Suara Sumatera - Rizky Billar tetiba di daulat menjadi ambassador pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Penunjukkan ini dilakukan usai Rizky Billar menyanyikan lagu 'Lesti Sayang Billar'.
Rizky Billar untuk pertama kalinya muncul membawakan lagu 'Lesti Sayang Billar'. Lantaran nadanya yang candu, lagu tersebut viral dan kini dinyanyikan langsung oleh Rizky Billar. Hal tersebut membuat Aldi Taher takjub.
"Masya Allah Alhamdulillah. Wow dinyanyiin langsung (sama) orangnya," tulis Aldi Taher membagikan video Rizky Billar menyanyikan penggalan lagu tersebut sambil tersenyum.
Aldi Taher membuat lagu 'Lesti Sayang Billar' di tengah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Lesti Kejora dan Rizky Billar yang sukses menghebohkan publik.
Mantan suami Dewi Perssik itu mengungkap rasa cintanya pada Rizky Billar yang disebut sebagai adiknya.
"I love you adikku sayang @rizkybillar. Doaku untukmu dan adikku @lestykejora dan keponakanku baby L selalu menyertai kalian. Bahagia selalu, sehat selalu, brother-ku sekeluarga. Insya Allah Samawa," imbuhnya.
Aldi Taher selaku pencipta lagu viral tersebut membanggakan pencapaiannya di Instagram, Selasa (13/12/2022).
Di momen ini lah warganet langsung ramai-ramai mendaulat Rizky Billar sebagai "Ambassador KDRT,".
Beberapa warganet lainnya juga memberikan komentar lainnya.
Baca Juga: Dewa United vs Persib, Luis Milla Minta Penggawa Maung Bandung Waspada
![Lesti Kejora Dan Rizky Billar [[Instagram]]](https://media.suara.com/suara-partners/sumatera/thumbs/1200x675/2022/12/11/1-745x489-img-17738-seleb-kebanyakan-drama-tahun-2022-instagramatlestykejora.jpg)
"Aldi Taher seharusnya lebih populer dari Rizky Billar," komentar akun @skr*****.
"Langsung dinyanyiin dong langsung sama tersangkanya," sindir akun @rnl*****.
Rizky Billar diketahui menyanyikan lagu 'Lesti Sayang Billar' saat diminta menanggapi keberhasilan Lesti Kejora menyabet dua penghargaan di Indonesian Music Awards (IMA) 2022 beberapa waktu lalu.
Rizky Billar pernah menjadi pelaku KDRT terhadap istrinya, Lesti Kejora. Kasus itu kemudian dicabut oleh Lesti Kejora yang menilai persoalannya bisa diselenggarakan secara kekeluargaan.