Bos Bukalapak Minta Maaf Sampai Dua Kali

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Jum'at, 15 Februari 2019 | 13:29 WIB
Bos Bukalapak Minta Maaf Sampai Dua Kali
CEO Bukalapak, Achmad Zaky. [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]

Suara.com - CEO Bukalapak Achmad Zaky memberikan pernyataan resminya terkait cuitannya di media sosial Twitter yang menyebut kalimat 'presiden baru'. Tidak puas disampaikan postingan melalui akun Twitter pribadi miliknya, bos Bukalapak itu kembali menyampaikan permohonan maafnya secara resmi.

Postingan CEO Bukalapak yang menjadi trending topic. [Twitter]
Postingan CEO Bukalapak yang menjadi trending topic. [Twitter]

Mewakili Bukalapak, Achmad Zaky memohon maaf atas kekhilafannya dan atas segala kesalahpahaman yang timbul dan dengan tegas menyatakan bahwa cuitan yang diposting pada Rabu (13/2/2019) dan telah dihapus itu tidak bermaksud mendukung atau tidak salah satu calon presiden tertentu.

"Saya, Achmad Zaky selaku pribadi dan sebagai salah satu pendiri Bukalapak, dengan ini menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataan yang saya sampaikan di media sosial. Saya sangat menyesali kekhilafan tindakan saya yang tidak bijaksana tersebut dan kiranya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Achmad Zaky.

Terkait postingan kontroversial tersebut, Zaky pada prinsipnya sangat memperhatikan kemajuan industri teknologi di Indonesia. Oleh karena itu, ia sangat berharap agar investasi dalam bidang riset dan SDM tingkat tinggi bisa menjadi salah satu pendorong kemajuan Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Zaky atas nama Bukalapak pun mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah Indonesia yang diberikan selama ini kepada perusahaannya. Ke depannya, Bukalapak akan terus berkomitmen membangun Indonesia melalui teknologi.

Seperti diketahui, Zaky sempat menulis soal anggaran riset dan pengembangan (litbang) di Twitter. Ia membandingkan anggaran litbang Indonesia yang kalah jauh dari negara lain seperti Malaysia, Singapura Amerika Serikat, Cina, dan Jepang.

Postingan CEO Bukalapak yang menjadi trending topic. [Twitter]
Postingan CEO Bukalapak yang menjadi trending topic. [Twitter]

Postingannya tersebut ternyata membuat warganet geram dan beramai-ramai menggemakan tagar #uninstallbukalapak yang sempat menjadi trending topic di Twitter beberapa saat lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Penyebab #UninstallBukalapak Jadi Trending Topic

Terungkap! Penyebab #UninstallBukalapak Jadi Trending Topic

Tekno | Jum'at, 15 Februari 2019 | 10:55 WIB

CEO Bukalapak Minta Maaf ke Pendukung Jokowi soal Cuitan Presiden Baru

CEO Bukalapak Minta Maaf ke Pendukung Jokowi soal Cuitan Presiden Baru

Tekno | Kamis, 14 Februari 2019 | 23:09 WIB

Warganet Serukan #uninstallbukalapak, Ada Apa?

Warganet Serukan #uninstallbukalapak, Ada Apa?

Tekno | Kamis, 14 Februari 2019 | 22:22 WIB

Sebut Bukalapak dan Tokopedia dari Singapura, The Economist Diejek Warganet

Sebut Bukalapak dan Tokopedia dari Singapura, The Economist Diejek Warganet

Tekno | Selasa, 15 Januari 2019 | 05:00 WIB

Transaksi di Bukalapak Makin Praktis dengan Buka DANA

Transaksi di Bukalapak Makin Praktis dengan Buka DANA

Tekno | Kamis, 27 September 2018 | 13:54 WIB

Teknologi Bukalapak Ini Permudah Konsumen

Teknologi Bukalapak Ini Permudah Konsumen

Tekno | Rabu, 04 Juli 2018 | 11:45 WIB

Terkini

Buntut Temuan Rp4 Miliar di Rumah, Kadis PUPR Bengkulu Akhirnya Diperiksa KPK

Buntut Temuan Rp4 Miliar di Rumah, Kadis PUPR Bengkulu Akhirnya Diperiksa KPK

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:32 WIB

Dewas Bakal Periksa Setya Budi Dias, Staf KPK yang Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Dewas Bakal Periksa Setya Budi Dias, Staf KPK yang Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:31 WIB

72 Orang Tewas Terobos Perbatasan Maroko - Ceuta Spanyol, 1.000 Korban Luka

72 Orang Tewas Terobos Perbatasan Maroko - Ceuta Spanyol, 1.000 Korban Luka

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Pergeseran Orientasi Karier: Tidak Semua Orang Ingin Naik Jabatan

Pergeseran Orientasi Karier: Tidak Semua Orang Ingin Naik Jabatan

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:25 WIB

7 Sabun Cuci Muka Salicylic Acid untuk Jerawat dan Komedo, Mulai Rp20 Ribuan

7 Sabun Cuci Muka Salicylic Acid untuk Jerawat dan Komedo, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar

BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23 WIB

Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN

Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Ribuan Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital

Ribuan Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Harus Diarahkan ke Mobil Murah dengan TKDN Tinggi

Insentif Kendaraan Listrik Harus Diarahkan ke Mobil Murah dengan TKDN Tinggi

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Hanya Penyadapan yang 100 Persen, Dewas KPK Ungkap Banyak Laporan Penindakan yang 'Molor'

Hanya Penyadapan yang 100 Persen, Dewas KPK Ungkap Banyak Laporan Penindakan yang 'Molor'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:16 WIB

×