Rencana Pemerintah Kembangkan Wisata Geopark

Tantrum | Suara.com

Sabtu, 17 Desember 2022 | 15:48 WIB
Rencana Pemerintah Kembangkan Wisata  Geopark
Taman Batu Karst Balocci ; Geopark Maros-Pangkep (ANTARA FOTO/Arnas Padda/foc)

TANTRUM - Kemenparekraf sedang mengupayakan terwujudnya destinasi geopark di Indonesia dengan meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemda dalam pengelolaan DAK Fisik berbasis inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Pada 2022, dukungan DAK Fisik bidang pariwisata dalam mengembangkan destinasi geopark sebesar Rp371,68 miliar untuk mendukung Daya Tarik Wisata (DTW) antara lain UNESCO Global Geopark (UGG) Kaldera Toba di Sumatera Utara yang meliputi DTW Rumah Tanggal Geosite Silalahi di Dairi, Geosite Sipinsur di Humbahas, Geosite Huta Ginjang di Taput, dan Pusat Informasi Geopark Sigulatti di Samosir.

Selain itu juga UNESCO Global Geopark (UGG) Maros Pangkep yang meliputi DTW Air Terjun Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menekankan urgensi wisata geopark dalam mengembangkan pariwisata daerah.

“Kami menyadari bahwa daerah memiliki resources geopark. Oleh karena itu harus dikembangkan agar memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat,” kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Vinsensius Jemadu.

Menurut Vinsensius, wisata geopark merupakan konsep wisata berbasis keunggulan atau keunikan geologis yang dimiliki suatu tempat, dan memiliki potensi besar dalam menarik wisatawan.

Kendala dalam pengembangan geopark yaitu clear and clean lahan, masterplan/site plan DTW geopark, dan komitmen dari pemerintah kabupaten dalam mendukung geopark yang seharusnya mengajukan usulan DTW Geopark.

“Kendala clear and clean ini sering sekali terjadi, menimbulkan permasalahan seperti adanya akuisisi lahan. Ini harus dibenahi,” ucapnya.

Untuk 2023, Kemenparekraf telah mempersiapkan dukungan DAK Fisik pengembangan destinasi geopark, yakni berdasarkan hasil kesepakatan dengan DPR saat rapat Panitia Kerja pada 21 September 2022.

DAK Geopark yang termasuk dalam DAK Pariwisata 2023 sebesar Rp238 miliar. Alokasi DAK geopark tertuju ke 6 UGG, 13 geopark nasional, dan dua aspiring geopark nasional.

Proses berikutnya adalah penyusunan rencana kegiatan (RK) oleh pemda sehingga perlu kawal oleh kementerian/lembaga (K/L).

Selanjutnya, Badan Pengelola Geopark dan pemda perlu memberikan dokumen pendukung seperti Detail Engineering Design (DED) ke Kemenparekraf/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai persyaratan kelengkapan dokumen.

Direktur Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (IPEK) Bappenas Teguh Sambodo menyampaikan, pemda perlu menyiapkan readiness dan kriteria teknis yang sudah ditetapkan agar usulan pemda dapat diproses, dikurasi, dinilai, dan dianggarkan untuk mendapatkan alokasi DAK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Program Pengembangan SDM Pariwisata Indonesia

5 Program Pengembangan SDM Pariwisata Indonesia

| Sabtu, 17 Desember 2022 | 15:41 WIB

Sosialisasi Sadar Wisata 5.0 di Kabupaten Sleman, Kemenparekraf Angkat Pentingnya Identitas Keunikan Desa Wisata

Sosialisasi Sadar Wisata 5.0 di Kabupaten Sleman, Kemenparekraf Angkat Pentingnya Identitas Keunikan Desa Wisata

News | Kamis, 08 Desember 2022 | 08:00 WIB

Melihat Parade Santo Nikolas di Austria yang Menyeramkan

Melihat Parade Santo Nikolas di Austria yang Menyeramkan

Foto | Rabu, 07 Desember 2022 | 10:00 WIB

Terkini

IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000

IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:19 WIB

Membuka Pandangan Baru tentang Muslim dan Kemajuan Modern di China

Membuka Pandangan Baru tentang Muslim dan Kemajuan Modern di China

Riau | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:13 WIB

Solusi Perjalanan Jauh Tanpa Cemas, SUV Hybrid Wuling Eksion Diklaim Tembus 1.000 Km Sekali Isi

Solusi Perjalanan Jauh Tanpa Cemas, SUV Hybrid Wuling Eksion Diklaim Tembus 1.000 Km Sekali Isi

Jawa Tengah | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:11 WIB

Pemprov Lampung Tebar Rp35 Miliar untuk Karpet Beton dan Aspal Baru Jalan di Pringsewu

Pemprov Lampung Tebar Rp35 Miliar untuk Karpet Beton dan Aspal Baru Jalan di Pringsewu

Lampung | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:06 WIB

Harga Minyak Bangkit Lagi, Damai AS-Iran Masih Abu-abu

Harga Minyak Bangkit Lagi, Damai AS-Iran Masih Abu-abu

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:03 WIB

Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!

Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:49 WIB

Bercinta dengan Maut Jadi Ajang Aktor Muda Keluar dari Zona Nyaman, Maxime Bouttier Tampil Toxic

Bercinta dengan Maut Jadi Ajang Aktor Muda Keluar dari Zona Nyaman, Maxime Bouttier Tampil Toxic

Entertainment | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:49 WIB

Lennart Karl, Bocah Ajaib Bayern Munich yang Diprediksi Jadi Bintang Piala Dunia 2026

Lennart Karl, Bocah Ajaib Bayern Munich yang Diprediksi Jadi Bintang Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:47 WIB

Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun

Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:44 WIB

Rupiah Anjlok, Harga Laptop Acer Kena Imbas

Rupiah Anjlok, Harga Laptop Acer Kena Imbas

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:40 WIB