Petya Jenis Baru Lebih Bahaya dari WannaCry, Ini Penjelasannya

Dythia Novianty, Aditya Gema Pratomo

Kamis, 29 Juni 2017 | 12:27 WIB
Petya Jenis Baru Lebih Bahaya dari WannaCry, Ini Penjelasannya
Ilustrasi ransomware. [Shutterstock]

Suara.com - Di tengah libur Lebaran seperti ini, masyarakat Indonesia dikejutkan dengan kemunculan ransomware jenis baru dari Petya. Menurut beberapa pengamat, serangan Petya kali ini, dinilai lebih berbahaya dibandingkan WannaCry yang sempat heboh beberapa bulan lalu.

Kemunculan ransomware Petya model baru ini bermula dari sejumlah serangan siber yang melanda beberapa negara seperti Ukraina, Inggris, Belanda, Australia dan juga Amerika Serikat. Tak tanggung-tanggung, serangan masif merusak sejumlah infrastruktur kritis di Ukraina, seperti mesin ATM dan Bank Sentral Ukraina.

Dalam keterangan resminya kepada Suara.com, Rabu (28/6), pakar keamanan siber Pratama Persadha menjelaskan, serangan ransomware kali ini memiliki kemiripan dengan Wannacry beberapa saat lalu. Sebab, ia berdampak secara mengglobal, dan juga menggunakan eksploit eternal blue.

“Ransomware ini menduplikasi GoldenEye, sebuah ransomeware dari keluarga Petya. Kemungkinan tidak mempunyai tombol kill switch seperti WannaCry, jadi bisa dipastikan jauh lebih berbahaya dibanding wannacry,” jelasnya.

Selain itu, Ia menambahkan bahwa ransomware ini punya kemampuan menghentikan proses booting pada windows, sehingga komputer sama sekali tidak bisa diakses. Duplikasi golden eye ini juga mengenkripsi file dan NTFS (New Technology File System) yang secara default sudah ada pada komputer windows.

“Melihat serangan yang ada dan keterangan dari berbagai pihak yang menjadi korban, nampaknya update keamanan dari Microsoft praktis tidak berguna sama sekali untuk menghadapi ransomware ini,” terang chairman lembaga riset keamanan siber CISSReC (Communication and Information System Security Research Center) ini.

Sama seperti halnya WannaCry, pelaku serangan ransomware kali ini juga meminta tebusan lewat pembayaran bitcoin. Pemilihan Bitcoin karena mata uang ini dianggap lebih aman dan tidak mudah dilacak kepemilikan akun bitcoin itu sendiri. Inilah alasan kenapa para pelaku kejahatan siber hampir selalu menggunakan bitcoin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

GoldenEye Mulai Mewabah, Begini Cara Pencegahannya

GoldenEye Mulai Mewabah, Begini Cara Pencegahannya

Tekno | Kamis, 29 Juni 2017 | 11:28 WIB

Pengamat: Ransomware GoldenEye Lebih Mengerikan dari WannaCry

Pengamat: Ransomware GoldenEye Lebih Mengerikan dari WannaCry

Tekno | Rabu, 28 Juni 2017 | 21:11 WIB

Gawat, Ransomware GoldenEye Hantui Indonesia

Gawat, Ransomware GoldenEye Hantui Indonesia

Tekno | Rabu, 28 Juni 2017 | 18:25 WIB

Kaspersky: 2.000 Pengguna Jadi Korban Virus Baru

Kaspersky: 2.000 Pengguna Jadi Korban Virus Baru

Tekno | Rabu, 28 Juni 2017 | 20:10 WIB

Zonk! Korban Serangan Virus Baru Bayar Uang Tebusan Rp120 Juta

Zonk! Korban Serangan Virus Baru Bayar Uang Tebusan Rp120 Juta

Tekno | Rabu, 28 Juni 2017 | 17:37 WIB

Daftar Negara-negara Korban Ransomware Baru

Daftar Negara-negara Korban Ransomware Baru

Tekno | Rabu, 28 Juni 2017 | 16:41 WIB

Terkini

Tak Hanya Laut Biru, Ini Cara Menjelajahi Bodrum Layaknya Warga Lokal di Turkiye

Tak Hanya Laut Biru, Ini Cara Menjelajahi Bodrum Layaknya Warga Lokal di Turkiye

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kanye West Siap Guncang GBK Malam Ini, Promotor Rilis Rundown dan Panduan Konser

Kanye West Siap Guncang GBK Malam Ini, Promotor Rilis Rundown dan Panduan Konser

Entertainment | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:39 WIB

14 Ide Hadiah Terbaik untuk Zodiak Scorpio: Dijamin Disukai Pria dan Wanita

14 Ide Hadiah Terbaik untuk Zodiak Scorpio: Dijamin Disukai Pria dan Wanita

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak

Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Bisnis Bullion Bank Mandiri Perluas Akses ke Investasi Emas

Bisnis Bullion Bank Mandiri Perluas Akses ke Investasi Emas

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Film GJLS: Berapi-Api Angkat Sisi Lain Petugas Damkar, Jadi Andalan Warga di Luar Urusan Kebakaran

Film GJLS: Berapi-Api Angkat Sisi Lain Petugas Damkar, Jadi Andalan Warga di Luar Urusan Kebakaran

Entertainment | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:24 WIB

ELECEED Umumkan Tayang April 2027, Kisah Bocah SMA dan Kucing Superkuat

ELECEED Umumkan Tayang April 2027, Kisah Bocah SMA dan Kucing Superkuat

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:20 WIB

7 Sepatu Jalan Paling Nyaman dan Anti Pegal, dari Brand Lokal hingga Global

7 Sepatu Jalan Paling Nyaman dan Anti Pegal, dari Brand Lokal hingga Global

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Gaya Kepemimpinan Merakyat Ahmad Luthfi Curi Perhatian Para Akademisi Ilmu Sosial dan Politik

Gaya Kepemimpinan Merakyat Ahmad Luthfi Curi Perhatian Para Akademisi Ilmu Sosial dan Politik

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Anak Perempuan yang Tak Boleh Tersesat

Anak Perempuan yang Tak Boleh Tersesat

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:58 WIB

×