Rudiantara Juga Semprot Facebook Terkait Genosida Etnis Rohingya

Liberty Jemadu, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 06 April 2018 | 08:08 WIB
Rudiantara Juga Semprot Facebook Terkait Genosida Etnis Rohingya
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, pada Kamis (5/4/2018), menyindir Facebook yang dinilainya berperan dalam penyebaran hoaks atau informasi bohong di Myanmar yang berujung pada pembantaian etnis minoritas Rohingya.

Sindiran itu diumbar Rudiantara di Istana Presiden, sebelum menerima perwakilan Facebook Indonesia di Kantor Kominfo untuk membahas skandal kebocoran data 1.096.666 pengguna Facebook Indonesia ke sebuah perusahaan analisis data politik di Inggris.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara (kiri) ditemani Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Ruben Hattari (tengah) berbicara soal kebocoran data sejuta pengguna Facebook Indonesia di Jakarta, Kamis (5/4). [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]

"Kan mereka sendiri sudah mengakui kalau di Rohingya itu mereka digunakan untuk penyebaran hoaks," kata Rudiantara.

"Makanya saya bikin statement, bahwa kalau saya harus shutdown, saya akan shutdown. Jadi pemerintah tidak punya keraguan soal itu, apabila fakta-faktanya mencukupi," tegas Rudiantara menambahkan.

Sebelumnya pada kesempatan yang sama Rudiantara mengatakan akan menggandeng kepolisian untuk menyelidiki kelalaian Facebook yang menyebaban bocornya data pengguna Facebook Indonesia ke Cambridge Analytica.

Ia mengatakan jika ditemukan pelanggaran pidana, pihak-pihak yang bertanggung jawab bisa terancam hukuman penjara hingga 12 tahun dan denda sebesar Rp12 miliar.

Facebook Jadi Alat Picu Genosida Rohingya di Myanmar

Facebook sebelumnya sudah dituding bertanggung jawab atas pembantaian massal etnis Rohingya di Myanmar. Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Maret lalu dalam laporan resminya mengatakan bahwa Facebook turut menyebarkan ujaran kebencian yang berujung pada genosida terhadap kelompok minoritas Muslim Rohingya di Myanmar.

baca juga

Marzuki Darusman, kepala Misi Pencari Fakta PBB di Myanmar, mengatakan bahwa Facebook memainkan peran menentukan dalam krisis Myanmar, yang menyebabkan lebih dari 650.000 Muslim Rohingya mengungsi meninggalkan kampung halaman mereka.

Pengungsi Rohingya di Kamp Pengungsian Kutupalong, Cox Bazar, Bangladesh, Minggu (1/10).

Sementara The Guardian dalam laporannya pada Selasa (3/4/2018) mengungkapkan bahwa ujaran kebencian melonjak drastis di Facebook sejak permulaan krisis kemanusian di Myanmar pada 2016 hingga 2017 lalu.

Mengutip data hasil analisis peneliti digital, Raymond Serrato, The Guardian melaporkan ada sekitar 15.000 postingan dari pendukung kelompok nasionalis garis keras Ma Ba Tha di Facebook yang berisi ujaran kebencian terhadap kelompok minoritas Rohingya.

Postingan ujaran kebencian yang mayoritas berisi hoaks itu bermula pada Juni 2016 dan mencapai puncaknya pada Agustus 2017, ketika kelompok milisi Rohingya, ARSA, menyerang pos-pos militer Myanmar.

"Facebook jelas membantu elemen-elemen tertentu dalam masyarakat untuk menggiring narasi konflik di Myanmar," kata Serrato.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook

India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook

Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:50 WIB

Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia

Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:40 WIB

Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru

Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:40 WIB

Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?

Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:51 WIB

Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads

Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads

Tekno | Kamis, 09 April 2026 | 18:23 WIB

Viral Pengguna FB Bagi Tips Dapat Makanan Gratis dari Shopee, Tuai Kecaman Gegara Rugikan Driver

Viral Pengguna FB Bagi Tips Dapat Makanan Gratis dari Shopee, Tuai Kecaman Gegara Rugikan Driver

Entertainment | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44 WIB

Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan

Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan

Health | Selasa, 10 Februari 2026 | 10:49 WIB

5 Cara Download Video FB yang Diprivasi Lewat HP, Praktis Tanpa Aplikasi

5 Cara Download Video FB yang Diprivasi Lewat HP, Praktis Tanpa Aplikasi

Tekno | Kamis, 11 Desember 2025 | 21:07 WIB

Cara Mendapatkan Uang dari FB Pro bagi Pemula, Bisa Raup Belasan Juta per Bulan

Cara Mendapatkan Uang dari FB Pro bagi Pemula, Bisa Raup Belasan Juta per Bulan

Tekno | Selasa, 09 Desember 2025 | 12:35 WIB

Terkini

Kabut Asap Tebal, Warga di Pangkalan Bun Rasakan Sesak dan Batuk

Kabut Asap Tebal, Warga di Pangkalan Bun Rasakan Sesak dan Batuk

Kaltim | Rabu, 02 September 2026 | 15:23 WIB

Weaponized Incompetence di Rumah: Mengapa Laki-laki Perlu Belajar Mengurus Pekerjaan Domestik?

Weaponized Incompetence di Rumah: Mengapa Laki-laki Perlu Belajar Mengurus Pekerjaan Domestik?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 15:22 WIB

Slow Living: Gaya Hidup Berkelanjutan atau Privilege Kelas Atas?

Slow Living: Gaya Hidup Berkelanjutan atau Privilege Kelas Atas?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 15:22 WIB

Tiru Inggris dan AS, RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Bandar Narkoba Hingga Teroris

Tiru Inggris dan AS, RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Bandar Narkoba Hingga Teroris

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:20 WIB

Angka Korban Keracunan MBG Sidoarjo Melonjak Jadi 512 Orang, BGN Fokus Penyelamatan

Angka Korban Keracunan MBG Sidoarjo Melonjak Jadi 512 Orang, BGN Fokus Penyelamatan

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:17 WIB

Sempat Dirawat, Panti Rapih Pastikan 6 Mahasiswa Korban Demo Sudah Dipulangkan

Sempat Dirawat, Panti Rapih Pastikan 6 Mahasiswa Korban Demo Sudah Dipulangkan

Jogja | Rabu, 02 September 2026 | 15:17 WIB

Satu Korban Saja Tak Boleh Terjadi, Komisi X Soroti Dugaan Keracunan MBG Ratusan Santri di Sidoarjo

Satu Korban Saja Tak Boleh Terjadi, Komisi X Soroti Dugaan Keracunan MBG Ratusan Santri di Sidoarjo

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:15 WIB

Rayo Vallecano Resmi Rekrut Emil Audero, Hanya Dikontrak Sampai Tanggal Ini

Rayo Vallecano Resmi Rekrut Emil Audero, Hanya Dikontrak Sampai Tanggal Ini

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 15:15 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Tone Up Lokal Tidak Bikin Dempul untuk Kulit Sawo Matang

5 Rekomendasi Sunscreen Tone Up Lokal Tidak Bikin Dempul untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 15:15 WIB

Ciri-ciri Pria Tewas Dalam Gardu Listrik LRT Pancoran: Rambut Gondrong dan Beruban

Ciri-ciri Pria Tewas Dalam Gardu Listrik LRT Pancoran: Rambut Gondrong dan Beruban

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:13 WIB

×