WHO Sebut Semua Orang Terpapar Covid-19 Harus Diuji

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 31 Agustus 2020 | 14:00 WIB
WHO Sebut Semua Orang Terpapar Covid-19 Harus Diuji
Ilustrasi Tes Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa orang yang melakukan kontak dengan pasien positif virus Corona (Covid-19), harus melakukan tes. Terlepas apakah orang itu menunjukkan gejala atau tidak.

Hal ini bertentangan dengan pedoman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), yang secara tiba-tiba diubah pada pekan lalu.

Pedoman baru CDC mengatakan bahwa jika terpapar oleh seseorang yang terinfeksi tidak selalu perlu menjalani tes, apabila orang tersebut tidak berada dalam kelompok berisiko tinggi atau menunjukkan gejala apapun.

Saat ditanya pendapat tentang perubahan ini, pimpinan teknis Covid-19 WHO Maria Van Kerkhove, tidak menyebutkan situasi Amerika Serikat secara spesifik.

Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Namun, menurutnya badan kesehatan PBB merekomendasikan setiap melakukan kontak, jika memungkinkan, harus menjalani pengujian terlepas dari perkembangan gejalanya.

"Kami tahu bahwa orang yang memiliki gejala menularkan dan kami tahu bahwa orang yang tidak memiliki gejala juga dapat menularkan virus," kata Van Kerkhove, seperti dikutip Science Alert, Senin (31/8/2020).

WHO telah mengembangkan pedoman untuk negara-negara pada tahap yang berbeda dalam situasi wabah, menyerahan kepada para pemimpin untuk menyesuaikan strategi pengujian dengan kebutuhan dan kapasitas, tergantung pada intensitas penularan.

Sementara fokus utama pengujian adalah orang-orang yang mengalami gejala, Van Kerkhove mengatakan bahwa pengujian mungkin perlu diperluas untuk mencari individu yang berada di ujung spektrum lebih ringan atau mungkin yang memang asimtomatik.

"Yang penting tes dijadikan peluang untuk menemukan kasus-kasus aktif, sehingga bisa diisolasi dan juga bisa melakukan contact tracing. Ini sangat mendasar untuk memutus rantai transmisi," tambah Van Kerkhove.

baca juga

Perubahan pedoman kontroversial CDC dilakukan secara diam-diam di situs webnya di tengah laporan campur tangan politik dari Gedung Putih.

Presiden Donald Trump telah berulang kali mengatakan bahwa Amerika Serikat harus melakukan lebih sedikit pengujian dan menyalahkan pengujian massal, karena membuatnya tampak seolah Amerika Serikat melakukan sesuatu yang buruk terhadap pandemi.

Anthony Fauci, Direktur National Institute of Allergies and Infectious Diseases, menyuarakan keprihatinannya dan menyebut pedoman CDC yang baru akan memberi asumsi yang salah bahwa penyebaran tanpa gejala bukanlah perhatian besar.

Sebelumnya, situs CDC merekomendasikan agar semua kontak dekat orang yang terinfeksi Covid-19 harus dites.

"Karena potensi penularan tanpa gejala dan pra gejala, penting bahwa kontak individu dengan infeksi Covid-19 dengan cepat diidentifikasi dan diuji," tulis pedoman sebelumnya.

Ilustrasi CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serika). [ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP]
Ilustrasi CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serika). [ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP]

Sekarang, pedoman CDC mengatakan bahwa jika seseorang berada dalam jarak 1,8 meter dari orang yang positif Covid-19, setidaknya selama 15 menit tetapi tidak memiliki gejala apapun, orang tersebut tidak perlu dites. Kecuali individu yang rentan atau penyedia layanan kesehatan atau pejabat kesehatan masyarakat negara atau lokal merekomendasikan orang tersebut untuk melakukan tes.

Namun, pedoman baru CDC menuai kritikan dari berbagai kalangan, mulai dari ilmuwan hingga gubernur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Canggih, Peneliti Kembangkan Tes Covid-19 Pakai Sidik Jari

Canggih, Peneliti Kembangkan Tes Covid-19 Pakai Sidik Jari

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 17:35 WIB

OTG Disebut Tak Perlu Tes COVID-19, Pakar di Amerika Serikat Kebingungan

OTG Disebut Tak Perlu Tes COVID-19, Pakar di Amerika Serikat Kebingungan

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 20:10 WIB

CDC Rekomendasikan OTG Tak Perlu Tes Covid-19, Ahli Kesehatan Tak Setuju

CDC Rekomendasikan OTG Tak Perlu Tes Covid-19, Ahli Kesehatan Tak Setuju

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 05:30 WIB

Mengenal Program COVAX, Fasilitas Evaluasi Vaksin Covid-19 Milik WHO

Mengenal Program COVAX, Fasilitas Evaluasi Vaksin Covid-19 Milik WHO

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 16:08 WIB

WHO Ragu Terapi Plasma Darah Ampuh Obati Covid-19, Kenapa?

WHO Ragu Terapi Plasma Darah Ampuh Obati Covid-19, Kenapa?

Health | Senin, 24 Agustus 2020 | 20:07 WIB

WHO: Anak Usia 12 Tahun ke Atas Wajib Memakai Masker

WHO: Anak Usia 12 Tahun ke Atas Wajib Memakai Masker

News | Minggu, 23 Agustus 2020 | 15:44 WIB

Terkini

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

News | Senin, 28 September 2026 | 19:12 WIB

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:11 WIB

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Riau | Senin, 28 September 2026 | 19:10 WIB

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:06 WIB

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:05 WIB

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

News | Senin, 28 September 2026 | 19:03 WIB

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

News | Senin, 28 September 2026 | 18:57 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Bola | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Bri | Senin, 28 September 2026 | 18:53 WIB

×