Suara Sumatera - Mayoritas masyarakat masih percaya bahwa payudara istri bisa besar jika sering diraba atau diremas oleh suaminya. Padahal, anggapan itu hanyalah mitos belaka.
Hal itu ditegaskan pakar seksolog, dr. Boyke Dian Nugraha. Menurutnya, payudara besar dan tidaknya sangat dipengaruhi faktor genetik, seperti riwayat keturunan dari orang tua atau ras.
Meski begitu, dokter Boyke mengakui bahwa memegang payudara memang bisa bantu merangsang pembesaran organ penghasil ASI itu, tapi efeknya tidak bisa membuat payudara kencang.
"Tapi bukan kenceng ya, bukan meremas seperti cucian. Tapi artinya memegang dengan merasakan. Karena ketika dirangsang itu mengembang," ujar dokter Boyke dalam konten TikTok @boykewomenscare dikutip dari Suara.com, Kamis (20/4/2023).
Menurut dokter Boyke, jika paksa melakukan gerakan seperti meremas pada payudara, maka hal itu juga berisiko kanker payudara.
"Cuman kalau sampai kamu meremas-remas meransang timbulnya kanker payudara," tutup Dokter Boyke.
Di sisi lain melansir Breast Cancer Now, disebutkan cedera karena jatuh atau terbentur pada bagian dada, hingga gerakan meremas puting atau payudara tidak akan menyebabkan kanker payudara.
Namun payudara tetap bisa alami memar, bengkak hingga nyeri saat disentuh. Ada juga cedera yang menyebabkan benjolan jinak yang dikenal sebagai nekrosis lemak, tapi ini bukan kanker.
Nekrosis lemak adalah jaringan parut yang bisa terbentuk ketika tubuh secara alami memperbaiki payudara yang rusak.
Baca Juga: Oral Seks Miss V Jangan Salah Lubang, Suami Wajib Tahu Biar Istri Terangsang Orgasme