Amerika Akan Kucurkan Dana Tambahan Rp 23 Trilliun untuk NASA

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 14 Mei 2019 | 11:40 WIB
Amerika Akan Kucurkan Dana Tambahan Rp 23 Trilliun untuk NASA
Ilustrasi logo NASA. [Shutterstock]

Suara.com - Selama 15 tahun terakhir, Amerika telah berusaha mengirimkan kembali astronotnya ke Bulan, namun NASA tidak yakin jika hal itu bisa dilakukan sebelum tahun 2028. Tetapi, pemerintahan Amerika Serikat telah menetapkan batas waktu baru yaitu tahun 2024.

Pada 26 Maret lalu, Wakil Presiden Mike Pence menginstruksikan NASA mengirimkan kembali astronot ke permukaan Bulan pada tahun 2024, empat tahun lebih awal dari yang direncanakan sebelumnya. Untuk mempercepat misi pengiriman manusia ke Bulan, NASA dan Gedung Putih meminta tambahan dana sebesar 1,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 23,11 triliun kepada Kongres dalam anggaran tahun depan.

Sebelumnya, NASA telah mendapatkan dana sebesar 21 miliar dolar AS atau senilai Rp 303,36 triliun. Proposal pendanaan itu dituangkan dalam amandemen anggaran baru yang telah disiapkan pejabat NASA selama dua bulan terakhir.

Cuitan Donald Trump. [Twitter]
Cuitan Donald Trump. [Twitter]

Dibantu dengan masukan dari Gedung Putih, dana tambahan itu dimaksudkan membantu NASA memenuhi permintaan pemerintah Amerika Serikat untuk mengirim kembali astronotnya ke Bulan dalam lima tahun ke depan.

Dari dana tambahan 1,6 miliar dolar AS tersebut, sekitar 651 juta dolar AS atau sama dengan Rp 9,4 triliun akan digunakan untuk mempercepat pengembangan kendaraan yang sudah dikerjakan NASA seperti roket yang disebut Space Launch System atau SLS dan kapsul baru untuk mengangkut astronot yang disebut Orion.

[NASA]
[NASA]

Selain itu, dana 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 14,45 triliun akan digunakan untuk memulai pengembangan pendarat Bulan baru yang dapat membawa astronot ke dan dari permukaan Bulan.

Di sisi lain, dikarenakan NASA harus berfokus pada misi pengiriman astronot kembali ke Bulan, NASA mengaku bahwa mereka harus mengesampingkan proyek lainnya, seperti pembangunan stasiun ruang angkasa baru di sekitar Bulan yang disebut Gateway.

Gateway tersebut akan berfungsi sebagai tempat transit sebelum dan sesudah para astronot mendarat di Bulan ataupun kembali ke Bumi. Selain itu, dana sebesar 132 juta dolar AS atau senilai Rp 1,91 triliun akan disisihkan untuk pengembangan teknologi baru yang akan dibutuhkan untuk "pengembalian" Bulan.

NASA akan mencari cara untuk mengembangkan perangkat keras yang dapat mengubah es yang ada di Bulan menjadi air. Dilansir dari The Verge, pejabat NASA mengatakan bahwa mereka akan menggandeng perusahaan luar angkasa dan badan antariksa internasional dalam proyek ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Artemis, Program NASA untuk Kirim Perempuan ke Bulan

Artemis, Program NASA untuk Kirim Perempuan ke Bulan

Tekno | Selasa, 14 Mei 2019 | 09:55 WIB

Yuk, Bantu NASA Persiapkan Peringatan Apollo 11 ke-50 Tahun

Yuk, Bantu NASA Persiapkan Peringatan Apollo 11 ke-50 Tahun

Tekno | Senin, 13 Mei 2019 | 12:10 WIB

Jeff Bezos Targetkan Blue Moon Mengangkasa Tahun 2024

Jeff Bezos Targetkan Blue Moon Mengangkasa Tahun 2024

Tekno | Minggu, 12 Mei 2019 | 10:39 WIB

Ini Persiapan NASA Jelang Asteroid Bernama God of Chaos yang Akan Melintas

Ini Persiapan NASA Jelang Asteroid Bernama God of Chaos yang Akan Melintas

Tekno | Sabtu, 04 Mei 2019 | 17:52 WIB

Keren, Astronom Ciptakan Buku Sejarah Alam Semesta dari Hubble

Keren, Astronom Ciptakan Buku Sejarah Alam Semesta dari Hubble

Tekno | Sabtu, 04 Mei 2019 | 14:00 WIB

Waduh, NASA Ragu Apakah Bisa Kembali Mendaratkan Manusia di Bulan!

Waduh, NASA Ragu Apakah Bisa Kembali Mendaratkan Manusia di Bulan!

Tekno | Kamis, 11 April 2019 | 12:30 WIB

Terkini

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

×