Ilmuwan: Pasien Sembuh Corona Bisa Alami Sesak Napas dan Mudah Kelelahan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 02 Juni 2020 | 14:33 WIB
Ilmuwan: Pasien Sembuh Corona Bisa Alami Sesak Napas dan Mudah Kelelahan
Ilustrasi sesak napas. [Shutterstock]

Suara.com - Pasien virus Corona (Covid-19) bisa menderita kehabisan napas selama berbulan-bulan bahkan setelah sembuh dari penyakit ini.

Menurut SAGE, panel ahli yang memberi nasihat Nomor 10 dalam keadaan darurat, juga memperingatkan bahwa pasien Covid-19 yang sembuh juga dapat mengalami kelelahan selama berminggu-minggu.

Kekhawatiran tentang efek jangka panjang dari penyakit tersebut dibahas dalam pertemuan SAGE yang berlangsung pada 7 Mei. Hal ini juga menimbulkan kekhawatiran yang dirasakan Boris Johnson, Perdana Menteri Inggris, setelah ia keluar dari perawatan intensif karena terinfeksi virus Corona.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Masyarakat Inggris yang terpapar virus tersebut juga telah mengungkapkan bahwa mereka merasa kehabisan energi dan kelelahan saat berjalan menaiki tangga.

Para ilmuwan saat ini tidak tahu berapa lama pasien yang terinfeksi virus Covid-19 dapat pulih sepenuhnya. Semakin serius penyakit seseorang, maka semakin lama waktu pulih yang dibutuhkan. Fisioterapis juga memperingatkan pasien dapat kehilangan mobilitas.

Para ahli berpikir kemungkinan pasien yang terpapar akan menjadi kebal terhadap virus setidaknya dalam jangka pendek, tetapi mereka tetap tidak yakin. SAGE menyerukan penelitian untuk menyelidiki efek jangka panjang dari penyakit, yang oleh beberapa ahli disebut sebagai "kecacatan pasca-Covid-19" dan disamakan dengan polio.

Ilustrasi kelelahan. [Shutterstock]
Ilustrasi kelelahan. [Shutterstock]

Dilansir dari Dailymail, Selasa (2/6/2020), dokter mengatakan tidak ada kepastian berapa lama pasien benar-benar pulih dari Covid-19, namun bukti anekdotal menunjukkan bahwa itu bisa memakan waktu berbulan-bulan.

Salah satu penasihat ilmiah untuk Pemerintah juga mengatakan kepada The Telegraph bahwa sebagian besar pasien Covid-19 yang sembuh tidak dapat kembali ke kehidupan normal.

Simon Stevens, Kepala Eksekutif Layanan Kesehatan Nasional (NHS), pekan lalu memperingatkan bahwa Inggris membutuhkan kebutuhan baru yang substansial untuk rehabilitasi dan aftercare.

baca juga

Ia mengungkapkan bahwa beberapa paisen memerlukan perawatan psikologis untuk "sindrom perawatan pasca-intensif". Komentarnya ini diungkapkan ketika NHS meluncurkan rumah sakit pertamanya untuk membantu pasien pulih dari efek jangka panjang penyakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan di Negara Ini Gunakan Feses Manusia untuk Deteksi Covid-19

Ilmuwan di Negara Ini Gunakan Feses Manusia untuk Deteksi Covid-19

Tekno | Selasa, 02 Juni 2020 | 12:15 WIB

Punya Gigi Minim, Ilmuwan Identifikasi Spesimen Dinosaurus Baru

Punya Gigi Minim, Ilmuwan Identifikasi Spesimen Dinosaurus Baru

Tekno | Senin, 01 Juni 2020 | 19:03 WIB

Ilmuwan Ungkap Umur Lempeng Tektonik Bumi

Ilmuwan Ungkap Umur Lempeng Tektonik Bumi

Tekno | Senin, 01 Juni 2020 | 09:48 WIB

Gagang Pintu Harus Dilapisi Tembaga untuk Cegah Covid-19, Ini Alasannya

Gagang Pintu Harus Dilapisi Tembaga untuk Cegah Covid-19, Ini Alasannya

Tekno | Senin, 01 Juni 2020 | 06:33 WIB

Penemuan Ini Ungkap Alasan Kegemukan Lebih Rentan Terkena Covid-19

Penemuan Ini Ungkap Alasan Kegemukan Lebih Rentan Terkena Covid-19

Tekno | Rabu, 27 Mei 2020 | 11:00 WIB

Kabar Baik, Pasien Virus Corona Berhenti Jadi Infeksius setelah 11 Hari

Kabar Baik, Pasien Virus Corona Berhenti Jadi Infeksius setelah 11 Hari

Tekno | Selasa, 26 Mei 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat

Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:14 WIB

Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau

Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:45 WIB

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:11 WIB

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:05 WIB

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:41 WIB

Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi

Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:18 WIB

Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?

Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:06 WIB

6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag

6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:42 WIB

Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar

Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:27 WIB

8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih

8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:11 WIB

×