Jelang Quick Count Pemilu 2019, Begini Pengawasan dari Sisi Teknologi

Dythia Novianty

Rabu, 17 April 2019 | 14:50 WIB
Jelang Quick Count Pemilu 2019, Begini Pengawasan dari Sisi Teknologi
Penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01, Makassar (Suara.com/Arief Apriadi)

Suara.com - Menjelang dimulainya perhitungan cepat (quick count) Pemilu 2019 yang dimulai pukul 15.00 waktu Indonesia setempat, semua pihak mulai melakukan pengawasan sebagai antisipasi tindak kecurangan. Pengawasan teknologi menjadi salah satu aspek terpenting dalam proses pengawasan.

Namun, pengawasan Pemilu kali ini diakui ahli digital forensik Indonesia, Ruby Alamsyah jauh lebih baik. Pasalnya, pengawasan dari sisi teknologi kini dilakukan oleh banyak pihak.

"Sudah banyak pihak yang mencoba dan membuat sistem-sistem seperti Kawal Pemilu, Kawal Pilpres, ada juga dari masing-masing tim pemenangan, semuanya itu akan saling mendukung," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon kepada Suara.com, Rabu (17/4/2019).

Menurutnya, setiap pengawasan memiliki data dan relawan di masing-masing TPS dan mereka memiliki platform sistem untuk dilaporkan dari masing-masing sukarelawan mereka di masing2 TPS. Para pengawas ini memiliki metode tersendiri dan terbuka.

"Kalau ada kecurangan-kecurangan tertentu yang melakukan quick count membuat hasil yang berbeda akan keliatan otomatis perbedaanya dengan pihak-pihak lain yang memiliki sistem yang sama," ujar Ruby.

Meskipun begitu, secara Undang-Undang Pemilu, yang diakui adalah perhitungan suara secara manual berjenjang. Sehingga, Ruby menuturkan bahwa proses quick count yang dilakukan ke dalam sistem bertujuan untuk membantu mengawal dan percepatan pencapaian informasi ke masyarakat.

"Tapi tetap yang dijadikan acuan adalah perhitungan suara secara manual. Jadi proses pengawasan yang dilakukan beberapa pihak sangat membantu perhitungan manual akan dijaga sampai detail, menurut saya pengawasan akan berjalan baik," katanya.

Namun, Ruby melihat, ada kemungkinan orang lebih jauh berniat meretas isi quick count KPU.

"Pihak yang mencoba merubah sistem KPU hanya akan berhasil membuat chaos saja bahwa kesannya KPU tidak dipercaya padahal dirubah kaya apapun hasil itu ngga bisa dipegang. Jadi, tidak ada single teknologi yang bisa diubah oleh pihak tertentu bisa mengacaukan Pemilu," tukasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

#Pemilu2019 Kuasai Trending Topic Twitter Dunia

#Pemilu2019 Kuasai Trending Topic Twitter Dunia

Tekno | Rabu, 17 April 2019 | 14:23 WIB

KedaiKopi Luncurkan Aplikasi untuk Pantau Quick Count

KedaiKopi Luncurkan Aplikasi untuk Pantau Quick Count

Tekno | Rabu, 17 April 2019 | 08:32 WIB

Fadli Zon Akan Temani Prabowo Nyoblos di TPS 041

Fadli Zon Akan Temani Prabowo Nyoblos di TPS 041

News | Rabu, 17 April 2019 | 07:39 WIB

Umumkan Quick Count Sebelum Pukul 15.00 WIB, KPU: Ada Sanksi Pidana!

Umumkan Quick Count Sebelum Pukul 15.00 WIB, KPU: Ada Sanksi Pidana!

News | Selasa, 16 April 2019 | 14:08 WIB

MK Putuskan Lembaga Survei Bisa Umumkan Quick Count Pukul 15.00 WIB

MK Putuskan Lembaga Survei Bisa Umumkan Quick Count Pukul 15.00 WIB

News | Selasa, 16 April 2019 | 12:17 WIB

Prabowo: Saya Lebih Baik Pakai Teknologi lama

Prabowo: Saya Lebih Baik Pakai Teknologi lama

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 21:09 WIB

Terkini

PSMS Medan vs Persija Jakarta Jadi Laga Pembuka League Cup 2026, Catat Tanggalnya!

PSMS Medan vs Persija Jakarta Jadi Laga Pembuka League Cup 2026, Catat Tanggalnya!

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Kapolri Lapor Prabowo: Bongkar 23 Korporasi Karhutla Berizin Dicabut, Puluhan Terafiliasi Asing!

Kapolri Lapor Prabowo: Bongkar 23 Korporasi Karhutla Berizin Dicabut, Puluhan Terafiliasi Asing!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Manchester United Disarankan Ganti Michael Carrick dengan Pelatih Sukses di Liverpool

Manchester United Disarankan Ganti Michael Carrick dengan Pelatih Sukses di Liverpool

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Polisi Amankan Pemilik Akun TikTok Ritman Marbun, Diduga Hina Yesus Saat Live

Polisi Amankan Pemilik Akun TikTok Ritman Marbun, Diduga Hina Yesus Saat Live

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Berkunjung ke Jakarta Saat JRF 2026? Ini Fasilitas yang Bisa Dinikmati

Berkunjung ke Jakarta Saat JRF 2026? Ini Fasilitas yang Bisa Dinikmati

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Sinopsis Nayyi Navelli, Film Fantasi India yang Dibintangi Yami Gautam

Sinopsis Nayyi Navelli, Film Fantasi India yang Dibintangi Yami Gautam

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Dugaan Penganiayaan Nelayan hingga Tewas di Polsek Kajang, 4 Polisi Diadukan ke Mabes

Dugaan Penganiayaan Nelayan hingga Tewas di Polsek Kajang, 4 Polisi Diadukan ke Mabes

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Para Bos BUMN Kini Dilarang Lihatkan Gaya Hidup Mewah dan Pakai Patwal Tot Tot Wuk Wuk

Para Bos BUMN Kini Dilarang Lihatkan Gaya Hidup Mewah dan Pakai Patwal Tot Tot Wuk Wuk

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Kenapa Wajah Glowing saat Bangun Tidur Pagi Hari dan Kusam di Sore Hari? Dokter Ungkap Penyebabnya

Kenapa Wajah Glowing saat Bangun Tidur Pagi Hari dan Kusam di Sore Hari? Dokter Ungkap Penyebabnya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:14 WIB

Mengenal Koridor Gajah: Jalur Vital Ekosistem Hutan yang Terancam Fragmentasi

Mengenal Koridor Gajah: Jalur Vital Ekosistem Hutan yang Terancam Fragmentasi

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:11 WIB

×