Pemain yang disebut-sebut anak emas Indra Sjafri, Egy Maulana Vikri, juga menghadirkan pandangan miring setelah Shin Tae-yong memutuskan memasukkannya dalam 25 nama ke Timnas Indonesia.
Secara statistik, Egy baru menyumbangkan dua gol dan empat assist bagi Dewa United di Liga 1. Sejenak, catatan ini bisa dikatakan tak buruk-buruk amat.
Tapi inkonsistensinya di Liga 1 2023/2024 dan penampilannya di Asian Games 2022 mengundang pertanyaan besar dari publik, terlebih dengan absennya Stefano Lilipaly yang secara statistik jauh lebih moncer.