Gerhana Matahari di Jakarta, Kapan dan Bagaimana Menikmatinya?

Liberty Jemadu

Selasa, 08 Maret 2016 | 18:19 WIB
Gerhana Matahari di Jakarta, Kapan dan Bagaimana Menikmatinya?
Ilustrasi gerhana matahari sebagian (Shutterstock).

Suara.com - Indonesia, pada Rabu (9/3/2016) besok, akan merayakan gerhana matahari total pertama dalam 350 tahun terakhir. Menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), gerhana matahari total akan bisa terlihat di 12 provinsi di Tanah Air.

Sayangnya, warga Ibu Kota Jakarta, tidak seberuntung warga di 12 provinsi yang akan menjadi saksi fenomena alam yang super-langka itu. Menurut Lapan dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jakarta hanya akan bisa melihat gerhana matahari sebagian pada pagi besok.

Tetapi kalian warga Jakarta, jangan berkecil hati. Menurut kedua lembaga tadi, meski hanya sebagian tetapi magnitudo gerhana di langit ibu kota akan cukup besar dan membuat pagi Anda lebih gelap dari biasanya.

BMKG, melalui akun Twitternya (@infoBMKG), menjelaskan bahwa gerhana matahari di Jakarta akan dimulai pukul 06:19:51 WIB pagi. Gerhana matahari di Jakarta akan berlangsung selama 2 jam 11 menit 52,4 detik. Artinya gerhana akan berakhir pada pukul 08:31:44 WIB.

Tetapi puncak gerhana matahari di Jakarta akan berlangsung pada pukul 07.21.33 WIB. Ketika itu magnitudo gerhana - perbandingan antara diameter matahari yang tertutup bayangan bulan dan diameter matahari secara keseluruhan - adalah 0.906.

Jika mengacu pada ilustrasi yang dibuat Lapan, maka gerhana matahari di Jakarta akan terlihat seperti sabit. Dengan kata lain, sebagian besar matahari akan hilang dan hanya menyisakan lengkungan kecil, yang bersinar cemerlang, mirip sabit.

Berikut adalah gambar ilustrasi gerhana matahari sebagian seperti yang dipaparkan Lapan. Gambar paling kiri, tampaknya yang akan dilihat di langit Jakarta besok:

Ilustrasi gerhana matahari sebagaian berdasarkan magnitudonya (Lapan.go.id).

Meski demikian hanya sebagian, warga Jakarta harus ingat bahwa cahaya matahari ketika gerhana sangat berbahaya bagi mata. Jadi, sebaiknya tetap menggunakan kaca mata khusus gerhana untuk menyaksikan fenomena langka itu.

Gerhana matahari total sendiri akan bisa terlihat di 45 kota dan kabupaten di 12 provinsi di Tanah Air. Provinsi-provinsi yang beruntung itu adalah Sumatera Barat bagian selatan, Bengkulu, Jambi bagian selatan, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat bagian selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

Selain 12 lokasi itu, gerhana matahari juga bisa dilihat di wilayah lain Tanah Air, meski tidak sempurna. Beberapa wilayah itu, jelas Lapan, antara lain Kota Padang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Kupang, Manado, dan Ambon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JK Nonton Gerhana di Palu Sekaligus Resmikan Monumen GMT

JK Nonton Gerhana di Palu Sekaligus Resmikan Monumen GMT

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 16:55 WIB

Batal Lihat GMT di Belitung, Ahok Mau Nonton TV dan Makan Durian

Batal Lihat GMT di Belitung, Ahok Mau Nonton TV dan Makan Durian

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 16:32 WIB

Alasan Dilarang Melihat Gerhana Matahari Total Secara Langsung

Alasan Dilarang Melihat Gerhana Matahari Total Secara Langsung

Health | Selasa, 08 Maret 2016 | 15:29 WIB

Ekspedisi Maritim Gerhana Matahari Total

Ekspedisi Maritim Gerhana Matahari Total

Foto | Selasa, 08 Maret 2016 | 15:23 WIB

Festival Kawaninya Ramaikan Wisata GMT di Poso

Festival Kawaninya Ramaikan Wisata GMT di Poso

Lifestyle | Selasa, 08 Maret 2016 | 15:35 WIB

Terkini

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 06:00 WIB

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

×