Hal itu mengagetkan Putri Candrawathi, hingga dirinya terbangun dan mencoba mengusir sang ajudan.
Bukannya pergi, Brigadir J disebutkan malah berbuat nekat dengan membuka paksa pakaian Putri Candrawathi.
Saat kejadian, Brigadir J ketika itu tidak banyak bicara. Dia terus melucuti pakaian Putri Candrawathi hingga keinginannya terpenuhi.
"Tanpa mengucapkan kata apapun, Nofriansyah Yosua Hutabarat membuka secara paksa pakaian yang dikenakan saksi Putri Candrawathi dan melakukan kekerasan seksual yang terhadap saksi Putri Candrawathi," kata kuasa hukum yang membacakan nota keberatan dalam siaran live streaming Polri TV Presisi.
Brigadir J kemudian memegang kedua tangan Putri Candrawathi yang saat kejadian dalam kondisi sakit.
Saat diperlakukan tak senonoh oleh Brigadir J, Putri Candrawathi ketika itu hanya menangis.
Istri Ferdy Sambo disebutkan sangat ketakutan dan berusaha memberontak dengan sisa tenaga yang dimiliki.
Saat sedang terjadi hal yang tak diinginkan, tiba-tiba terdengar suara langkah di tangga menuju lantai dua.
Kemudian dikatakan sang kuasa hukum, Brigadir J langsung menghentikan aksinya lantaran panik.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Anda Ingin Bahagia? Temukan Pesan Keberuntungan dari Satu di antara Kartu Berikut
Saat kondisi panik itu, Brigadir J lalu memakaikan pakaian Putri Candrawathi yang sebelumnya dilepas paksa.
Di saat situasi tersebut, Brigadir J sampai meminta pertolongan pada istri Ferdy Sambo.
"Tolong buk, tolong buk," kata Brigadir J.
Setelah itu Brigadir J buru-buru menutup pintu kaca. Dia lalu memaksa Putri Candrawathi berdiri.
Brigadir J meminta istri jenderal bintang dua itu menghalangi orang yang akan naik ke lantai 2.
Mendapat perintah Brigadir J, Putri Candrawathi menolak. Sadar keinginannya ditolak, Brigadir J lantas membanting tubuh Putri ke kasur.
Di sana Brigadir J memaksa Putri untuk berdiri kembali sambil mengancam.