SUARA SUMEDANG – Pemerintah Malaysia menghentikan sebuah konser musik dari band bergenre pop rock The 1975, usai vokalis Matty Healy mencium basis Ross MacDonald.
Dalam sebuah video di YouTube @Lila berdurasi 7 menit yang awalnya terlihat seperti biasa seorang penggemar merekam konser idolanya. Namun pada menit ke-4, Sang vokalis Matty Healy menyuruh basis Ross MacDonald untuk mendekat tanpa basa – basi mereka berciuman dan membuat satu konser menjadi riuh.
Ternyata sang vokalis melakukan hal tersebut untuk mengkritik undang – undang anti LGBTQ+ yang belaku di Malaysia. Makanya menjadi sangat kontroversial di Malaysia.
Mengutip Antara, homoseksualitas dianggap kejahatan di Malaysia yang mayoritas penduduknya beragama muslim.
Namun, sejumlah kelompok hak asasi memperingatkan terjadi peningkatan aksi intoleran terhadap lesbian, gay, biseksual dan transgender di Malaysia.
Dampaknya The 1975 dilarang tampil lagi di Malaysia dan otomatis menjadi penampilan terakhir kalinya bagi band tersebut di Malaysia.
Sebelumnya band The 1975 meminta maaf kepada penggemar yang telah datang karena membawakan lagu – lagunya dengan tidak semangat.
Band asal Inggris tersebut berpamitan kepada penonton dan responnya mereka tampak kecewa karena akhir pertunjukkan diwarnai dengan ketidakbahagiaan.
“Baiklah, kami harus pergi. Kami baru saja dilarang dari Kuala Lumpur, sampai jumpa lagi,” tegas Matty langsung meninggalkan panggung.
Baca Juga: Ketua Dokter Junior Ngaku Bullying Meningkat, Tapi Minta Kemenkes Jelaskan Definisinya
Sebelumnya, Matty Healy pernah berkontroversi mencium seorang penggemar pria dalam konser 2019 di Uni Emirat Arab, yang sama menerapkan undang – undang atau peraturan melarang perilaku homoseksual.