Geger Pelecehan Seksual Mahasiswi Unand, Oknum Dosen Memaksa Cium Berkali-kali

Suara Sumatera | Suara.com

Kamis, 22 Desember 2022 | 09:29 WIB
Geger Pelecehan Seksual Mahasiswi Unand, Oknum Dosen Memaksa Cium Berkali-kali
Ilustrasi pelecehan seksual mahasiswi (Suara.com/Rochmat)

Suara Sumatera - Kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswi yang dilakukan oknum dosen kembali terjadi. Kali ini mahasiswi Universitas Andalas (Unand) Padang Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban.

Kabar pelecehan seksual mahasiswi Unand pun viral di media sosial dan menjadi bahan perbincangan publik.

Berdasarkan penelusuran dari akun Instagram @infoUnand disebutkan seorang mahasiswa mengirimkan bukti rekaman pelecehan yang dilakukan oleh dosennya. 

Akun @infoUnand mengunggah hasil rekaman dari korban. Tak hanya itu, dalam akun itu menuliskan bahwa oknum dosen yang diduga pelaku pelecehan berinisial KC.

“Oknum dosen berinisial KC diduga melecehkan korban mahasiswinya sendiri. Dalam rekaman yang diambil korban secara diam-diam, KC memaksa untuk mencium korban berkali-kali. Aksi tersebut diperkirakan terjadi satu bulan yang lalu,” tulis @infoUnand dikutip Covesia.com--jaringan Suara.com, Rabu (21/12/2022).

Di sana juga dijelaskan terkait lokasi kejadian berada di kediaman oknum dosen KC usai korban dan teman-temannya bertamu ke rumah KC. 

“Saat teman-teman korban sudah keluar rumah untuk pulang, korban masih bersama KC di sebuah ruangan. Korban meminta izin untuk tidak hadir di satu mata kuliah karena sudah membeli tiket. Namun dikarenakan pertemuan kuliah itu sangat penting, KC mengancam tidak akan meluluskan korban dan korban terancam akan mengulang mata kuliah yang sama,” terang akun itu.

Si akun juga menjelaskan bahwa KC berusaha mendekati korban secara personal dengan menanyakan latar belakang keluarga, ekonomi hingga cara korban membayar uang kuliah dan lainnya.

Tak hanya itu KC juga menawarkan untuk membantu biaya kuliah korban dan mengajak korban untuk pergi jalan-jalan lain waktu.

Saat itu, tiba-tiba KC memberikan solusi agar korban bisa diizinkan untuk tidak menghadiri perkuliahan tersebut yakni meminta korban untuk membuat surat izin. Namun, KC meminta syarat yang tidak senonoh dengan meminta mencium korban.

Kemudian Satgas PPKS Unand dalam kolom komentar menyebutkan bahwa kasus dugaan pelecehan itu sedang diproses dan dalam waktu dekat akan dikeluarkan rekomendasi akhir. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Dosa Besar Pendidikan Indonesia: Perundungan, Pelecehan seksual, dan Sikap Intoleransi

3 Dosa Besar Pendidikan Indonesia: Perundungan, Pelecehan seksual, dan Sikap Intoleransi

Sulsel | Kamis, 22 Desember 2022 | 09:02 WIB

Ngaku Dilecehkan Ajudan Sambo, Ahli Psikologi Ungkap 3 Faktor Putri Candrawathi Masih Temui Brigadir J

Ngaku Dilecehkan Ajudan Sambo, Ahli Psikologi Ungkap 3 Faktor Putri Candrawathi Masih Temui Brigadir J

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 19:11 WIB

Dikenal Seksi, Begini Cara Aura Kasih Hindari Pelecehan Seksual

Dikenal Seksi, Begini Cara Aura Kasih Hindari Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 21 Desember 2022 | 16:50 WIB

Terkini

Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan

Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan

Kaltim | Sabtu, 18 April 2026 | 22:52 WIB

Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?

Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 22:12 WIB

Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal

Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal

Kaltim | Sabtu, 18 April 2026 | 22:10 WIB

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati

Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 21:55 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!

Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!

Bola | Sabtu, 18 April 2026 | 21:50 WIB

Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta

Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 21:40 WIB

Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi

Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi

Riau | Sabtu, 18 April 2026 | 21:40 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB