Penemuan Ini Ungkap Alasan Kegemukan Lebih Rentan Terkena Covid-19

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Rabu, 27 Mei 2020 | 11:00 WIB
Penemuan Ini Ungkap Alasan Kegemukan Lebih Rentan Terkena Covid-19
Ilustrasi berat badan. (Shutterstock)

Suara.com - Dari waktu ke waktu, kebenaran seputar fakta Covid-19 terus bermunculan. Paling anyar, para ilmuwan menemukan alasan seseorang kelebihan berat badan lebih rentan terkena virus corona (Covid-19).

Bagi kebanyakan orang sehat dan bugar, risiko terkena penyakit menular ini sangat kecil. Tapi bagi yang lain, kemungkinan meninggal dunia setelah terinfeksi sangat menakutkan.

Sementara itu, hanya ada dua kasus kematian di antara anak-anak berusia di bawah 15 tahun di Inggris, dan lebih dari 30.000 orang di atas usia 60 tahun meninggal dunia akibat Covid-19.

Namun tidak hanya itu, kini para ilmuwan juga mengetahui bahwa orang yang kelebihan berat badan, terkait dengan diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung, secara substansial meningkatkan risiko kematian akibat infeksi virus ini.

Di sisi lain, angka kematian akibat Covid-19 pada pria lebih banyak daripada wanita dengan rasio dua banding satu. Alasannya pun terungkap.

Sebagaimana dikutip dari Daily Mail, Rabu (27/5/2020), hal ini disebabkan banyaknya reseptor ACE2 pada Covid-19 yang menginfeksi sel-sel manusia. Semakin banyak reseptor yang miliki, semakin banyak pula pintu masuk bagi virus.

Reseptor ACE2 ditemukan menjadi titik masuk utama untuk virus Sindrom Pernafasan Akut (Sars) yang berpotensi mematikan, dan Covid-19 adalah versi terbaru dari virus ini.

Reseptor ditemukan pada sel-sel di lapisan hidung, paru-paru, pankreas, ginjal dan usus, dan di lapisan pembuluh darah, otot jantung, dan beredar di sel-sel dalam darah.

Dalam kondisi normal, reseptor ACE2 berfungsi mengontrol tekanan darah. Jika tekanan darah tinggi, reseptor menyebabkan pembuluh darah melebar.

baca juga

Selanjutnya, ia bekerja berdampingan dengan senyawa pengatur tekanan darah lain yang disebut ACE (bukan reseptor tetapi enzim) yang menyebabkan pembuluh darah mengerut.

Bersama-sama dan secara simultan, ACE2 dan ACE menjaga tingkat tekanan darah tetap teratur. Sistem inilah yang digunakan inhibitor ACE (obat hipertensi dan gagal jantung di Inggris) dirancang untuk menargetkan, memblokir enzim, dan mencegah peningkatan tekanan darah.

Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Sialnya, Covid-19 memiliki karakter untuk mengikat diri pada reseptor ACE2 layaknya kunci yang membuka pintu, kemudian masuk ke dalam sel dan menghancurkan sistem kontrol darah tersebut. Akibatnya, imunitas tubuh menurun, sehingga virus dengan cepat menyebar ke seluruh tubuh.

Dalam investigasi yang diterbitkan The Journal of American Medical Association, para dokter di Rumah Sakit Mount Sinai di New York, menunjukkan bahwa anak-anak berusia empat tahun memiliki lebih sedikit reseptor ACE2 dalam hidung mereka daripada orang dewasa yang lebih tua.

Selain itu, orang gemuk dengan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung memiliki jumlah reseptor ini ketika tubuh mereka berjuang untuk mengatasi sistem kekebalan tubuh yang tidak berfungsi akibat infeksi Covid-19.

Temuan ini diperkuat oleh studi internasional lainnya yang diterbitkan European Heart Journal. Penelitian tersebut memantau tingkat reseptor ACE2 pada 1.485 lelaki dan 537 perempuan yang gagal jantung, penyebab utama tekanan darah tinggi. Pada lelaki, reseptor ACE2 beredar dalam volume yang lebih tinggi dalam sel yang ditemukan dalam darah mereka dan ada di testis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-Gara Lockdown, Dua Pertiga Warga Inggris Mengalami Obesitas

Gara-Gara Lockdown, Dua Pertiga Warga Inggris Mengalami Obesitas

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 14:44 WIB

Ilmuwan Duga Mink Dapat Tularkan Virus Corona ke Manusia

Ilmuwan Duga Mink Dapat Tularkan Virus Corona ke Manusia

Tekno | Selasa, 26 Mei 2020 | 09:43 WIB

Kabar Baik, Pasien Virus Corona Berhenti Jadi Infeksius setelah 11 Hari

Kabar Baik, Pasien Virus Corona Berhenti Jadi Infeksius setelah 11 Hari

Tekno | Selasa, 26 Mei 2020 | 07:30 WIB

Melemah Secara Misterius, Apa yang Terjadi dengan Medan Magnet Bumi?

Melemah Secara Misterius, Apa yang Terjadi dengan Medan Magnet Bumi?

Tekno | Senin, 25 Mei 2020 | 06:00 WIB

Alhamdulillah, Obat Virus Corona Pertama Diklaim Tersedia Bulan Depan

Alhamdulillah, Obat Virus Corona Pertama Diklaim Tersedia Bulan Depan

Tekno | Sabtu, 23 Mei 2020 | 07:00 WIB

Bangun Sistem Kekebalan Tubuh, Ilmuwan Suntikkan Covid-19 ke Monyet

Bangun Sistem Kekebalan Tubuh, Ilmuwan Suntikkan Covid-19 ke Monyet

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×