Tiru China, Rusia Bakal Tutup Akses Internet ?

Dythia Novianty

Selasa, 12 Februari 2019 | 08:15 WIB
Tiru China, Rusia Bakal Tutup Akses Internet ?
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Shutterstock)

Suara.com - Rusia sedang mempertimbangkan apakah akan memutuskan sambungan dari internet global. Langkah ini sifatnya sementara sebagai bagian dari pengujian pertahanan sibernya.

Tes ini akan berarti data yang lewat antara warga dan organisasi Rusia tetap berada di dalam negara itu daripada dialihkan secara internasional.

Rancangan undang-undang yang mengamanatkan perubahan teknis yang diperlukan untuk beroperasi secara independen diperkenalkan ke parlemen tahun lalu.

Uji coba ini diharapkan terjadi sebelum 1 April mendatang, tetapi tidak ada tanggal pasti yang ditetapkan.

Rancangan undang-undang, yang disebut Program Nasional Ekonomi Digital, mewajibkan ISP Rusia untuk memastikan bahwa ia dapat beroperasi jika kekuatan asing bertindak untuk mengisolasi negara itu secara online.

NATO dan sekutu-sekutunya telah mengancam akan memberikan sanksi kepada Rusia atas serangan-serangan siber dan campur tangan online lainnya.

Langkah-langkah yang digariskan dalam undang-undang ini termasuk Rusia membangun versi sendiri dari sistem alamat internet, yang dikenal sebagai DNS, sehingga dapat beroperasi jika tautan ke server yang berlokasi internasional ini terputus.

Saat ini, 12 organisasi mengawasi server root untuk DNS dan tidak ada di Rusia. Namun, banyak salinan dari buku alamat internet sudah ada di Rusia yang menyarankan sistem internetnya dapat tetap berfungsi meskipun tindakan hukuman diambil untuk menghentikannya.

Uji coba ini juga diharapkan melibatkan ISP yang menunjukkan bahwa mereka dapat mengarahkan data ke titik-titik rute yang dikontrol pemerintah. Ini akan menyaring lalu lintas sehingga data yang dikirim antara Rusia mencapai tujuannya, tetapi semua yang ditujukan untuk komputer asing dibuang.

baca juga

Akhirnya pemerintah Rusia ingin semua lalu lintas domestik melewati titik-titik perutean ini. Ini diyakini sebagai bagian dari upaya untuk membangun sistem sensor massa yang mirip dengan yang terlihat di China, yang mencoba untuk menghapus lalu lintas yang dilarang.

Organisasi berita Rusia melaporkan bahwa ISP negara secara luas mendukung tujuan rancangan undang-undang tetapi dibagi tentang bagaimana melakukannya. Mereka percaya tes itu akan menyebabkan "gangguan besar" pada lalu lintas internet Rusia, seperti dikutip dari ZDNet.

Pemerintah Rusia menyediakan uang tunai bagi ISP untuk memodifikasi infrastruktur mereka sehingga upaya pengalihan dapat diuji dengan benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Tewas Dimangsa Babi di Rusia

Perempuan Tewas Dimangsa Babi di Rusia

News | Jum'at, 08 Februari 2019 | 05:28 WIB

Cantiknya Svetlana, Petinju yang Bikin Heboh Unggah Foto Setengah Bugil

Cantiknya Svetlana, Petinju yang Bikin Heboh Unggah Foto Setengah Bugil

Sport | Kamis, 07 Februari 2019 | 21:57 WIB

Suhu Dingin Ekstrem, Orang Rusia Malah Berendam di Sungai!

Suhu Dingin Ekstrem, Orang Rusia Malah Berendam di Sungai!

Lifestyle | Senin, 21 Januari 2019 | 08:05 WIB

Duh! Satu-satunya Teleskop Ruang Angkasa Rusia Tidak Merespon

Duh! Satu-satunya Teleskop Ruang Angkasa Rusia Tidak Merespon

Tekno | Minggu, 13 Januari 2019 | 07:55 WIB

Ajaib, Bayi Ini Masih Hidup Setelah Terjebak Reruntuhan Selama 35 Jam!

Ajaib, Bayi Ini Masih Hidup Setelah Terjebak Reruntuhan Selama 35 Jam!

Health | Rabu, 02 Januari 2019 | 20:05 WIB

Rusia Ancam Akan Menutup Akses Google

Rusia Ancam Akan Menutup Akses Google

Bisnis | Jum'at, 14 Desember 2018 | 06:31 WIB

Terkini

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru

Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin

Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?

Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:35 WIB

SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat

SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif

Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap

Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif

Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif

Bekaci | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka

Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia

Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×