Begini Cara Membuat Aplikasi

Senin, 29 Juni 2020 | 15:25 WIB
Begini Cara Membuat Aplikasi
Ilustrasi aplikasi-aplikasi dalam ponsel pintar (Shutterstock).

Suara.com - Pengguna smartphone dan tablet mungkin pernah bertanya-tanya bagaimana aplikasi di Play Store atau App Store dibuat. Menurut Learn App Making, Senin (29/6/2020), pengguna dapat mempelajari bagaimana membuat aplikasi.

Ada sembilan cara membuat aplikasi yang bisa pengguna ikuti langkah demi langkah. Berikut ini sembilan cara membuat aplikasi:

1. Sketsa ide aplikasi

Setiap aplikasi dimulai dengan sebuah ide. Buat sketsa ide aplikasi pengguna untuk menentukan cara kerja aplikasi dan fitur-fiturnya, sebelum pengguna mulai mengembangkan aplikasi.

Pengguna dapat memisahkan fitur aplikasi menjadi dua kelompok, yaitu fitur yang tidak bisa dilakukan aplikasi dan fitur hebat tetapi tidak penting.

Saat pengguna membuat aplikasi, pengguna ingin aplikasinya ringan dan berarti. Itu disebut Minimum Viable Product (MVP) dan itu adalah versi pertama dan paling sederhana dari aplikasi pengguna. Saat pengguna fokus pada hal yang paling penting, pengguna mempercepat proses pengembangan aplikasi dan membuat aplikasi pengguna lebih tangguh.

Ada beberapa pertanyaan yang bisa pengguna ajukan pada diri sendiri, seperti fitur apa yang bisa pengguna tinggalkan, fitur mana yang merupakan titik penjualan unik, atau apakah ada fitur yang membuat aplikasi lambat.

2. Lakukan riset pasar

Riset pasar sering dilewati oleh pengembang aplikasi, meskipun itu merupakan bagian penting dari pembuatan aplikasi. Sebelum membuat aplikasi, pengguna harus mengetahui apakah ide aplikasi pengguna layak.

Baca Juga: Waspada, 38 Aplikasi Kamera Cantik di Ponsel Android Berbahaya

Ilustrasi riset pasar. [Shutterstock]
Ilustrasi riset pasar. [Shutterstock]

Pengguna dapat mengajukan beberapa pertanyaan ke diri sendiri, seperti apa saja aplikasi dan pesaing alternatif di pasar, apa yang diinginkan pelanggan potensial, apa kebutuhan dan keinginan pelanggan, berapa biaya yang harus dibayar untuk aplikasi, atau apa model bisnis yang bagus.

Melakukan riset pasar sebelum pengguna membuat aplikasi dapat menyelamatkan pengguna dari melakukan banyak kesalahan sejak dini. Pengguna memvalidasi asumsi dan menilai kebutuhan pelanggan potensial.

Ada dua jenis riset pasar yang sangat membantu, yaitu mencari tahu kesalahan apa yang dilakukan pesaing dan mencari tahu apakah orang mencari aplikasi seperti milik pengguna.

Pengguna dapat memperkirakan permintaan aplikasi tanpa membuatnya terlebih dahulu. Pengguna dapat menggunakan Google Trends dan Keyword Planner untuk mengukur permintaan aplikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI