Inilah 5 Fakta Black Box yang Harus Diketahui

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 02 November 2018 | 19:00 WIB
Inilah 5 Fakta Black Box yang Harus Diketahui
Flight Data Recorder (FDR) atau Black box (Shutterstock)

Suara.com - Tragedi Lion Air dengan nomor registrasi pesawat PK-LQP mensyaratkan diketemukannya black box untuk mengungkap apa yang sejatinya terjadi dalam penerbangan nahas itu. Dan inilah fakta secara keilmuan menyoal pentingnya peranti vital tadi.

Black box adalah alat perekam elektronik yang ditempatkan di pesawat terbang untuk tujuan memfasilitasi penyelidikan jika terjadi kecelakan atau insiden penerbangan.

Berikut adalah lima fakta tentang black box yang harus diketahui:

1.Tidak berwarna hitam

Walaupun dinamakan black box, alat perekam penerbangan ini berwarna oranye terang dengan tujuan mudah terlihat saat dilakukan pencarian. Tony Nardone selaku presiden di L3 Aviation Products mengatakan bahwa, semua perekam dicat oranye untuk membantu dalam identifikasi visual.

Istilah black box sendiri telah diterima secara luas setelah dipopulerkan oleh liputan media selama bertahun-tahun.

2. Terdiri dari dua bagian

Black box terdiri dari dua bagian perangkat terpisah, yaitu Flight Data Recorder (FDR) atau perekam data penerbangan dan Cockpit Voice Recorder (CVR) atau perekam suara kokpit.

Keduanya diwajibkan tersedia dalam penerbangan komersial atau jet dari maskapai penerbangan, dan biasanya disimpan di ekor pesawat terbang, di mana bagian ini lebih tinggi kemungkinannya untuk selamat dari kecelakaan.

baca juga

FDR bertugas untuk merekam berbagai suara yang berhubungan dengan operasi penerbangan, seperti waktu, ketinggian, kecepatan, arah, dan kondisi pesawat.

Sementara CVR yang terletak di kokpit, bertugas untuk merekam suara mesin, peringatan, hingga suara pembicaraan pilot. Hal ini bisa dikatakan bahwa black box merekam semua suara di kokpit, selain pembicaraan pilot black box pun merekam lalu-lintas radio.

Setelah kecelakaan, pemulihan FDR biasanya merupakan prioritas tinggi untuk badan investigasi karena analisis dari parameter yang direkam sering mampu mendeteksi dan mengidentifikasi penyebab atau faktor kecelakaan.

Petugas Tim SAR gabungan membawa Black Box Pesawat Lion Air (Kotak Hitam) di Posko Evakuasi  Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis, (1/11). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)
Petugas Tim SAR gabungan membawa Black Box Pesawat Lion Air (Kotak Hitam) di Posko Evakuasi Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis, (1/11). [Suara.com/Fakhri Hermansyah].

3. Dilindungi dengan material yang kuat

Karena memiliki peran penting dalam penerbangan, sebelum digunakan biasanya black box mendapatkan serangkaian test untuk menguji ketahanannya.

Dilansir dari abc.net, biasanya black box dilapis ganda dengan materi titanium atau baja tahan karat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hal yang Dikhawatirkan KNKT Selama Periksa Black Box Lion Air

Hal yang Dikhawatirkan KNKT Selama Periksa Black Box Lion Air

News | Jum'at, 02 November 2018 | 18:32 WIB

Black Box Lion Air JT610 Ditemukan, Belum Tentu Isi Obrolan Pilot

Black Box Lion Air JT610 Ditemukan, Belum Tentu Isi Obrolan Pilot

News | Kamis, 01 November 2018 | 21:50 WIB

Satu Black Box Pesawat Lion Air Jatuh Tiba di JICT 2

Satu Black Box Pesawat Lion Air Jatuh Tiba di JICT 2

News | Kamis, 01 November 2018 | 19:19 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×