SuaraSumedang.id - Refly Harun buka suara tanggapi perihal kasus pembunuhan Brigadir J oleh Sambo yang masih terus berlanjut hingga kini.
Refly Harun juga tanggapi perihal Pengacara Bripka RR yang menyampaikan bahwa kliennya mengaku adanya briefing usai pembunuhan Brigadir J.
Pengakuan Bripka RR ini menurutnya menguatkan bahwa apa yang diungkap Sambo adalah kebohongan.
"Pengakuan Bripka RR yang disampaikan Erman Umar yang mengatakan bahwa mereka di Briefing ini makin membenarkan mengenai kebohongan yang di desain oleh Sambo," tuturnya dilansir dari kanal YouTube Refly Harun Minggu (18/9/22).
Terkait otak pembunuhan Brigadir J menurutnya sudah selesai akan tetapi motifnya belum terungkap.
"Jadi kalau kita bicara otak pembunuhan Brigadir J maka permainan sudah selesai tapi yang belum selesai adalah motif mengapa Sambo harus mengakhiri hidup Brigadir J," sambungnya.
Refly menganalisa bahwa motif ini kemudian sengaja tidak lagi ditonjolkan dan berputar di motif domestik yang membuat geli.
"Pertama motifnya pelecehan Brigadir J melecehkan Putri dibantah oleh Timsus sendiri yang tidak menemukan bukti," ujarnya.
Kemudian menurutnya, muncul spekulasi lain soal hubungan terlarang hubungan sejenis namun tidak berkembang juga.
Baca Juga: Live Streaming MotoGP Aragon 2022 di Trans 7 Race Pukul 19.00 WIB
"Kemudian muncul yang di Magelang Brigadir J dianggap melakukan kekerasan dan pelecehan pada Putri," pungkasnya.