Kecerdasan Buatan Tak Terkalahkan, Juara Dunia Catur China Pensiun

Dythia Novianty

Senin, 02 Desember 2019 | 06:05 WIB
Kecerdasan Buatan Tak Terkalahkan, Juara Dunia Catur China Pensiun
Kekalahan Go Lee oleh Google AlphaGo AI. [AFP]

Suara.com - Lee Sedol, juara dunia catur China (Game Go) memutuskan pensiun. Keputusannya didasarkan karena kemampuan kecerdasan buatan (artificial intelligence) sekarang tidak terkalahkan.

Sedol telah kalah dari serangkaian game Go melawan program Buatan Intelegensi Google DeepMind pada 2016.

Sedol mengatakan bahwa kecerdasan buatan sekarang "tidak dapat dikalahkan".

Sebagai informasi, Korea Selatan adalah juara dunia 18 kali dan dianggap sebagai salah satu pemain Go terhebat di zaman modern. Sayangnya, dikalahkan 4-1 oleh perangkat lunak AlphaGo dari DeepMind.

Sedol mengatakan kepada kantor berita Yonhap, sebagaimana dilansir laman Metro.uk, di Korea Selatan bahwa penampilan AI telah membuatnya kehilangan kepercayaan diri.

"Dengan debut AI dalam game Go, saya menyadari bahwa saya tidak berada di puncak bahkan jika saya menjadi nomor satu melalui upaya yang panik. Bahkan, jika aku menjadi orang nomor satu, ada entitas yang tidak bisa dikalahkan," katanya.

Kemenangan AlphaGo pada 2016 secara luas dianggap sebagai momen penting dalam pengembangan perangkat lunak kecerdasan buatan karena kompleksitas permainan papan. Permainan papan China yang berbasis strategi diyakini berumur beberapa ribu tahun.

Ilustrasi kecerdasan buatan (Shutterstock).
Ilustrasi kecerdasan buatan (Shutterstock).

Go, yang dikenal sebagai Weiqi di China dan Baduk di Korea, dianggap permainan menantang. Para pemain bergiliran menempatkan batu-batu putih atau hitam pada kisi-kisi persegi panjang dengan 361 persimpangan, mencoba mengelilingi area papan yang lebih besar sambil juga saling menangkap potongan-potongan yang lain.

Keduanya bermain sampai tidak ada lagi tempat untuk meletakkan batu atau berhenti.

baca juga

Sebelum mengalahkan juara Eropa dan Sedol pada 2016, para ahli mengharapkan setidaknya kejuaraan ini bertahan hingga satu dekade lagi, sebelum komputer dapat mengalahkan manusia terbaik karena kompleksitas Go, dan ketergantungan pada intuisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menristek: Indonesia Segera Susun Peta Jalan Teknologi AI

Menristek: Indonesia Segera Susun Peta Jalan Teknologi AI

Tekno | Rabu, 20 November 2019 | 19:54 WIB

Microsoft Kembangkan Teknologi AI Pendeteksi Kanker Serviks

Microsoft Kembangkan Teknologi AI Pendeteksi Kanker Serviks

Tekno | Rabu, 13 November 2019 | 09:25 WIB

Bikin Bingung Ilmuwan, Sistem AI Kini Bisa Meramal Kematian

Bikin Bingung Ilmuwan, Sistem AI Kini Bisa Meramal Kematian

Tekno | Rabu, 13 November 2019 | 09:00 WIB

Indonesia Minim Tenaga Ahli Data Center dan AI

Indonesia Minim Tenaga Ahli Data Center dan AI

Tekno | Kamis, 07 November 2019 | 08:10 WIB

Google Ajarkan AI Kenali Bau

Google Ajarkan AI Kenali Bau

Tekno | Rabu, 30 Oktober 2019 | 14:03 WIB

Masuk Toilet Umum di China Bisa Dapat Peringatan, Kok Bisa?

Masuk Toilet Umum di China Bisa Dapat Peringatan, Kok Bisa?

Tekno | Senin, 21 Oktober 2019 | 09:10 WIB

Terkini

Sinopsis Love in Disguise: Kisah Detektif yang Nyamar Jadi Sekretaris Pria

Sinopsis Love in Disguise: Kisah Detektif yang Nyamar Jadi Sekretaris Pria

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:00 WIB

INKA Tak Mampu, Danantara Punya Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang

INKA Tak Mampu, Danantara Punya Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Bukan Sekadar Tembok Beton, Giant Sea Wall Wajib Lindungi Ruang Melaut Nelayan Jakarta

Bukan Sekadar Tembok Beton, Giant Sea Wall Wajib Lindungi Ruang Melaut Nelayan Jakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari

Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Dukung MBG, Kini Rocky Gerung Dikasih Jabatan Wantimpres dari Presiden Prabowo

Dukung MBG, Kini Rocky Gerung Dikasih Jabatan Wantimpres dari Presiden Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Dari Jualan hingga Cari Modal, UMKM Cirebon Mulai Masuk Ekosistem Digital

Dari Jualan hingga Cari Modal, UMKM Cirebon Mulai Masuk Ekosistem Digital

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Hendrix and Rocket: Being Brave, Ketika Keberanian Dimulai dari Rasa Takut

Hendrix and Rocket: Being Brave, Ketika Keberanian Dimulai dari Rasa Takut

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Dari Kebun ke Pasar, Mama Nia Dorong Kemandirian Perempuan di Pulau Obi

Dari Kebun ke Pasar, Mama Nia Dorong Kemandirian Perempuan di Pulau Obi

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Terakhir di Era Ahok, Apa Niat Pramono Buka Balai Kota Jakarta Lagi untuk Umum?

Terakhir di Era Ahok, Apa Niat Pramono Buka Balai Kota Jakarta Lagi untuk Umum?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:42 WIB

×