Kapsul Demo SpaceX untuk Nasa Siap Mengorbit

Dythia Novianty

Minggu, 03 Maret 2019 | 05:48 WIB
Kapsul Demo SpaceX untuk Nasa Siap Mengorbit
Ilustrasi logo SpaceX. [Shutterstock]

Suara.com - Perusahaan SpaceX telah meluncurkan kapsul yang dirancang untuk membawa "test dummy" dari Kennedy Space Center di Florida. Misi kali ini tidak dijalankan oleh crew sesungguhnya, tetapi jika ternyata berjalan baik, badan antariksa Amerika kemungkinan akan menyetujui sistem untuk mengirim astronot sesungguhnya mulai akhir tahun ini.

Pendiri SpaceX, Elon Musk, mengatakan ini bisa menjadi langkah pertama membuka perjalanan ruang angkasa bagi pelanggan komersial. Seperti diketahui, sejak 2011 AS belum mengirim manusia ke orbit lagi. Sebagai gantinya, Soyuz Rusia yang dikirim ke orbit.

Roket Falcon 9 milik SpaceX dan kapsul Dragon crew lepas landas dari Pad 39A yang bersejarah milik Kennedy pada waktu yang direncanakan tepat pada pukul 02:49 EST (07:49 GMT). Pendakian 11 menit menempatkan Dragon di jalur untuk bertemu dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada hari Minggu (3/3/2019) waktu setempat.

Namun, kembali diingatkan jika penerbangan kali ini hanya demonstrasi, tidak ada astronot di atas kapsul, hanya ada "test dummy". Di mana mengenakan pakaian antariksa dan duduk di sebelah jendela, simulator antropomorfik ini dilengkapi dengan sensor di sekitar kepala, leher, dan tulang belakang.

Dummy ini akan mengumpulkan data tentang jenis kekuatan yang akan dialami manusia ketika mereka naik di pesawat ruang angkasa. SpaceX memberinya nama sebagai boneka "Ripley".

Falcon 9. [Shutterstock]
Falcon 9. [Shutterstock]

Elon Musk menekankan fokusnya adalah melayani kebutuhan NASA.

"Begitu Dragon beroperasi secara teratur, saya pikir kami akan mencari pelanggan komersial yang mana secara administrator dijalankan NASA dan NASA secara umum sangat mendukung," katanya.

Musk mengatakan, pelanggan tersebut dapat mencakup warga negara yang pergi ke ISS, seperti yang mereka lakukan pada kendaraan Soyuz di masa lalu.

Secara terpisah, pengusaha sedang mengembangkan sistem yang jauh lebih besar untuk mengangkut orang ke Bulan dan Mars.

baca juga

Kapsul kru Dragon adalah varian dari kargo kargo ISS yang diterbangkan oleh SpaceX. Peningkatannya mencakup sistem pendukung kehidupan, jelas; dan pendorong yang lebih kuat untuk mendorong kapal ke tempat yang aman jika terjadi kesalahan dengan roket saat naik ke orbit. Kapsul Dragon memiliki empat parasut dan bukannya tiga milik kapal barang untuk mengendalikan kembalinya ke Bumi. [BBC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalam Misi Ini, NASA Butuh Seseorang yang Lucu, Buat Apa?

Dalam Misi Ini, NASA Butuh Seseorang yang Lucu, Buat Apa?

Tekno | Minggu, 24 Februari 2019 | 11:32 WIB

Ini Alasan Satelit Nusantara Satu Diluncurkan Roket Falcon 9 Buatan SpaceX

Ini Alasan Satelit Nusantara Satu Diluncurkan Roket Falcon 9 Buatan SpaceX

Tekno | Sabtu, 23 Februari 2019 | 08:35 WIB

Sesuai Target, Satelit Nusantara Satu Resmi Meluncur dari Florida

Sesuai Target, Satelit Nusantara Satu Resmi Meluncur dari Florida

Tekno | Jum'at, 22 Februari 2019 | 10:35 WIB

NASA akan Kirim Kembali Manusia ke Bulan untuk Menetap?

NASA akan Kirim Kembali Manusia ke Bulan untuk Menetap?

Tekno | Rabu, 20 Februari 2019 | 16:00 WIB

NASA Siapkan Investasi Besar Selidiki Asal Usul Alam Semesta

NASA Siapkan Investasi Besar Selidiki Asal Usul Alam Semesta

Tekno | Senin, 18 Februari 2019 | 08:35 WIB

NASA Menyiapkan Misi Manusia Tinggal di Bulan pada 2020

NASA Menyiapkan Misi Manusia Tinggal di Bulan pada 2020

Tekno | Selasa, 12 Februari 2019 | 07:32 WIB

Terkini

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, RSUP Sardjito Hentikan Stase PPDS dr. Elda Putri Rahardini

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, RSUP Sardjito Hentikan Stase PPDS dr. Elda Putri Rahardini

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Berapa Harga Lipstik YSL Asli? Ini Daftarnya dari yang Termurah

Berapa Harga Lipstik YSL Asli? Ini Daftarnya dari yang Termurah

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:36 WIB

Jatim Pimpin Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kemiskinan dan Pengangguran Terus Turun

Jatim Pimpin Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kemiskinan dan Pengangguran Terus Turun

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:33 WIB

Tanpa Amerika, Iran dan Oman Finalisasi Rute Pelayaran Selat Hormuz Agar Tidak Bersengketa

Tanpa Amerika, Iran dan Oman Finalisasi Rute Pelayaran Selat Hormuz Agar Tidak Bersengketa

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Fireflies of Winter: Antologi Romantis Tentang Harapan yang Nyaris Padam

Fireflies of Winter: Antologi Romantis Tentang Harapan yang Nyaris Padam

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Harga Beras Terus Naik, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp59.700 per Kg, Daya Beli Tertekan?

Harga Beras Terus Naik, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp59.700 per Kg, Daya Beli Tertekan?

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:29 WIB

Hasil Pertemuan di Bandung, Kemenhut Perkuat Strategi Diplomasi Kehutanan Indonesia

Hasil Pertemuan di Bandung, Kemenhut Perkuat Strategi Diplomasi Kehutanan Indonesia

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:28 WIB

Pejabat Kemenhut Disebut Terima 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman Amby

Pejabat Kemenhut Disebut Terima 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman Amby

Riau | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Purbaya: Siapapun Tak Ikuti Saya, Anggarannya Akan Dipotong, Termasuk Polisi-TNI

Purbaya: Siapapun Tak Ikuti Saya, Anggarannya Akan Dipotong, Termasuk Polisi-TNI

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'

Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:22 WIB

×