Gemas, Begini Cara Kebun Binatang Memperlakukan Hewan Selama Karantina

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 07 April 2020 | 12:30 WIB
Gemas, Begini Cara Kebun Binatang Memperlakukan Hewan Selama Karantina
Ilustrasi kebun binatang (Pixabay/scholty1970)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta masyarakat global untuk melakukan physical distancing dan beberapa negara memberlakukan lockdown atau karantina wilayah, demi mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).

Hal itu membuat banyak tempat umum harus tutup, salah satunya adalah kebun binatang. Beberapa kebun binatang di berbagai negara memanfaatkan kondisi ini untuk melakukan pemelirahaan dan pengayaan terhadap hewan.

Kebun Binatang London ZSL membagikan video bagaimana kehidupan kebun binatang saat ini. Kebun binatang itu biasanya menerima lebih dari 1,25 juta pengunjung per tahun. Artinya, hewan-hewan di sana terbiasa melihat manusia. Untuk membuat para hewan tidak panik, para penjaga meningkatkan waktu interaksi dengan hewan dan memastikan hewan-hewan itu terhibur.

"Pegayaan dengan menggunakan alat peraga ini sangat penting ketika kebun binatang ditutup. Kami sekarang benar-benar perlu meningkatkan permainan untuk memastikan hewan-hewan ini terstimulasi," ucap seorang penjaga kebun binatang ZSL dalam salah satu video yang diunggah.

Di kebun binatang lain di Inggris, Whipsnade Zoo, para penjaga melaporkan bahwa kehidupan terus berlanjut dan terlihat hampir seperti hari normal pada umumnya berkat jadwal kegiatan pengayaan.

Aktivitas hewan di kebun binatang saat lockdown. [YouTube/@IFLScience Official]
Aktivitas hewan di kebun binatang saat lockdown. [YouTube/@IFLScience Official]

"Pengayaan yang menggunakan alat peraga, makanan, atau alat untuk mendorong perilaku alami hewan adalah bagian inti dari kehidupan di Kebun Binatang. Sebagai contoh, kami mulai menargetkan melatih ikan pari air tawar di aquarium," ucap Alex Cliffe, pemimpin tim di Kebun Binatang Whipsnade Zoo, seperti dikutip laman IFL Science, Selasa (7/4/2020).

Sementara itu, di Shedd Aquarium di Chicago, Wellington, seekor penguin rockhopper jantan sengaja "dilepaskan" agar bisa berjalan-jalan mengelilingi akuarium untuk melihat ikan-ikan di balik pembatas kaca. Pihak kebun binatang sempat merekam kejadian ini dan videonya viral di media sosial.

Aktivitas hewan di kebun binatang saat lockdown. [YouTube/@IFLScience Official]
Aktivitas hewan di kebun binatang saat lockdown. [YouTube/@IFLScience Official]

"Program pelatihan kami membahas kesejahteraan fisik, sosial, dan mental masing-masing hewan dalam koleksi kebun binatang kami. Pengayaan membantu merangsang kesejahteraan hewan baik secara fisik maupun psikologis," jelas Steve Aibel, direktur senior Departemen Perilaku dan Pelatihan Hewan di Shedd Aquarium.

Sedangkan di Akuarium Georgia, sebuah organisasi nirlaba di Atlanta, Amerika Serikat, kondisi ini dimanfaatkan untuk memberikan sesi pengayaan yang lebih terfokus bagi sejumlah makhluk laut, seperti singa laut California, anjing laut, lumba-lumba, hingga paus beluga.

baca juga
Aktivitas hewan di kebun binatang saat lockdown. [YouTube/@IFLScience Official]
Aktivitas hewan di kebun binatang saat lockdown. [YouTube/@IFLScience Official]

Akuarium ini juga memiliki beberapa hiburan digital untuk siapa pun yang ingin pergi melihat hewan laut melalui live webcam akuarium yang dapat dinikmati di rumah.

Akuarium Texas juga melakukan hal serupa di mana seekor sloth melakukan kunjungan ke satwa liar lainnya. Salah satu foto yang beredar, sloth bernama Chico tersebut tampak mengunjungi lumba-lumba yang terlihat senang mendapat kunjungan itu.

Banyak kebun binatang, akuarium, dan cagar alam di seluruh dunia yang berada di bawah tekanan besar untuk menjaga pemeliharaan fasilitas dan memberi makan hewan di tengah pandemi COVID-19. Karenanya, banyak yang mencari dukungan publik untuk membantu, baik dengan memberi sumbangan atau menjadi anggota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

EKSKLUSIF, Cerita  Mahasiswa Italia: Suasana Seperti Perang Dunia (Part 1)

EKSKLUSIF, Cerita Mahasiswa Italia: Suasana Seperti Perang Dunia (Part 1)

Video | Senin, 06 April 2020 | 20:05 WIB

Lockdown, Pengantin Ditangkap Polisi saat Pesta Pernikahan

Lockdown, Pengantin Ditangkap Polisi saat Pesta Pernikahan

News | Senin, 06 April 2020 | 20:16 WIB

Kasus Pertama, Harimau di Kebun Binatang New York Positif Covid-19

Kasus Pertama, Harimau di Kebun Binatang New York Positif Covid-19

Health | Senin, 06 April 2020 | 15:00 WIB

Terinfeksi Covid-19, Harimau dan Singa Juga Jatuh Sakit

Terinfeksi Covid-19, Harimau dan Singa Juga Jatuh Sakit

Tekno | Senin, 06 April 2020 | 14:44 WIB

'Tak Mudah untuk Hidup Kembali', Kisah Warga Wuhan Usai Bebas dari Lockdown

'Tak Mudah untuk Hidup Kembali', Kisah Warga Wuhan Usai Bebas dari Lockdown

News | Minggu, 05 April 2020 | 16:04 WIB

Transportasi Ditutup, Pulau Bawean Lockdown!

Transportasi Ditutup, Pulau Bawean Lockdown!

Jatim | Sabtu, 04 April 2020 | 19:48 WIB

Terkini

Hidup Lebih Lama Tak Cukup, Ini Cara Menjalani Hari agar Tetap Sehat dan Bermakna

Hidup Lebih Lama Tak Cukup, Ini Cara Menjalani Hari agar Tetap Sehat dan Bermakna

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 21:49 WIB

172 Ribu PPPK Guru Paruh Waktu Bakal Tes, Lulus Bisa Jadi Pegawai Penuh Waktu

172 Ribu PPPK Guru Paruh Waktu Bakal Tes, Lulus Bisa Jadi Pegawai Penuh Waktu

News | Kamis, 17 September 2026 | 21:48 WIB

DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026

DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026

Bogor | Kamis, 17 September 2026 | 21:35 WIB

Haji Isam Ambil Alih 30 Persen Saham Bayan Resources

Haji Isam Ambil Alih 30 Persen Saham Bayan Resources

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 21:34 WIB

9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1

9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1

Bali | Kamis, 17 September 2026 | 21:31 WIB

DSI Harus Jadi  Integrated Data Center dan Pengawas, Kesuksesan Diukur dari Perbaikan Tata Kelola

DSI Harus Jadi Integrated Data Center dan Pengawas, Kesuksesan Diukur dari Perbaikan Tata Kelola

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 21:28 WIB

Tak Harus Jago Teknologi, Ini 5 Cara AI Bisa Bantu UMKM Kembangkan Bisnis

Tak Harus Jago Teknologi, Ini 5 Cara AI Bisa Bantu UMKM Kembangkan Bisnis

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 21:24 WIB

Raksasa Alat Berat China Bangun Pusat Layanan Purnajual di Balikpapan

Raksasa Alat Berat China Bangun Pusat Layanan Purnajual di Balikpapan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 21:18 WIB

Hangat di Rel LRT Jakarta, Dingin di Peta Politik 2029: Mengapa Duet Prabowo-Pramono Sulit Terwujud?

Hangat di Rel LRT Jakarta, Dingin di Peta Politik 2029: Mengapa Duet Prabowo-Pramono Sulit Terwujud?

News | Kamis, 17 September 2026 | 21:11 WIB

Bahlil Ungkap Hasil Rapat DEN dengan Prabowo di Istana

Bahlil Ungkap Hasil Rapat DEN dengan Prabowo di Istana

Video | Kamis, 17 September 2026 | 21:10 WIB

×