Netizen geram dengan informasi terkait aksi KDRT yang dilakukan Budyanto Jauhari kepada istrinya yang tengah hamil 4 bulan, Tiara Maharani di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).
Publik di laman sosial media Twitter menuliskan banyaka komentar pedas lantaran kesal membaca informasi yang beredar bahwa Budyanto Jauhari cuma ditahan sebentar oleh polisi dan dikenai pidana ringan.
"Ringan karna belum tewas ya pak," tulis netizen di Twitter.
"Gk habis pikir sama hukum di konoha," sambung akun lainnya.
"Ringan dari mana udah jelas-jelas itu mukanya babak belur mana lagi hamil pula ditindih itu mah udah masuk percobaan pembunuhan!" timpal akun lainnya.
"Kayanya emang susah ngeliat image baik "polisi" lagi. Memang gabisa menggeneralisir, tapi liat berita twit akhir" ini hampir gada polisi yang bener. Ya maap kalau yg baca ini polisi, tapi rasanya skrg liat orang berseragam abu-abu polisi udah gada respect sama sekali,"
Sebelumnya, viral video yang memperlihatkan seorang suami melakukan KDRT kepada istrinya yang tengah hamil 4 bulan di Serpong, Tangsel.
Tiara Maharani yang tengah mengandung 4 bulan babak belur dihajar oleh suaminya, Budyanto Jauhari pada 12 Juli 2023. Aksi keji suami ini terjadi pada dinihari jelang subuh.
Dari informasi yang dihimpun, Tiara Maharani diseret dan dihajar wajahnya hingga babak belur.
"Seorang suami tega menganiaya istrinya yang tengah hamil empat bulan hingga babak belur, di rumah kontrakan yang terletak di perumahan serpong park, kecamatan serpong utara, tangerang selatan, pada rabu subuh. tanggal 12-07-2023,"
"Keluarga melaporkan pelaku ke polisi tapi dibebaskan alasan tindak pidana ringan," cuit akun @kegblgnunfaedh
Tak hanya Tiara Maharani yang jadi korban, ibunya yang berusaha melerai pun mendapat tindak kekerasan dari pelaku.
Ibu Tiara mengaku bahwa pada Kamis malam, ia mendengar suara pintu terbuka, saat diperiksa terlihat pelaku sudah berada di dalam kamar korban dengan kondisi korban sudah terluka parah pada bagian hidung.