Kontroversi Video Anji Soal COVID-19, Perlukah Kode Etik Bagi Influencer?

BBC

BBC

Selasa, 04 Agustus 2020 | 10:15 WIB
Kontroversi Video Anji Soal COVID-19, Perlukah Kode Etik Bagi Influencer?
[BBC].

Ketua IDI, Dokter Daeng Faqih, juga mengatakan, asosiasi dokter di Lampung tidak mengenal nama Hadi Pranoto.

"Sehingga apa yang disampaikan, pertama, tidak mewakili seorang dokter, kedua, tidak sesuai dengan fakta data ilmiah yang bisa menguatkan," ujarnya.

Mengikis kepercayaan

Video yang - sebelum dihapus - telah ditonton 450.000 kali dan mendapat 9.000 likes itu mendukung pesan Anji, dan sejumlah selebritas lainnya, bahwa virus corona tidaklah separah yang diberitakan.

Dr. Daeng mengatakan video tersebut dikhawatirkan mengikis kepercayaan masyarakat pada informasi resmi dari pemerintah.

"Jangankan yang disampaikan oleh influencer, oleh masyarakat biasa saja, menyampaikan informasi yang tidak valid sumbernya kemudian tidak benar faktanya itu kan kami khawatirkan berpengaruh pada masyarakat. Apalagi yang menyampaikan influencer," ujarnya kepada BBC News Indonesia.

Sementara itu, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) mendeteksi 12 klaim yang meragukan, sesat, berpotensi membahayakan publik dalam video tersebut, di antaranya klaim bahwa masker tidak bisa mencegah penularan Covid-19, vaksin Covid-19 tidak akan bisa dibuat, dan kalaupun berhasil dibuat akan merusak organ penggunanya.

Menurut ketua Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, banyak warganet merespons positif video Anji dikarenakan masih cukup banyak masyarakat Indonesia yang percaya pada pengobatan alternatif.

Selain itu, sang "profesor" dalam video tersebut memanfaat ketidaktahuan masyarakat akan solusi yang dibutuhkan untuk selamat dari pandemi ini.

baca juga

"Dia memanfaatkan ruang kosong itu. Faktanya, para ilmuwan kan memang sedang mencari [vaksin dan obat untuk Covid-19]," Septiaji menjelaskan.

Ia berpendapat, pemerintah butuh lebih intens lagi mendengar apa yang sedang dibicarakan oleh masyarakat. Pasalnya, video Anji hanyalah satu dari banyak isu tentang Covid-19 yang beredar. Mafindo mencatat 544 isu, hoaks, atau teori konspirasi tentang Covid-19 sejak akhir Januari.

Hal itu telah dikaitkan dengan rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat pada protokol kesehatan, yang menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah.

Hingga hari Senin (04/08), jumlah kasus telah mencapai 113.134, dengan tambahan 1.679 kasus dalam dua-puluh empat jam terakhir.

Tanggung jawab influencer

Bagaimanapun, Ketua Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, mengatakan bahwa influencer harus bertanggung jawab atas informasi yang disampaikannya, mengingat mereka saat ini menjadi bagian dari agen penyampai informasi.

Menurutnya, saat ini banyak orang yang terjun jadi pemengaruh dengan membuat kanal-kanal di platform seperti YouTube, Instagram, dan Facebook tapi belum disertai pemahaman yang utuh tentang etika atau cara menggunakan pengaruhnya untuk mengedukasi masyarakat.

"Sederhananya, mereka butuh pemahaman tentang literasi digital yang baik," ujarnya.

Menurut Septiaji, sebagaimana jurnalis memiliki kode etik, maka harus ada juga semacam kode etik untuk influencer.

"Meskipun belum ada regulasinya, saat ini saya rasa mereka butuh untuk paling tidak memahami bahwa ketika mereka menyampaikan suatu konten, maka mereka harus punya pertanggungjawaban, mereka mau memperbaiki kalau ada kesalahan, tidak hanya sekadar menghapus tapi mereka juga mau menjelaskan kesalahan," ia menjelaskan.

Solusi lainnya, kata Septiaji, pemerintah membuka komunikasi dua arah, yaitu mendengarkan segala keluh-kesah masyarakat tentang Covid-19 dan meresponnya. Hal ini bisa dilakukan melalui media sosial.

Dan yang tak kalah penting, melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama.

"Otoritas tidak bisa bekerja sendiri. Mereka butuh merangkul tokoh agama, tokoh masyarakat, sehingga pesan yang ingin disampaikan dari otoritas itu bisa efektif sampai ke masyarakat sekaligus para tokoh itu juga menjadi penyambung lidah masyarakat," ujarnya.

Dilaporkan ke polisi

Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Senin (03/08), menurut laporan sejumlah media.

Pihak pelapor, Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid, mengatakan konten YouTube Anji telah menyebabkan polemik di masyarakat. Ia menegaskan bahwa Anji harus membuktikan tentang opini publik yang berkembang di masyarakat tersebut.

"Kalau dia nggak bisa membuktikan, maka dianggap penyebar berita bohong," kata Muannas, seperti dikutip Kompas.com.

"Kami khawatir saja kalau nggak dilaporkan, ini dianggap bukan persoalan besar dan tidak ditindaklanjuti."

Sebelumnya, pada Senin sore, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan kepada BBC News Indonesia bahwa kepolisian mempersilakan pihak yang merasa dirugikan oleh video Anji untuk melapor.

"Tentunya Polri nanti yg akan melakukan penyelidikan utk menentukan kasus tersebut ada unsur pidana atau tidaknya," sebut Awi lewat pesan singkat.

Kepolisian telah menangani 103 kasus hoaks tentang virus corona di media sosial hingga bulan Mei. Para pelaku dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Siapakah Anji?

Erdian Aji Prihartanto, lebih dikenal dengan nama Anji, adalah penyanyi Indonesia. Ia menjajaki blantika musik Indonesia sebagai vokalis grup musik Drive, sebelum keluar pada 2011 dan merintis karier solo.

Belakangan, Anji dikenal sebagai influencer. Akunnya, Dunia Manji, memiliki 3,6 juta pengikut di YouTube dan 2,1 juta di Instagram.

Di masa pandemi ini, Anji beberapa kali mengatakan lewat media sosialnya bahwa ia tidak percaya bahwa Covid-19 separah yang diberitakan oleh media, mengatakan bahwa pemulihan ekonomi masyarakat - termasuk pekerja seni yang kehilangan pekerjaan - lebih penting.

Sikapnya ini senada dengan rocker/aktivis Jerinx.

Sikapnya itu telah menyebabkan kontroversi. Sebelumnya, Anji dikritik komunitas wartawan karena mempertanyakan foto jenazah suspek Covid-19 yang diambil pewarta foto Joshua Irwandi untuk majalah National Geographic.

Tapi ada juga warganet yang memberikan dukungan, beberapa mengungkapkan rasa frustasi akan dampak pandemi pada kehidupan mereka. "Media selalu menakut-nakuti... Manji meredam keadaan," kata Bonsky, 26 tahun, yang kehilangan pekerjaannya karena pandemi.

Anji termasuk dalam jajaran artis yang diundang Presiden Joko Widodo ke Istana bulan Juli lalu.

Mereka diminta Presiden Jokowi untuk membantu mensosialisasikan protokol Covid-19, menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Dany Amrul Ichdan.

Namun Dany mengatakan pendapat pribadi Anji tentang Covid-19 tidak terkait dengan kunjungannya ke Istana. "Kan sudah hak setiap orang untuk menyatakan pendapat," ujarnya.

Bagaimanapun, ia menegaskan bahwa semua informasi tentang Covid-19 yang bisa dipertanggungjawabkan hanya berasal dari pemerintah dan satuan tugas.

"Opini-opini silakan, tapi sebaiknya jangan menyampaikan opini yang masih menjadi wacana, apalagi yang berkaitan dengan temuan tapi belum diujikliniskan, belum ada riset ilmiahnya," kata Dany.

Ia juga menyarankan agar Anji melakukan klarifikasi ke publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sentuh Hati Jutaan Orang, Kreator Asal Aceh Zia Maulidin Raih 2,2 Miliar Likes Lewat Konten Healing

Sentuh Hati Jutaan Orang, Kreator Asal Aceh Zia Maulidin Raih 2,2 Miliar Likes Lewat Konten Healing

Entertainment | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Doddy Hanggodo Sebut Gempa NTT "Makanan Sehari-hari", Ini Daftar Kontroversi sang Menteri PU

Doddy Hanggodo Sebut Gempa NTT "Makanan Sehari-hari", Ini Daftar Kontroversi sang Menteri PU

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Gunil Keluar dari Xdinary Heroes, Agensi: Akan Lanjut dengan 5 Anggota

Gunil Keluar dari Xdinary Heroes, Agensi: Akan Lanjut dengan 5 Anggota

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Kena Skandal, Gun-il Resmi Keluar dari Xdinary Heroes dan JYP Entertainment

Kena Skandal, Gun-il Resmi Keluar dari Xdinary Heroes dan JYP Entertainment

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Drama SBS Baru Ha Young Rilis Pernyataan Susul Kontroversi Riwayat Keluarga

Drama SBS Baru Ha Young Rilis Pernyataan Susul Kontroversi Riwayat Keluarga

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Benny K. Harman Dikecam Usai Pernyataannya yang Dinilai Merendahkan Wartawan

Benny K. Harman Dikecam Usai Pernyataannya yang Dinilai Merendahkan Wartawan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Viral Tanpa Rencana, Aksi Dermawan Ni Kadek Indrayoni Tembus 6 Juta Penonton!

Viral Tanpa Rencana, Aksi Dermawan Ni Kadek Indrayoni Tembus 6 Juta Penonton!

Entertainment | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi

Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Agustus, Mensesneg Kasih Kabar dan Bicara soal Posisi Wamen Kosong

Isu Reshuffle Kabinet Agustus, Mensesneg Kasih Kabar dan Bicara soal Posisi Wamen Kosong

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:14 WIB

3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape

3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Terkini

Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu

Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.670.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.670.000/Gram

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Apa Boleh Menggoreng di Rice Cooker? Pahami Dulu Risikonya

Apa Boleh Menggoreng di Rice Cooker? Pahami Dulu Risikonya

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:35 WIB

IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham

IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:32 WIB

Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan

Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Status Bencana Tak Ditentukan karena Desakan Publik, Harus Ada Data Lapangan

Status Bencana Tak Ditentukan karena Desakan Publik, Harus Ada Data Lapangan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:20 WIB

Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat

Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat

Sulsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:04 WIB

6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru

6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:03 WIB

Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?

Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga

Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga

Riau | Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:54 WIB

×