Suara.com - YES Competition (Yogyakarta Esport and Sharing) telah sukses di gelar di kota Jogja. Puluhan gamer terbaik dari Kota Gudeg ini berkumpul untuk berebut juara di game eSports.
Acara ini diinisiasi oleh para mahasiwa konsentrasi Public Relations, Ilmu Komunikasi UPN ''Veteran'' Yogyakarta (UPNVY).
Baca Juga : Game Tak Melulu Negatif, Yogyakarta Esport and Sharing Coba Mengubahnya
Prehapsari, ketua panitia dari Yogyakarta Esport and Sharing menjelaskan bahwa acara ini dibuat untuk membranding positif game.
Hal itu karena saat ini game eSports bisa juga dijadikan prestasi dan sangat bermanfaat.
Acara final diadakan mulai pukul 11.00 pada hari Sabtu (04/05/2019) di Atrium Hartono Mall Yogyakarta.
Di acara puncak, perebutan juara 3 mempertemukan tim Nerf dan Rogue Warrior.

Sayangnya, tim Nerf terlalu tangguh dan berhasil menjadi juara 3 setelah menyapu 2 gameplay sekaligus di sistem BO3 (Best of Three).
Baca Juga : Bukan 4K, Ini Resolusi Layar Paling Banyak Digunakan Gamer PC
Ini untuk kesekian kalinya tim Nerf menjadi juara di kompetisi tingkat Yogyakarta. Final perebutan juara 1 mempertemukan tim Caster Creative Gamers (CCG) dan tim Norm E-sport.
Sistem BO3 juga diberlakukan pada final perebutan juara satu. Gameplay pertama, CCG terlalu tangguh dengan melibas Norm dengan waktu 9 menit saja.

Mereka unggul 28 vs 8 dalam jumlah kill berkat permainan apik hero Karrie dan Grock yang cukup agresif. Gameplay kedua, baik tim CCG maupun Norm sama-sama bermain dengan cepat dan agresif.
Baca Juga : Potret Kassandra Yommy, Caster Cantik Asal Medan
Menit ketiga sudah terjadi War di sisi turtle atas, sehingga menghasilkan skor kill 5 vs 6, Norm memimpin.
Harith Norm bermain sangat baik sehingga mendapatkan Maniac di menit 8. Mendapatkan momentum di menit 11, Norm berhasil mencuri Lord.

Kesempatan emas tersebut digunakan dengan baik sehingga mampu mencuri turret terakhir milik CCG. Gameplay kedua dimenangkan oleh Norm sehingga skor menjadi 1 vs 1.
Baca Juga : Sengitnya Final MYC Legends of Yogyakarta, Ini Juara Tangguhnya
Gameplay ketiga menjadi game penentuan sehingga kedua tim bermain cukup berhati-hati. Awalnya tertinggal, menit 4 CCG mendapatkan momentum sehingga menyamakan kedudukan skor kill menjadi 4 vs 4.
Pada menit 7, CCG dapat membalikkan keadaan sehingga dapat mencuri turtle serta mendapatkan skor kill 7 vs 5, CCG memimpin.

CCG terus menekan sehingga pada menit 11, kombinasi ultimate Minotour dan Leomord berhasil membuat Clint mendapatkan triple kill.
Terus menekan dari sisi bawah membuat Norm kerepotan sehingga Inhibitor mereka juga berhasil tertembus.
Gameplay 3 berhasil dimenangkan oleh CCG dengan skor kill 13 vs 12 sehingga mengantarkannya menjuarai YES Competition.
Abi, leader dari CCG mengatakan bahwa kemenangan timnya didapat karena mereka berhasil melakukan split-push.
''Tadi kita untung-untungan juga sih, tergantung sinyal juga soalnya tadi sempet lag. Kunci kemenangan kita dari split-push dan kita selalu lakukan objective-gaming,'' kata Abi pada tim HiTekno.com.
Baca Juga : Aktivitasnya Kece Abis, Yuk Lebih Dekat dengan Komunitas Mobile Legends Yogyakarta
Itulah tadi para juara YES Competition, selamat pada para juara! (HiTekno.com)