Sistem Keamanan Olimpiade 2020 Gunakan Teknologi Pengenal Wajah

Dythia Novianty

Rabu, 08 Agustus 2018 | 07:15 WIB
Sistem Keamanan Olimpiade 2020 Gunakan Teknologi Pengenal Wajah
Teknologi pengenal wajah. [Shutterstock]

Suara.com - Panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020, TOCOG, mengumumkan pada Selasa (7/8/2018) waktu setempat mereka akan menggunakan teknologi pengenal wajah untuk meningkatkan keamanan di sekitar arena pertandingan.

Lewat kerja sama dengan raksasa industri teknologi informasi dan telekomunikasi Jepang, NEC, mereka mengembangkan sistem yang akan menjadikan Olimpiade Tokyo 2020 sebagai olimpiade pertama yang menerapkan teknologi tersebut.

Teknologi yang didemonstrasikan kepada media lewat sebuah acara di ibu kota Jepang tersebut, akan menggunakan chip yang ditanamkan ke kartu identitas agar bisa secara otomatis mengidentifikasi orang-orang yang memasuki lebih dari 40 lokasi penyelenggaraan pertandingan.

Lebih dari 300.000 atlet dan staf Olimpiade akan diminta untuk mengirimkan foto mereka ke basis data sebelum pesta olahraga itu dimulai pada Juli 2020.

"Setiap kali seseorang memasuki sebuah fasilitas, mereka akan melewati pemeriksaan keamanan," kata kepala keamanan Olimpiade Tokyo 2020, Tsuyoshi Iwashita, sebagaimana dilansir Reuters.

"Akan tetapi arena-arena di Tokyo tidak selalu memiliki ruang yang cukup untuk tempat pemeriksaan maupun antrean yang disebabkannya. Ketika acara berlangsung, kami perkirakan akan banyak orang datang dan udara sangat panas. Itulah kenapa kami mengenalkan teknologi pengenalan wajah ini," ujarnya.

Sistem tersebut tidak ditujukan untuk memindai wajah penonton, melainkan demi meningkatkan keamanan serta mengurangi antrean masuk bagi atlet.

"Lebih dari 40 fasilitas, termasuk stadion utama, Pusat Siaran Internasional, kampung atlet dan sebagainya, akan dilengkapi sistem pengenal wajah," kata Wakil Presiden Senior NEC Masaaki Suganuma.

"Atlet, staf Olimpiade, relawan dan media akan termasuk dalam sistem ini," ujarnya menambahkan.

baca juga

NEC mengaku telah menguji teknologi tersebut di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu selain juga menempatkannya di banyak fasilitas umum, seperti bandara.

Dalam demonstrasi yang dilakukan, teknologi itu sukses mengenali wajah serangkaian orang, termasuk mereka yang mengenakan kursi roda serta dari berbagai tinggi badan yang berbeda, yang merupakan fitur utama sistem NEC tersebut.

"99,7 persen wajah dikenali sistem dengan benar. Angka ini tidak akan berubah berdasarkan kewarganegaraan maupun tinggi badan," pungkas Suanuma. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Olimpiade 2020: Hormati Atlet Muslim, Jepang Siapkan Mobil Masjid

Olimpiade 2020: Hormati Atlet Muslim, Jepang Siapkan Mobil Masjid

Sport | Kamis, 26 Juli 2018 | 15:11 WIB

Samsung Kembangkan Sistem Kamera Pesaing Face ID Apple

Samsung Kembangkan Sistem Kamera Pesaing Face ID Apple

Tekno | Kamis, 05 Juli 2018 | 18:30 WIB

5 Teknologi Canggih Ini Hadir di Piala Dunia 2018 Rusia

5 Teknologi Canggih Ini Hadir di Piala Dunia 2018 Rusia

Bola | Kamis, 14 Juni 2018 | 17:24 WIB

Meski Dilarang, Facebook Mulai Pengujian Sistem Pengenalan Wajah

Meski Dilarang, Facebook Mulai Pengujian Sistem Pengenalan Wajah

Tekno | Minggu, 11 Maret 2018 | 09:32 WIB

Diuji pada Saudara Kembar, Face ID iPhone X Bisa Dikelabui?

Diuji pada Saudara Kembar, Face ID iPhone X Bisa Dikelabui?

Tekno | Minggu, 05 November 2017 | 14:46 WIB

Pemindai Wajah Bisa Tembus Kacamata Hitam

Pemindai Wajah Bisa Tembus Kacamata Hitam

Tekno | Jum'at, 15 September 2017 | 20:40 WIB

Terkini

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:20 WIB

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

Jawa Tengah | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:19 WIB

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:15 WIB

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:11 WIB

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

Health | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:07 WIB

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:05 WIB

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:02 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Bekaci | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:57 WIB

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:56 WIB

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:55 WIB

×