Keren! Ilmuwan Temukan Hewan Pertama yang Tidak Perlu Bernafas

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 05 Maret 2020 | 10:40 WIB
Keren! Ilmuwan Temukan Hewan Pertama yang Tidak Perlu Bernafas
Ilustrasi parasit. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan dari Tel Aviv, Israel, pertama kalinya menemukan jenis hewan yang tidak perlu bernafas untuk bertahan hidup. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam PNAS, menggambarkan parasit seperti ubur-ubur, yang merupakan organisme multiseluler pertama yang diketahui tidak memiliki genom mitokondria. Artinya, ia mampu bertahan hidup tanpa oksigen.

Disebut sebagai Henneguya salminicola, parasit kecil ini hanya terdiri dari sepuluh sel dan menghuhi otot salmon. Sebagai anggota kelas Myxozoa, meskipun hewan ini terlihat seperti berudu namun ini terkait dengan keluarga ubur-ubur dan karang, mengingat keduanya mempraktikkan pernapasan aerobik.

Menariknya, Henneguya salminicola seperti mendobrak dinding penghalang untuk mendapatkan energi dan menjadi organisme multiseluler pertama yang diketahui hidup tanpa oksigen.

Henneguya salminicola ini ditemukan secara tidak sengaja. Penemuan itu terjadi secara kebetulan ketika parasit tersebut diamati tifak termasuk genom mitokondria, tempat oksigen ditangkap untuk menghasilkan energi. Tanpa fitur sel yang sangat penting ini, parasit tidak dapat memproses oksigen sebagai alat respirasi.

Organisme multiseluler mulai berkembang pertama kali di Bumi pada saat tingkat oksigen melonjak. Secara tak langsung, itu membentuk dasar asumsi bahwa semua hewan harus bernafas secara aerob.

Di sisi lain, telah terjadi beberapa perdebatan mengenai apakah hewan yang hidup di lingkungan anaerob cocok dengan kondisi ini dan penemuan langka tersebut menjadi bukti pertama bahwa hewan dapat hidup tanpa oksigen.

Parasit di ikan salmon. [Pnas.org]
Parasit di ikan salmon. [Pnas.org]

"Secara umum diperkirakan bahwa selama evolusi, organisme menjadi semakin kompleks, dan organisme bersel tunggal atau beberapa sel sederhana adalah nenek moyang organisme kompleks," ucap Professor Huchon, ketua peneliti dari Faculty of Life Sciences Tel Aviv University dan Steinhardt Museum of Natural History.

Menurutnya, ini adalah hewan yang proses evolusionernya bertolak belakang.

"Hidup di lingkungan yang bebas oksigen, ia melepaskan gen yang tidak perlu bertanggung jawab untuk respirasi aerobik dan menjadi organisme yang bahkan lebih sederhana," terang dia.

baca juga

Dilansir laman IFL Science, penemuan ini menimbulkan tanda tanya besar tentang asumsi manusia tentang kehidupan di Bumi dan planet lain. Tidak menutup kemungkinan jika lingkungan tanpa oksigen di luar angkasa berpotensi menjadi tempat organisme multiseluler mampu bertahan hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Binatang Mirip Cebong Ini Bisa Hidup Tanpa Oksigen

Binatang Mirip Cebong Ini Bisa Hidup Tanpa Oksigen

Tekno | Kamis, 27 Februari 2020 | 07:05 WIB

Bisa Sebabkan Penyakit Jantung, Hati-hati dengan 3 Parasit Ini!

Bisa Sebabkan Penyakit Jantung, Hati-hati dengan 3 Parasit Ini!

Health | Minggu, 16 Februari 2020 | 13:13 WIB

Kaleidoskop Kesehatan 2019: Deretan Kasus Cacing Pita pada Manusia

Kaleidoskop Kesehatan 2019: Deretan Kasus Cacing Pita pada Manusia

Health | Minggu, 22 Desember 2019 | 07:30 WIB

Masak Daging Kurang Matang, Pria Ini Terjangkit Parasit Otak

Masak Daging Kurang Matang, Pria Ini Terjangkit Parasit Otak

Health | Kamis, 28 November 2019 | 10:14 WIB

Tak Sadar Makan Daging Babi Kurang Matang, Pria Ini Alami Infeksi Otak

Tak Sadar Makan Daging Babi Kurang Matang, Pria Ini Alami Infeksi Otak

Health | Jum'at, 22 November 2019 | 14:05 WIB

Renang di Danau, Pria ini Nyaris Meninggal Karena Infeksi Cacing Parasit

Renang di Danau, Pria ini Nyaris Meninggal Karena Infeksi Cacing Parasit

Health | Minggu, 17 November 2019 | 11:16 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×