Begini Cara Unik Angkatan Udara AS Ukur Kekuatan Sistemnya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 20 Mei 2020 | 10:00 WIB
Begini Cara Unik Angkatan Udara AS Ukur Kekuatan Sistemnya
Ilustrasi Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF). [Shutterstock]

Suara.com - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS), membuka kompetisi keamanan siber untuk membantu militer mengidentifikasi kelemahan dalam sistemnya sebelum dikerahkan.

Sebanyak lebih dari 900 peretas telah mendaftar untuk kompetisi tersebut, di mana para peserta ditantang untuk menemukan bug keamanan dalam satelit militer dan sistem darat.

Will Roper, Asisten Sekretaris Angkatan Udara untuk Akuisisi, Teknologi, dan Logistik, mengatakan Departemen Pertahanan menjadi pendukung utama acara "Hack-A-Sat" karena membantu pihaknya mengidenfikasi kekurangan dalam sistem dan juga merupakan ajang untuk merekrut bakat.

Tantangan satelit adalah bagian dari konvensi peretas besar yang dikenal sebagai DEF CON. Pada babak pertama, peretas dan peneliti akan diizinkan meteras komponen elektronik dari "flat-sat" di tanah.

Roper mengatakan Angkatan Udara dan Angkatan Luar Angkasa AS akan menciptakan "desa aerospace" virtual untuk DEF CON. Ia menambahkan tantangan peretasan satelit adalah salah satu cara bagi Departemen Pertahanan untuk menyebarkan berita tentang perlunya keamanan dunia maya dalam sistem ruang angkasa.

"Ketika ruang angkasa tumbuh, kami berharap akan ada lebih banyak kesadaran tentang keamanan siber, terutama di pangkalan industri komersial yang ingin bekerja dengan organisasi pertahanan dan intelijen," ucap Roper, seperti dikutip dari Space News, Rabu (20/5/2020).

Ilustrasi hackers. [Shutterstock]
Ilustrasi hackers. [Shutterstock]

Peserta yang berhasil mencapai final akan mencoba meretas satelit kecil di orbit dengan menurunkan "flags" yang ditanam atau kode perangkat lunak. Tiga tim teratas yang mengklaim "flags" terbanyak akan memenangkan hadiah uang hingga 50.000 dolar AS.

Konvensi ini biasanya diadakan di Las Vegas, tetapi tahun ini akan dilakukan secara virtual karena pandemi virus Corona. Acara kualifikasi online dijadwalkan pada 22-24 Mei dan acara final pada 7-9 Agustus.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laboratorium Covid-19 Inggris dan AS Diserang Hacker

Laboratorium Covid-19 Inggris dan AS Diserang Hacker

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 13:33 WIB

WhatsApp: NSO Group Perusahaan Israel Terlibat Peretasan Akun Pengguna

WhatsApp: NSO Group Perusahaan Israel Terlibat Peretasan Akun Pengguna

News | Senin, 04 Mei 2020 | 13:07 WIB

Targetkan Universitas di Inggris, Iran dan Rusia Curi Data Vaksin Covid-19

Targetkan Universitas di Inggris, Iran dan Rusia Curi Data Vaksin Covid-19

Tekno | Senin, 04 Mei 2020 | 12:30 WIB

Email di iOS Rentan Diretas, Benarkah?

Email di iOS Rentan Diretas, Benarkah?

Tekno | Kamis, 30 April 2020 | 14:30 WIB

Gawat! Data Uji Vaksin Covid-19 Tersebar secara Online

Gawat! Data Uji Vaksin Covid-19 Tersebar secara Online

Tekno | Senin, 27 April 2020 | 09:30 WIB

Waduh! Nintendo Akui 160.000 Akun Diakses Peretas

Waduh! Nintendo Akui 160.000 Akun Diakses Peretas

Tekno | Minggu, 26 April 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:50 WIB

×