Sterilkan Ka'bah dari Covid-19, Arab Saudi Gunakan Teknologi Ozon

Rabu, 29 April 2020 | 13:00 WIB
Sterilkan Ka'bah dari Covid-19, Arab Saudi Gunakan Teknologi Ozon
Suasana kosong dari para jemaah di area sekitar Ka'bah di dalam Masjidil Haram, Arab Saudi, Kamis (5/3). [AFP/ABDEL GHANI ]

Suara.com - Pemerintah Arab Saudi menggunakan teknologi ozon untuk mensterilkan Ka'bah di Masjidil Haram, Mekah, agar terhindar dari virus corona.

Dalam foto yang diunggah Saudi Press Agency di @SPAregions, Presiden Umum Urusan Masjid Agung dan Masjid Nabi di Mekah dan Medina, Arab Saudi, Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais ikut serta dalam sterilisasi Ka'bah. Dalam foto tersebut, ia tampak menggunakan teknologi baru untuk membersihkan kiblat muslim di seluruh dunia.

"Presiden Umum Dua Masjid Suci meluncurkan teknologi sterilisasi baru (Ozon Tech)," tulis kantor berita SPA dalam Twitternya, sebagaimana dikutip laman The Telegraph, Rabu (29/4/2020).

Rupanya, ozon tech atau teknologi ozon yang digunakan untuk membersihkan Ka'bah bukan metode baru dalam sterilisasi karena sering digunakan dalam panduan disinfeksi dan sterilisasi fasilitas kesehatan.

Biasanya, partikel ozon digunakan teknologi disinfeksi air minum. Ozon sendiri berasal dari oksigen yang ditambah energi tertentu sehingga molekulnya terpisah. Molekul tersebut kemudian menempel pada atom yang masih berpasangan sehingga membentuk O3.

Hasilnya, ozon adalah oksigen dengan molekul O tambahan yang tidak terikat dengan kuat. Tambahan oksigen ini menempel dan menimbulkan reaksi oksidasi pada molekul lain. Reaksi inilah yang kemudian membunuh berbagai jenis mikroorganisme yang membahayakan kesehatan. Namun ozon atau trioksigen untuk sterilisasi ini bersifat sangat tidak stabil.

Sterilisasi dengan ozon sendiri sudah diakui dan disertifikasi oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada Agustus 2003 untuk membersihkan peralatan medis yang digunakan ulang.

Penggunaan ozon terbukti efektif untuk membersihkan aneka peralatan medis, mulai dari stainless steel, titanium, anodized aluminum, keramik, kaca, silica, PVC, Teflon, silikon, polypropylene, polyethylene, dan acrylic.

Sementara itu, Profesor Zhou Muzhi dari Cloud River Urban Research Institute merekomendasikan teknologi ozon untuk pencegahan Covid-19.

Baca Juga: Ilmuwan Ungkap Lokasi Paling Berbahaya Sepanjang Sejarah Bumi

Petugas membersihkan Ka'bah di dalam Masjidil Haram, Arab Saudi, Kamis (5/3).  [AFP/ABDEL GHANI ]
Petugas membersihkan Ka'bah di dalam Masjidil Haram, Arab Saudi, Kamis (5/3). [AFP/ABDEL GHANI ]

Menurut Muzhi, ada tiga alasan yang menyebabkan ozon baik digunakan dalam usaha sterilisasi. Pertama, molekul ozon bisa menjangkau seluruh wilayah tanpa kecuali.

Ozon yang diproduksi ozone generators atau electrostatic air purifiers mampu membersihkan hingga area yang tersembunyi. Kelebihan inilah yang tidak dimiliki sinar ultraviolet karena pergerakannya terbatas, sehingga menyisakan tempat yang belum disterilisasi.

Kedua, ozon tidak menyisakan zat beracun yang berbahaya bagi lingkungan sekitar, berbeda dengan cairan pembersih kimia dengan efek samping yang berpotensi membahayakan manusia. Dampak negatif tersebut tak hanya ditimbulkan cairan pembersih, tapi juga residu yang dihasilkan dari reaksi kimia.

Ketiga, teknologi ozon untuk sterilisasi juga cukup ramah dan nyaman bagi masyarakat umum atau pekerja medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI