Peretas Berbahasa Cina di Balik Serangan WannaCry?

Dythia Novianty Suara.Com
Kamis, 01 Juni 2017 | 17:25 WIB
Peretas Berbahasa Cina di Balik Serangan WannaCry?
Ilustrasi komputer terkena serangan virus Ransomware WannaCry. [Shutterstock]

Suara.com - Analisis baru menunjukkan bahwa penjahat berbahasa Cina kemungkinan berada di balik serangan ransomware WannaCry yang sempat menghebohkan ribuan organisasi di seluruh dunia.

Periset dari Flashpoint melihat bahasa yang digunakan dalam pemberitahuan tebusan. Mereka mengatakan, penggunaan tata bahasa dan tanda baca yang benar hanya dalam versi bahasa Cina menunjukkan bahwa penulisnya asli atau paling tidak fasih dalam bahasa Cina.

Versi terjemahan dari pemberitahuan tebusan tampaknya sebagian besar merupakan hasil mesin penerjemah. Catatan WannaCry dapat ditampilkan dalam 28 bahasa berbeda, namun hanya versi bahasa Cina dan bahasa Inggris yang tampaknya telah ditulis oleh manusia.

Teks bahasa Inggris juga menggunakan beberapa ungkapan yang tidak biasa.

Serangan siber WannaCry menginfeksi lebih dari 200.000 komputer di 150 negara, mempengaruhi sistem pemerintah, kesehatan, dan perusahaan swasta.

Badan Kejahatan Nasional Inggris, FBI dan Europol sedang menyelidiki siapa yang bertanggung jawab atas uang tebusan tersebut.

Beberapa analisis sebelumnya mengungkapkan bahwa kemungkinan Korea Utara ada di belakang serangan tersebut.

Namun para peneliti Flashpoint mencatat bahwa uang tebusan berbahasa Korea adalah versi terjemahan bahasa Inggris yang diterjemahkan dengan buruk.

"Itu benar-benar versi bahasa Cina dan bahasa Inggris yang tampaknya ditulis oleh seseorang yang mengerti bahasa. Sisanya nampaknya berasal dari Google Translate. Bahkan orang Korea," kata ahli keamanan siber Prof Alan Woodward dari Universitas Surrey.

Baca Juga: Ini Sebabnya Penangkal Ransomware Wannacry Sukar Ditemukan

Prof Woodward mencatat bahwa orang-orang di balik uang tebusan tersebut tidak berusaha mengembalikan uang korban yang telah dibayarkan di Bitcoin dan kemungkinan mereka tetap low profile.

"Sistem komando dan kontrol mereka, mengendalikan cukup banyak perangkat lunak, semuanya telah dimatikan. Mereka tahu bahwa begitu banyak orang mengawasi mereka sekarang dan bahwa mengikuti uang bisa menyebabkan kejatuhan mereka, saya menduga jika mereka masuk akal, mereka akan membiarkannya baik sendiri," tuturnya. [BBC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI