Suara Sumatera - Isu pergantian jabatan menteri atau reshuffle kabinet Joko Widodo dan Maaruf Amin makin sering terdengar. Bahkan, isu tersebut dikaitkan dengan perjalanan safari yang digelar Anies Baswedan.
Aksi partai NasDem yang lebih cepat mengumumkan calon presiden (Capres) 2024 dinilai sebagai langkah yang 'melangkahi' kesepakatan koalisi. Karena hal itu, menyulut kader PDIP juga ramai-ramai menyuarakan reshuffle guna mengganti menteri NasDem.
Di Pemerintahan Jokowi saat ini pun, terdapat tiga menteri yang berasal dari Partai NasDem yakni Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar sekaligus Menteri Komunikasi dan Informasi, Johnny Gerard Plate.
Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menanggapi isu reshuffle kabinet Jokowi. Djarot mengusulkan agar Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dan Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar untuk dievaluasi.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga mengatakan Mentan Syahrul Yasin Limo memang layak dengan diganti.
"Beberapa tahun terakhir terjadi inflasi pangan secara terus-menerus," ujar Hasto dalam jumpa pers Refleksi Akhir Tahun 2022 PDIP yang dilaksanakan secara daring beberapa waktu lalu.
Hasto juga meminta isu reshuffle kabinet untuk tak dikaitkan dengan urusan politik partai soal Pilpres 2024. Mendengar ucapan politisi PDIP Ketua DPP Partai Nasdem, Irma Suryani jutsru tertawa menanggapinya.
Irma pun lantas menantang menteri PDIP untuk beradu prestasi dengan menteri Nasdem.
"Mau adu prestasi menteri dari Nasdem? Hati-hati, menteri Nasdem tidak ada yang ditangkap KPK karena merugikan bangsa dan negara," kata Irma dalam keterangan kepada wartawan pada Jumat (30/12/2022).
Irma pun juga menyentil soal penyaluran bantuan sosial yang tak tepat sasaran dan digunakan secara tak tepat selama pandemi covid-19 kemarin.
"Yang kedua, enggak usah jauh-jauh bicara prestasi, coba cek bantuan sosial jumlahnya triliunan itu, ternyata pendistribusiannya tidak tepat sasaran karena data digunakan tidak tepat, pengawalannya lemah. Terus di mana prestasinya? Ayo audit itu Bansos Kemensos selama pandemi," paparnya.
Selanjutnya, Irma menyebut bahwa tudingan kepada menteri NasDem tak berdasar dan bahkan terkesan mengada-ada. Sebab menurutnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo selama ini dinilai membela kepentingan para petani demi kesejahteraan.