Tragedi Mematikan Kanjuruhan Menggetarkan Bayern Munich, Fans Bentangkan Spanduk 'Ratusan Orang Dibunuh Polisi'

tasikmalaya

Rabu, 05 Oktober 2022 | 08:18 WIB
Tragedi Mematikan Kanjuruhan Menggetarkan Bayern Munich, Fans Bentangkan Spanduk 'Ratusan Orang Dibunuh Polisi'
Fans Bayern Munich membentangkan spanduk raksasa untuk mengenang tragedi Kanjuruhan saat tim kesayangannya menjamu Viktoria Plzen dalam matchday ketiga Grup C Champions League 2022-2023 di Allianz (Twitter/@eurofootcom)

Seluruh pemain dan ofisial Die Roten serta Plzen sama-sama mengheningkan cipta untuk para korban meninggal dalam targedi Kanjuruhan.

UEFA sebelumnya telah mengumumkan bahwa rangkaian matchday ketiga fase grup Champions League 2022-2023 akan diawali dengan mengheningkan cipta sebagai bentuk duka cita dan penghormatan atas satu tragedi paling mengerikan dalam dunia sepakbola itu.

Tragedi Kanjuruhan setidaknya menewaskan 125 orang dengan ratusan lainnya luka-luka. 

Melansir AFP, dari jumlah tersebut, 32 korban tewas adalah anak-anak yang salah satunya merupakan balita berusia tiga tahun.

Insiden itu menjadi tragedi sepak bola paling kelam di Indonesia dan salah satu yang paling mematikan di dunia.

Pemerintah kini telah membentuk tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan. 

Kode 1312 di Stadion Kanjuruhan (Suara.com/Dimas Angga Perkasa)
Kode 1312 di Stadion Kanjuruhan (Suara.com/Dimas Angga Perkasa) (sumber:)

Kapolri Listyo Sigit juga telah mencopot jabatan Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan kompetisi sepak bola profesional Indonesia dihentikan hingga evaluasi dan prosedur pengamanan ditingkatkan.

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan pecah setelah Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-11 BRI Liga 1 2022-023.

baca juga

Beberapa suporter yang tidak terima dengan kekalahan perdana Arema FC dari Persebaya di Malang dalam 23 tahun terakhir pun menerobos masuk ke lapangan.

Kerusuhan pada akhirnya tidak terhindarkan meski dalam laga ini, suporter Persebaya yakni Bonek tidak hadir ke stadion dengan alasan keamanan.

Polisi kemudian melepaskan gas air mata yang dalam beberapa tangkapan kamera dan rekaman video, diarahkan ke tribun penonton.

Masa yang panik pun berhamburan dan mencari jalan keluar stadion. Banyak korban berjatuhan pada momen tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ade Armando Sebut Aremania Pangkal Masalah, Bintang Emon Senggol Tokoh Paling NKRI Itu dengan Sebutan Menjijikan

Ade Armando Sebut Aremania Pangkal Masalah, Bintang Emon Senggol Tokoh Paling NKRI Itu dengan Sebutan Menjijikan

Tasikmalaya | Rabu, 05 Oktober 2022 | 07:17 WIB

Stadion Kanjuruhan Jadi Neraka di Tangan Aparat, Sulastri hanya Pasrah Saat Gas Air Mata Melumpuhkanya, Suami Korbankan Nyawa demi Cucu

Stadion Kanjuruhan Jadi Neraka di Tangan Aparat, Sulastri hanya Pasrah Saat Gas Air Mata Melumpuhkanya, Suami Korbankan Nyawa demi Cucu

Tasikmalaya | Selasa, 04 Oktober 2022 | 21:15 WIB

Gerak PSSI Lebih Cepat dari Timsus dan Polri, Anak Buah Iwan Bule Vonis Security Bersalah Atas Ratusan Nyawa Melayang di Kajuruhan

Gerak PSSI Lebih Cepat dari Timsus dan Polri, Anak Buah Iwan Bule Vonis Security Bersalah Atas Ratusan Nyawa Melayang di Kajuruhan

Tasikmalaya | Selasa, 04 Oktober 2022 | 20:57 WIB

5 Gerakan Mahfud MD Hasil Rakor dengan Pihak Terkait Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

5 Gerakan Mahfud MD Hasil Rakor dengan Pihak Terkait Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Tasikmalaya | Selasa, 04 Oktober 2022 | 08:52 WIB

Terkini

Masak Praktis Kian Jadi Kebutuhan, Air Fryer Tak Lagi Sekadar Alat Goreng Tanpa Minyak

Masak Praktis Kian Jadi Kebutuhan, Air Fryer Tak Lagi Sekadar Alat Goreng Tanpa Minyak

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:17 WIB

7 Zodiak Paling Dominan saat Berdebat, Argumen Sulit Dikalahkan Lawan

7 Zodiak Paling Dominan saat Berdebat, Argumen Sulit Dikalahkan Lawan

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:14 WIB

Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?

Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:11 WIB

Hossam Hassan Ngamuk Mesir Dicurangi, Ada Skenario FIFA Untuk Messi?

Hossam Hassan Ngamuk Mesir Dicurangi, Ada Skenario FIFA Untuk Messi?

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:10 WIB

Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter

Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:09 WIB

2 Mahasiswa di Medan Ditangkap Diduga Edarkan Ganja, Pemasok Diburu

2 Mahasiswa di Medan Ditangkap Diduga Edarkan Ganja, Pemasok Diburu

Sumut | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:08 WIB

Pengedar Sabu Tiga Kilogram Dari Palopo Ditangkap di Kolaka

Pengedar Sabu Tiga Kilogram Dari Palopo Ditangkap di Kolaka

Sulsel | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:07 WIB

3 Sepatu Lari BRODO Terbaik untuk Pemula, Sesuai Klaim dan Review Pengguna

3 Sepatu Lari BRODO Terbaik untuk Pemula, Sesuai Klaim dan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:05 WIB

Xiaomi Luncurkan REDMI Pad 2 9.7 4G, Tablet Murah untuk Gen Z dengan Internet Tanpa WiFi

Xiaomi Luncurkan REDMI Pad 2 9.7 4G, Tablet Murah untuk Gen Z dengan Internet Tanpa WiFi

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:04 WIB

Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD

Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:02 WIB

×