Sukabumi.suara.com-Aurel Hermansyah kini tengah menikmati peran sebagai ibu dari buah hati pertamanya dengan Atta Halilintar, Ameena Hanna Nur Atta yang kerap dipanggil Ayang.
Aurel kerap membagikan momen kebersamaanya dengan keluarga kecilnya di media sosial pribadinya, seperti yang terekam baru-baru ini dalam sebuah cuplikan video singkat yang kemudian diunggah ulang oleh akun instagram dari fanbase mereka, attaaurel_halilintarr.
Nampak dalam unggahan tersebut, Ameena tengah menangis dalam gendongan Atta Halilintar.
Mulanya, Atta Halilintar menanyakan kepada Aurel Hermansyah perihal penyebab buah hatinya menangis.
"kenapa anaknya nangis. mamanya nih ngledekin anaknya," ujar Atta Halilintar sembari menggendong buah hatinya.
Aurel lantas membeberkan penyebab Ameena menangis tak lain lantaran perkataanya yang menyebut buah hatinya tersebut bau jigong.
"Tadi dia kan baru bangun siang. terus pas mau cium ternyata dia bau jigong," jawab Aurel Hermansyah.
Mendengar kata itu lagi Ameena yang tadinya sudah diam usai digendong sang papa, akhirnya menangis kembali.
"tuh bikin nangis kan. dia itu sensitif nggak boleh dibilang bau," ujar Atta Halilintar menasehati sang istri.
Baca Juga: Jembatan dan Rumah Warga di Cipinang Melayu Tertimpa Pohon Tumbang, Kerugian Capai Rp70 Juta
"Maaf maaf. Ayang wangi kok. Bau jigong kan enak beb. Bau surga," imbuh putri pertama Anang Hermansyah tersebut.
Sontak saja cuplikan video yang diunggah oleh akun instagram tersebut dibanjir komentar dari warganet yang kebanyakan menghujat aksi Aurel Hermansyah yang dinilai kasar terhadap anaknya sendiri.
"Kok ada ya Ibu kayak gini????? Hrs nya Ibu lah yg ada digaris terdepan dlm hal menjaga dan melindungi bathin/hati anak²nya. Bukan malah membuat hati anak nya terluka," hujat seorang warganet.
"Dasar Aurel kurang baik perilakunya sama anaknya," timapl warganet yang lain.
"Untuk anak itu tidak boleh berkata jelek," imbuh warganet lainnya.
"Aurel jgn keras-keras kalau pegang anak. Yang lembut dan penuh kasih sayang supaya anaknya nggak kaget," imbuh lainnya.