Jangan Ngaku Gamers Sebelum Tahu Bagian Penting Monitor Gaming

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Rabu, 18 Maret 2020 | 15:05 WIB
Jangan Ngaku Gamers Sebelum Tahu Bagian Penting Monitor Gaming
Ilustrasi bermain game di komputer (Shutterstock).

Suara.com - Seorang gamer perlu mengetahui beberapa faktor utama agar gaming experience atau pengalaman saat bermain game selalu optimal dan menyenangkan.

Selain pemilihan game yang cocok dengan selera, ‘wajib hukumnya’ performa sistem komputer/PC gaming yang digunakan layak atau mumpuni untuk menjalankan game-game pilihannya.

Tak melulu harus mengaitkan performa sistem yang terkait dengan pemilihan jenis prosesor (CPU), graphic card, RAM, dan storage, namun masih ada satu hal yang tidak kalah pentingnya yang perlu dicermati seorang gamer yakni monitor, dalam hal ini monitor gaming.

Meskipun ada sedikit unsur subjektivitas (merek, desain, dan unsur selera lain), ada panduan atau batasan jelas yang harus diperhatikan dalam memilih monitor gaming ideal bagi seorang gamer. Agar tidak salah memilih monitor gaming, ada beberapa istilah penting yang perlu diketahui seorang gamer, yaitu Resolusi, Refresh Rate, Response time, Adaptive Sync, Jenis Panel, Color Gamut, dan Dukungan Konektor. Berikut ini penjelasannya.

Resolusi

Resolusi layar merupakan salah fitur monitor yang paling pasti disebutkan dalam spesifikasi teknis monitor. Saat ini, mayoritas monitor yang beredar di pasar memiliki dukungan resolusi:
• Full HD / 1080p
• 2K / Quad HD / 1440p
• 4K / Ultra HD / 2160p

Warga bermain game Player Unknown's Battle Grounds (PUBG) melalui telepon pintar di Jakarta, Rabu (19/6). [Suara.com/Oke Atmaja]
Warga bermain game Player Unknown's Battle Grounds (PUBG) melalui telepon pintar di Jakarta, Rabu (19/6). [Suara.com/Oke Atmaja]

Meskipun masih dominan, layar resolusi 1080p perlahan mulai ditinggalkan para gamer (enthusiast gaming) karena tidak lagi memenuhi ekspektasi mereka dalam ketajaman dan kualitas visual gambar. Akibatnya, sebagian besar para gamer setuju bahwa tampilan dengan resolusi 1440p menjadi standar baru dalam monitor gaming.

Resolusi 1440p menawarkan visual yang lebih memukau tanpa harus memerlukan sistem hardware (perangkat keras) kelas atas agar frame rate tetap stabil saat menjalankan game terbaru. Terlebih lagi, monitor yang mendukung resolusi 1440p masih lebih terjangkau daripada monitor 4K.

Refresh Rate

baca juga

Refresh Rate adalah kemampuan monitor memperbarui (refresh) tampilan gambar setiap detiknya di layar. Diukur dalam satuan Hertz (Hz), semakin tinggi nilainya, semakin banyak jumlah sinyal gambar yang di-refresh.

Oleh karena itu, monitor dengan nilai refresh tinggi berguna saat menjalankan genre game yang sangat dinamis atau bergerak cepat, seperti genre FPS (First-person shooter), bertarung (fighting), balapan (racing games), RTS (real-time strategy), dan olahraga (sports).

Jenis game ini membutuhkan gerakan yang sangat cepat dan pergerakan yang akurat. Artinya, gamers membutuhkan monitor dengan refresh rate yang sangat tinggi agar lebih kompetitif saat bermain.

Sebelum menentukan pilihan, pertimbangkan juga kompatibilitas monitor Anda dengan GPU di PC/laptop. Apabila GPU mampu menghasilkan frame rate tinggi, monitor pun harus dapat mengimbanginya dengan refresh rate yang tinggi. Apabila monitor hanya mendukung refresh rate yang rendah, kemampuan maksimal dari GPU pun menjadi sia-sia.

Ilustrasi main game. (Shutterstock)
Ilustrasi main game. (Shutterstock)

Response time (waktu respons)

Response time adalah waktu yang dibutuhkan pixel (piksel) di monitor untuk beralih dari satu warna ke warna lain (hitam menjadi putih atau dari abu-abu ke warna lain).

Biasanya diukur dalam satuan milidetik untuk menunjukkan seberapa cepat gambar bergerak. Dalam layar monitor modern, response time 1 ms biasanya ada pada layar monitor berpanel TN dan 4 ms pada panel IPS.

Untuk genre game yang pergantian gambarnya sangat cepat (FPS, racing games, dll), gamera harus memprioritaskan layar monitor dengan response time 1 ms agar terhindar dari efek screen tearing (tampilan layar solah robek atau terbelah dua) dan frame rate yang fluktuatif.

Adaptive Sync

Teknologi Adaptive Sync berperan dalam mengurangi efek screen tearing dalam game. Saat ini ada dua teknologi adaptive sync, yaitu Nvidia G-Sync dan AMD FreeSync.

Meskipun kedua teknologi ini sama-sama mengatasi masalah yang sama, ada perbedaan signifikan dalam hal harga. Apabila monitor dengan teknologi Nvidia G-Sync memiliki harga yang cukup premium, monitor dengan AMD FreeSync justru lebih terjangkau.

Selain itu, Monitor Nvidia G-Sync membutuhkan penggunaan graphics card Nvidia, sedangkan monitor AMD FreeSync membutuhkan graphics card AMD. Jadi, selain anggaran belanja, pilihan pun bergantung pada konfigurasi hardware (graphics card/GPU) di PC/laptop Anda.

Ilustrasi seorang lelaki sedang bermain game (Shutterstock).
Ilustrasi seorang lelaki sedang bermain game (Shutterstock).

Jenis Panel

Ada tiga jenis panel yang biasa digunakan di layar monitor gaming saat ini, yakni panel TN (Twisted Nematic), IPS (In-Plane Switching), dan VA (Vertical Alignment).

• Panel TN datang dengan dukungan refresh rate tertinggi dan response time rendah.

• Panel VA diposisikan sebagai panel dengan fitur di antara panel IPS dan TN. Reproduksi warna dan sudut pandang (viewing angle) panel VA pada umumnya setara dengan panel IPS, meski panel VA memiliki keunggulan pada fitur kontras gambar.

• Panel IPS menawarkan reproduksi warna dan viewing angle yang lebih baik, tapi response time-nya masih di bawah panel TN.

Saat menentukan monitor dengan jenis panel apa yang cocok untuk bermain game, Anda hanya perlu memutuskan prioritas apa yang diinginkan saat bermain game. Apakah tampilan gambar yang berjalan sangat mulus di layar, tampilan visual yang tajam dan detail, ataukah kompromi keduanya. Ini lebih terkait pilihan subjektif atau preferensi masing-masing gamer.

Color Gamut (Gamut Warna)

Color gamut (rentang jangkauan warna yang terlihat mata) yang lebih lebar/luas memastikan reproduksi warna yang jauh lebih baik, sehingga meningkatkan visual gambar dan membuat elemen detail grafis terlihat jauh lebih baik.

Gamer menyukai monitor gaming dengan gamut warna yang lebih luas karena memberikan efek imersif atau ‘kedalaman’ yang signifikan saat bermain game.

Merender adegan yang indah dengan reproduksi warna yang tepat sering dianggap sama pentingnya dengan bagian lain dari pengalaman bermain game bagi para gamer. Untungnya, standar color gamut dapat dijadikan patokan berguna dalam mengukur kemampuan rentang warna yang didukung oleh monitor gaming.

Ilustrasi: Laki-laki bermain game online. (Shutterstock)
Ilustrasi: Laki-laki bermain game online. (Shutterstock)

Dukungan Konektor

Ada beberapa port yang digunakan pada monitor saat ini, yaitu HDMI (High-Definition Multimedia Interface), DisplayPort, DVI, VGA, dan USB Type C.

Konektor tersebut tentu digunakan sesuai dengan kebutuhan gamers, misalnya gunakan DisplayPort untuk PC, terutama pada monitor dengan refresh rate tinggi.

Lalu gunakan port HDMI untuk aspek audio dan visual, dan kualitas gambarnya relatif bagus pada kebanyakan resolusi. Kabel HDMI merupakan standar untuk HDTV dan monitor PC.

Sementara itu, DVI bisa menjadi alternatif HDMI jika GPU atau monitor tidak punya jumlah port yang cukup untuk semua perangkat display (multi-display). Terakhir, hanya gunakan VGA jika tidak ada pilihan port lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkat VR, Ibu Ini Bertemu Kembali dengan Anaknya yang Telah Tiada

Berkat VR, Ibu Ini Bertemu Kembali dengan Anaknya yang Telah Tiada

Tekno | Selasa, 11 Februari 2020 | 07:00 WIB

Santuy, Lelaki Ini Bajak TV Bandara Demi Main Game Apex Legends

Santuy, Lelaki Ini Bajak TV Bandara Demi Main Game Apex Legends

Tekno | Senin, 20 Januari 2020 | 06:29 WIB

Main Game Tiap Hari, Anak Ini Rabun Jauh Hampir 1000 Derajat

Main Game Tiap Hari, Anak Ini Rabun Jauh Hampir 1000 Derajat

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 13:51 WIB

Pemuda Ini Mengaku Turun 9 Kg Selama 30 Hari Berkat Main Game, Kok Bisa?

Pemuda Ini Mengaku Turun 9 Kg Selama 30 Hari Berkat Main Game, Kok Bisa?

Health | Sabtu, 11 Januari 2020 | 06:00 WIB

Asyik Main Game Sampai Tak Sadar Minum Deterjen, Pria Ini Meninggal Dunia

Asyik Main Game Sampai Tak Sadar Minum Deterjen, Pria Ini Meninggal Dunia

Health | Selasa, 17 Desember 2019 | 07:53 WIB

Cegah Anak Main Game Berlebihan, China Berlakukan Jam Malam

Cegah Anak Main Game Berlebihan, China Berlakukan Jam Malam

Tekno | Kamis, 07 November 2019 | 06:15 WIB

Terkini

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

×