ketiga? Dan reconnecting to others itu adalah berinteraksi kembali dengan orang yang dia sebut telah menjahatinya secara seksual beberapa menit sebelumnya," ucap Reza, dikutip dari suara.com

Reza mengungkapkan waktu yang dibutuhkan untuk pulih dan bertemu dengan pelaku lebih singkat setelah dugaan pemerkosaan terjadi.

Kejanggalan kedua diungkapkan ketika Putri memerintahkan Yosua untuk menemuinya di kamar selama kurang lebih 15 menit. Hal tersebut menimbulkan banyak tanya, obrolan apa saja yang mereka bicarakan di dalam kamar tersebut. 

Reza juga mempertanyakan apakan obrolan tersebut merupakan obralan setara. Karena itu ia berpendapat jika kemungkinan obrolan tersebut antara satu pihak yang mencoba untuk mengendalikan pihak lainnya. 

"Dalam obrolan yang diwarnai relasi kuasa semacam itu, disebutkanlah skenario untuk menutup-nutupi apa yang telah terjadi. Skenario itu yang terwakili oleh perkataan Y (Yosua) saat dia dipanggil FS, 'Kenapa, Pak? Ada apa, Pak?'" jelas Reza. 

Karena sudah terjadi kehebohan tentang apa yang terjadi di rumah Magelang, Putri pun berpikir ulang. Karena kemungkinan para ajudan dan asisten rumah tangga mempercayai tidak adanya kejadian apa-apa sangan kecil. Ditakutkan para pekerja akan melaporkan hal tersebut kepada Ferdy Sambo dan nantinya akan membuat marah sang suami. 

Pada posisi itulah Putri Candrawathi berniat untuk menyelamatkan dirinya sendiri dengan strategi relabelling atau tuduhan palsu (false accusation) tentang perlakuan Brigadir J. 

Kemudian informasi tersebut diterima oleh Ferdy Sambo tanpa melakukan penyelidikan terlebih dahulu, sehingga timbul rencana pembunuhan Brigadir Yosua. 

"Tragisnya, relabelling itu lantas ditelan bulat-bulat oleh FS. Pengalaman investigasinya selaku anggota Polri tak berfungsi. Relasi kuasa akhirnya makan korban, Y kehilangan nyawa," ungkap Reza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Main Hakim Sendiri! ISESS Desak Peristiwa Persekusi Pelaku Pelecehan Di Universitas Gunadarma Juga Diproses Hukum

Jangan Main Hakim Sendiri! ISESS Desak Peristiwa Persekusi Pelaku Pelecehan Di Universitas Gunadarma Juga Diproses Hukum

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 12:08 WIB

Alasan Keamanan, Bharada E Jalani Sidang Secara Virtual Mulai Hari Ini

Alasan Keamanan, Bharada E Jalani Sidang Secara Virtual Mulai Hari Ini

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 11:58 WIB

Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Gunadarma Ditelanjangi dan Dicecoki Air Seni, Bagaimana Cara Tepat Hadapi Pelaku?

Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Gunadarma Ditelanjangi dan Dicecoki Air Seni, Bagaimana Cara Tepat Hadapi Pelaku?

Lifestyle | Rabu, 14 Desember 2022 | 12:15 WIB

Terkini

Taksi Green SM Berulah Lagi, Tabrak Pemotor Tapi Ogah Minta Maaf

Taksi Green SM Berulah Lagi, Tabrak Pemotor Tapi Ogah Minta Maaf

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 13:00 WIB

TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Usai Kasus di Yogyakarta

TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Usai Kasus di Yogyakarta

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:57 WIB

Muhammad Ferrari Tetap Dipanggil TC Timnas Indonesia Meski 5 Bulan Tak Main Karena Cedera

Muhammad Ferrari Tetap Dipanggil TC Timnas Indonesia Meski 5 Bulan Tak Main Karena Cedera

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 12:55 WIB

Redmi Siapkan Ponsel dengan Baterai 10.000-12.000 mAh, Pakai Teknologi Baru

Redmi Siapkan Ponsel dengan Baterai 10.000-12.000 mAh, Pakai Teknologi Baru

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 12:55 WIB

Masih Dirawat Intensif, Hakim Militer Tetap Minta Andrie Yunus Bersaksi

Masih Dirawat Intensif, Hakim Militer Tetap Minta Andrie Yunus Bersaksi

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:53 WIB

Dirut KAI Respons Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Keselamatan Tak Bedakan Gender

Dirut KAI Respons Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Keselamatan Tak Bedakan Gender

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:51 WIB

Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...

Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:48 WIB

Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan

Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:47 WIB

Dilema Ibu Bekerja dan Isu Daycare Nakal: Antara Bertahan, Percaya, & Cemas

Dilema Ibu Bekerja dan Isu Daycare Nakal: Antara Bertahan, Percaya, & Cemas

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 12:45 WIB

Kasus Medis Ilegal Finalis Putri Indonesia Riau, Wajah Belasan Orang Rusak Parah

Kasus Medis Ilegal Finalis Putri Indonesia Riau, Wajah Belasan Orang Rusak Parah

Riau | Rabu, 29 April 2026 | 12:44 WIB