Teori Lelang di balik Nobel Ekonomi 2020, Manfaatnya untuk Indonesia

Liberty Jemadu

Minggu, 01 November 2020 | 08:05 WIB
Teori Lelang di balik Nobel Ekonomi 2020, Manfaatnya untuk Indonesia
Ilustrasi lelang. (Pixabay/TP Heinz)

Suara.com - Paul Robert Milgrom dan Robert Butler Wilson adalah ekonom asal Amerika Serikat yang baru saja memenangkan penghargaan Nobel Ilmu Ekonomi tahun ini untuk pengembangan teori lelang (auction theory) dan pengembangan bentuk lelang yang inovatif.

Kedua ekonom ini membuat format lelang yang baru yang mempermudah penjualan barang yang tidak memiliki bentuk fisik, contohnya frekuensi radio.

Metode lelang yang bisa menguntungkan baik penjual dan pembeli adalah sebuah inovasi yang bisa diterapkan di Indonesia.

Format baru lelang

Lelang merupakan proses jual beli barang atau jasa yang kemudian dijual pada penawar dengan harga tertinggi. Di Indonesia lelang banyak dilakukan mulai dari untuk menjual mobil bekas, barang sitaan negara, sampai ke penjualan frekuensi untuk telepon selular.

Paul dan Robert mendesain lelang yang dinamakan lelang multi babak secara serentak atau Simultaneous Multiple Round Auction (SMRA) untuk membantu penjualan benda yang tidak memiliki bentuk fisik, contohnya frekuensi siaran atau internet.

Metode lelang ini pertama kali diterapkan keduanya bersama dengan seorang ekonom lain dari Amerika Serikat, Preston McAfee, dalam mendesain sebuah lelang untuk Federal Communication Commission (FCC) atau komisi penyiaran Amerika Serikat dalam menjual frekuensi untuk koneksi internet berkecepatan tinggi pada perusahaan telekomunikasi pada tahun 1994.

Bentuk lelang SMRA pada tahun itu berhasil menghasilkan pendapatan US$617 juta atau setara dengan Rp 9 triliun dengan kurs saat ini bagi pemerintah Amerika Serikat, yang sebelumnya hampir tidak mendapatkan apa-apa dari pembagian hak penggunaan frekuensi.

Metode lelang ini juga menghindari ‘kutukan pemenang’, sebuah istilah untuk mereka yang berhasil mendapatkan sebuah barang dalam lelang, tetapi pada akhirnya ternyata membayar dengan harga yang jauh lebih mahal.

baca juga

Lelang yang didesain Paul dan Robert menawarkan semua barang atau jasa secara bersamaan dan pembeli bisa menawar berbagai bagian sekaligus. Lelang ini dimulai dengan harga terendah untuk menghindari kutukan pemenang dan lelang berakhir ketika tidak ada penawaran baru dalam sebuah babak.

Informasi yang cukup tentang barang yang dilelang dan jumlah penawaran yang ada juga diberikan kepada peserta lelang agar dapat mendapatkan gambaran harga yang sesuai.

Dengan demikian, pemenang lelang mendapatkan harga yang pantas bagi sesuatu yang dibelinya. Paul dan Robert setelahnya juga menjadi konsultan bagi pemerintah dan swasta untuk proses lelang, dan melalui bentuk lelangnya telah berhasil membuat perusahaan penyiaraan Time Warner dan Comcast menghemat lebih dari US$1 miliar atau setara dengan Rp 14 triliun dengan kurs saat ini dalam mendapatkan hak penggunaan frekuensi pada tahun 2006.

Dengan metode lelang ini, penjual dan pembeli sama-sama diuntungkan.

Dalam kasus di Amerika Serikat, negara mendapatkan pendapatan yang lumayan, namun pemenang lelang mendapatkan sesuatu dengan harga yang tidak terlalu mahal sehingga bisa menawarkan sesuatu yang lebih terjangkau kepada pelanggannya dan juga memudahkan perusahaan untuk mengelola usahanya.

Manfaat untuk Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Ulasan Film Marrowbone: Sebuah Otopsi Psikologis Tentang Kehilangan dan Duka

Ulasan Film Marrowbone: Sebuah Otopsi Psikologis Tentang Kehilangan dan Duka

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:00 WIB

4 Orang Tewas di Penembakan Siswa di Sekolah Katolik Filipina, 9 Orang Luka

4 Orang Tewas di Penembakan Siswa di Sekolah Katolik Filipina, 9 Orang Luka

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:59 WIB

Beli Paket Data Dapat Cashback Rp17 Ribu di BRImo, Ini Cara Klaimnya

Beli Paket Data Dapat Cashback Rp17 Ribu di BRImo, Ini Cara Klaimnya

Bri | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:56 WIB

IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat

IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:51 WIB

78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan

78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:50 WIB

7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung

7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:45 WIB

11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya

11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:43 WIB

Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat

Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya

Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:36 WIB

BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global

BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:36 WIB

×