Bahagia Belum Tentu Sehat Jiwa, Ada Empat Kondisi untuk Melihat Masalah Kejiwaan Menurut Psikiater

Suara Tangsel

Minggu, 02 Oktober 2022 | 21:43 WIB
Bahagia Belum Tentu Sehat Jiwa, Ada Empat Kondisi untuk Melihat Masalah Kejiwaan Menurut Psikiater
Ilustrasi Mental Health (Pitt News)

Kesehatan jiwa sedang menjadi momok dalam kehidupan masa kini. Isu 'mental health' sering menjadi perbincangan. Hal ini biasa dipicu karena tekanan dalam kehidupan yang tidak mampu teratasi, sehingga mengganggu jiwa.

Pandangan secara umum, batas kesehatan jiwa adalah ketika seseorang merasa bahagia. Sehingga untuk orang yang bahagia, dianggap sudah pasti memiliki jiwa yang sehat.

Namun, narasumber dalam salah satu Webinar yang diselenggarakan oleh Srikandi BUMN Jumat, 30 September 2022 lalu,Dokter Spesialis Kejiwaan (Psikiater), dr.Jiemi Ardian, SpKJ menyampaikan bahwa sehat jiwa bukan hanya tentang perasaan bahagia, melainkan juga tentang kemampuan seseorang dalam mengatasi tekanan hidup hingga berkontribusi pada komunitas di sekitar mereka.

"Sehat jiwa adalah keadaan sejahtera secara mental yang memungkinkan seseorang mengatasi tekanan hidup, menyadari kemampuan mereka bekerja dan belajar dengan baik, dan mampu berkontribusi pada komunitas. Tidak ada harus selalu bahagia. Jadi, lebih kepada keseluruhan kehidupan, bukan sekadar perasaan (bahagia)," terang dr.Jiemi dalam acara bincang kesehatan mental di Jakarta tersebut.

Dokter dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) itu lalu menjelaskan bahwa untuk mengetahui apakah seseorang mengalami masalah kejiwaan, dapat dilihat dari empat kondisi yakni 'distress' (penderitaan), 'disability' (ketidakmampuan), 'deviance' (pergeseran) dan 'danger' (perilaku berbahaya).

DISTRESS (PENDERITAAN)

Menurut dr.Jiemi, biasanya 'distress' tidak terlihat dari luar. Namun seseorang yang mengalaminya akan merasakan penderitaan di dalam jiwa, dan hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan.

"Mungkin kita senyum dan bahagia-bahagia saja, tapi kita bisa merasakan penderitaannya di dalam. Yang sedang dilakukan kok enggak menyenangkan. Bahkan mungkin terasa di tubuh seperti GERD atau migrain," terang dr.Jiemi.

DISABILITY (KETIDAKMAMPUAN)

Kondisi lainnya menurut dr.Jiemi adalah 'disability'. Kondisi ini menyebabkan seseorang tidak mampu melakukan aktivitas seperti biasa, bahkan tidak mampu merawat diri sendiri.

"Yang dulunya dandan jadi enggak dandan, dulunya rajin mandi jadi malas mandi, dulunya rapi jadi berantakan. Misalnya begitu," ucap dr.Jiemi.

baca juga

DEVIANCE (PERGESERAN)

Kondisi 'deviance' dijelaskan dr.Jiemi merupakan kondisi dimana adanya pergeseran atau perbedaan dari hal-hal yang umum dilakukan. Contohnya, ketika seseorang tidak bisa tidur tapi sampai berhari-hari. Atau menjadi tidak sanggup untuk ke luar rumah dan bertemu banyak orang.

DANGER (PERILAKU BERBAHAYA)

Dalam kondisi 'danger', dr.Jiemi menyampaikan bahwa dalam kondisi ini, biasanya seseorang yang mengalami masalah kejiwaan kerap berpikir untuk menyakiti diri sendiri.

"Selain itu juga ada pikiran untuk menghilang. Misalnya, boleh enggak hari besok itu enggak ada? Nah, ini adalah tanda bahaya, menginginkan kehilangan," kata dr.Jiemi.

Dari empat kondisi yang ada, dr.Jiemi menyampaikan jika seseorang mengalami setidaknya dua dari empat kondisi tersebut, maka perlu diwaspadai bahwa orang tersebut sedang tidak baik-baik saja. Namun, dr.Jiemi juga mengingatkan, bahwa seseorang tidak bisa mendiagnosis diri sendiri ('self diagnose').

Apabila merasakan mengalami adanya kondisi-kondisi tersebut, maka dianjurkan untuk mencari pertolongan profesional.

"Tapi, enggak harus kita mengalami dua dari empat itu dulu kok. Kalaupun hanya mau konsultasi, ingin mengembangkan diri, atau sekadar mengenali pola-pola yang bermasalah untuk mencegah masalah selanjutnya, boleh ke psikolog klinis," jelas dr.Jiemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Tips Hadapi Anak yang Hobi Mengeluh, Jangan Langsung Dihardik!

3 Tips Hadapi Anak yang Hobi Mengeluh, Jangan Langsung Dihardik!

Your Say | Minggu, 02 Oktober 2022 | 11:00 WIB

4 Hal yang Bisa Merusak Kesehatan Mental Kamu, Sulit Melupakan Kesalahan!

4 Hal yang Bisa Merusak Kesehatan Mental Kamu, Sulit Melupakan Kesalahan!

Your Say | Kamis, 29 September 2022 | 12:44 WIB

CEK FAKTA: Psikolog Forensik Menganalisa Ferdy Sambo Merupakan Kriminal Berbahaya

CEK FAKTA: Psikolog Forensik Menganalisa Ferdy Sambo Merupakan Kriminal Berbahaya

Tangsel | Kamis, 15 September 2022 | 06:50 WIB

CEK FAKTA: (TERKINI) Ferdy Sambo Terindikasi Memiliki Masalah Kejiwaan

CEK FAKTA: (TERKINI) Ferdy Sambo Terindikasi Memiliki Masalah Kejiwaan

Tangsel | Rabu, 14 September 2022 | 23:42 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×