Yuk Uji Nyali Terapi Pijat dengan Golok

Tantrum

Senin, 27 Juni 2022 | 17:21 WIB
Yuk Uji Nyali Terapi Pijat dengan Golok
Tantrum

TANTRUM - Siapa yang belum pernah menjalani terapi dengan cara dipijat ? Tentu semua orang sudah pernah melakukannya.

Terapi pijat ini ada berbagai macam dan mediumnya. Terapi pijat itu juga dilakukan dengan cara dan 'jurus' bermacam - macam jenisnya, seperti diantaranya pijat shiatsu, refleksi dan kipora.

Tetapi pernahkah terbayangkan menjalani terapi pijat dengan menggunakan benda tajam, semisal golok ? Kaget, kata pertama yang pasti terlontar.

Entah kurang terkenal ataupun banyak orang yang ngeri menjalaninya, ternyata dalam kurun waktu 10 tahun terakhir di Kota Bandung terdapat terapi pijat dengan menggunakan golok tajam berbahan baja, pahat tajam, air raksa hingga mesin bor.

"Saat kita takut sesuatu maka badan kita akan melakukan perlawanan sehingga sel - sel dalam tubuh kita lentur akibat meningkatnya andrenalin," ujar penemu refleksi berbagai pijat ekstrem, Decky Ardiansyah, ditulis Senin, 27 Juni 2022.

Menurut Decky, terapi dengan berbagai benda berbahaya tersebut sebenarnya untuk melenturkan sel - sel yang ada didalam tubuh saat dilakukan pemijatan.

Decky menjelaskan saat golok baja yang sudah diasah sampai tajam diayunkan dengan tempo cepat dan pelan ke titik tubuh tertentu, otot atau sel tubuh menjadi tebal. 

'Tebasan' golok baja itu akan langsung terarah ke syaraf sensorik inti di bagian tubuh tertentu. Sehingga meningkatkan daya tahan tubuh.

Sasaran terapi pijat golok baja seberat 3 kilogram dengan panjang dikisaran 15 sampai 30 sentimeter yang dia dipakai yaitu untuk bagian leher, punggung, pinggang, lengan, paha dalam dan atas, serta betis dalam dan atas tak bisa dihindari juga bagian bokong. 

baca juga

"Kalau untuk pijat golok di lengan untuk terapi penyakit stroke, pijat bagian tubuh untuk daya tahan, serta kepala atau leher untuk kelancaran oksigen ke otak dan pijat di bagian pinggang untuk terapi kanker dan jantung," jelas Decky.

Terapi pijat dengan menggunakan golok ini, dilakukan selama 30 menit sampai 1 jam. Tergantung dengan penyakit yang diderita pasien.

Sementara untuk terapi pijat dengan menggunakan pahat, diperuntukkan bagi pasien yang memiliki penyakit berat. Seperti kanker, keseleo, patah tulang, jantung, paru - paru serta pernapasan.

"Pada dasarnya hampir sama dengan terapi pijat golok tetapi untuk pahat ini dipakai palu sebagai alat bantu untuk menekan syaraf inti dalam tubuh," ungkap Decky.

Tak hanya dengan menggunakan benda tajam, Decky juga melakukan terapi dengan air raksa. 

Caranya adalah air raksa itu dituangkan ke bagian tubuh yang bermasalah guna memperlunak otot yang harus dibenarkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fenomena Self Critic, Remaja Insecure

Fenomena Self Critic, Remaja Insecure

Your Say | Senin, 27 Juni 2022 | 16:21 WIB

RS Hasan Sadikin jadi Pusat Penelitian Obat Rematik Nasional

RS Hasan Sadikin jadi Pusat Penelitian Obat Rematik Nasional

Tantrum | Senin, 27 Juni 2022 | 16:14 WIB

Viral Kakek Akrobatik Melompat dan Berputar di Palang Pull Up, Yuk Simak Tips Menjaga Kesehatan Tulang di Usia Senja!

Viral Kakek Akrobatik Melompat dan Berputar di Palang Pull Up, Yuk Simak Tips Menjaga Kesehatan Tulang di Usia Senja!

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 15:25 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×