Namun Sri menyarankan agar kita cukup mengonsumsi dua cangkir kopi saja di setiap harinya agar kesehatan selalu terjaga. Sama halnya dengan waktu yang tepat menikmati kopi.
Jika selama ini kita mengkonsumsi kopi pada pagi hari, sebaiknya ucap Sri harus merubah kebiasaan itu.
Selama ini lanjut Sri, banyak diantara kita yang meminum kopi pada pagi hari padahal hal ini sebenarnya kebiasaan yang kurang baik.
Hal ini berkaitan dengan kortisol, hormon yang membuat kita merasa segar dan bersemangat di pagi hari.
"Kortisol adalah hormon streroid yang umumnya diproduksi oleh kelenjar adrenal. Penyebaran kortisol akan semakin cepat dan produksinya meninggi saat kita merasa stress. Oleh karena itu hormon kortisol disebut juga hormon stres," ucap Sri.
Meminum kopi saat kadar hormon kortisol tinggi dapat mengganggu produksi kortisol dalam tubuh. Kadar hormon kortisol yang sangat tinggi bisa menyebabkan kita merasa gelisah dan waspada.
Oleh karena itu, para ahli menyarankan waktu terbaik untuk minum kopi yaitu tiga atau empat jam setelah bangun tidur dan pada sore hari. Pada waktu tersebut produksi hormon kortisol mulai menurun.
Meskipun memiliki segudang manfaat, ada sebagian orang yang tidak disarankan untuk meminum kopi, yaitu anak-anak.
Sama halnya dengan mereka yang sedang dalam kondisi sakit (malnutrisi, gangguan ginjal, jantung, stroke, dll) serta ibu hamil dengan kondisi medis yang tidak memungkinkan. J
ika orang-orang tersebut terpaksa ingin minum kopi, harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.