Waduh! Qualcommm Tidak Lagi Merajai Penyedia Chipset Smartphone

Dythia Novianty

Senin, 28 Desember 2020 | 06:15 WIB
Waduh! Qualcommm Tidak Lagi Merajai Penyedia Chipset Smartphone
Ilustrasi Chipset Qualcomm. (Shutterstock)

Suara.com - Menurut Counterpoint Research, telah terjadi perubahan dalam industri smartphone. Qualcommm tidak lagi merajai penyedia chipset smartphone.

Selama kuartal ketiga tahun ini yang mencakup Juli hingga September, MediaTek mengambil alih Qualcomm untuk menjadi penyedia chipset teratas pangsa pasar industri smartphone 31 persen.

Counterpoint mengaitkan kesuksesan MediaTek dengan penjualan ponsel yang kuat dalam kisaran harga 100 hingga 250 dolar AS, di tengah pertumbuhan yang kuat di dua pasar ponsel pintar teratas di dunia, yakni China (# 1) dan India (# 2).

Sebagai negara berkembang, konsumen India lebih memilih merek-merek kelas atas yang banyak di antaranya menggunakan chip MediaTek, daripada silikon Snapdragon yang lebih mahal dari Qualcomm.

Pangsa pasar chipset smartphone. [Phonearena]
Pangsa pasar chipset smartphone. [Phonearena]

Ini bukan untuk mengatakan bahwa Qualcomm tidak dapat menemukan titik yang tepat untuk pertumbuhan di Q3. Dengan 39 persen pasar, pembuat chip adalah penyedia chipset 5G terkemuka untuk ponsel dan ini adalah pasar yang berlipat ganda selama kuartal ketiga.

Counterpoint mengatakan bahwa 17 persen dari semua ponsel yang terjual selama kuartal ketiga mendukung 5G. Angka tersebut diharapkan meningkat menjadi 33 persen untuk kuartal saat ini yang dimulai pada Oktober dan berakhir pada akhir tahun.

Dengan pertumbuhan yang kuat dalam pengiriman 5G untuk kuartal keempat, Qualcomm memiliki peluang mengambil kembali mahkota yang diambil oleh MediaTek darinya.

Pangsa 31 persen terbesar MediaTek dari pasar chipset smartphone adalah keuntungan 19 persen dari 25 persen saham yang dimiliki perusahaan yang berbasis di Taiwan tahun lalu.

Selama periode waktu yang sama, bagian Qualcomm dari chipset pie untuk handset turun dari 31 persen menjadi 29 v saat ini.

baca juga

Apple berada di urutan ketiga karena chip A-series-nya, yang dibuat khusus untuk ponsel dan tabletnya, menguasai 12 persen pasar. Itu menempatkan Apple dalam ikatan tiga arah dengan Samsung dan unit HiSilicon Huawei.

Direktur Riset Counterpoint Dale Gai menunjukkan bahwa penguatan pangsa pasar MediaTek yang kuat pada Q3 2020 terjadi karena tiga alasan.

Kinerja yang kuat di segmen harga smartphone kelas menengah (100-250 dolar AS). Pasar negara berkembang seperti LATAM (Amerika Latin) dan MEA ( Timur Tengah dan Asia). Kejadian AS melarang Huawei dan akhirnya menang di OEM terkemuka seperti Samsung, Xiaomi dan Honor.

Pangsa chipset MediaTek di Xiaomi telah meningkat lebih dari tiga kali lipat sejak periode yang sama tahun lalu. MediaTek juga mampu memanfaatkan celah yang diciptakan karena larangan AS terhadap Huawei.

Chip MediaTek yang terjangkau yang dibuat oleh TSMC menjadi pilihan pertama bagi banyak OEM untuk dengan cepat mengisi celah yang ditinggalkan oleh ketidakhadiran Huawei. Huawei juga sebelumnya telah membeli sejumlah besar chipset sebelum larangan tersebut.

Pangsa pasar chipset smartphone. [Phonearena]
Pangsa pasar chipset smartphone. [Phonearena]

"Di sisi lain, Qualcomm juga membukukan keuntungan saham yang kuat (dari tahun lalu) di segmen kelas atas pada Q3 2020, sekali lagi berkat masalah pasokan HiSilicon. Namun, Qualcomm menghadapi persaingan dari MediaTek di pertengahan segmen akhir. Kami yakin keduanya akan terus bersaing secara intensif melalui penetapan harga yang agresif, dan mengarusutamakan produk SoC 5G hingga 2021," catat Gai dilansir laman Phonearena, Senin (28/12/2020).

Analis Riset Counterpoint Ankit Malhotra menambahkan, Qualcomm dan MediaTek telah merombak portofolio mereka, dan fokus konsumen telah memainkan peran kunci di sini.

"Tahun lalu, MediaTek meluncurkan seri G berbasis game baru, sementara chipset Dimensity telah membantu menghadirkan 5G ke kategori terjangkau," ujarnya.

Perangkat 5G termurah di dunia, Realme V3, ditenagai oleh MediaTek.

"Fokus langsung dari vendor chipset adalah menghadirkan 5G ke massa, yang kemudian akan membuka potensi kasus penggunaan 5G konsumen seperti cloud gaming, yang pada gilirannya akan menyebabkan permintaan yang lebih tinggi untuk GPU dengan clock lebih tinggi dan prosesor yang lebih bertenaga. Qualcomm dan MediaTek akan terus bersaing untuk posisi teratas," pungkas Malhotra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Qualcomm Kenalkan Chipset Snapdragon 678, Ini Kebolehannya

Qualcomm Kenalkan Chipset Snapdragon 678, Ini Kebolehannya

Tekno | Rabu, 16 Desember 2020 | 11:30 WIB

Akhirnya! Samsung Bakal Rilis Chipset Exynos 2100

Akhirnya! Samsung Bakal Rilis Chipset Exynos 2100

Tekno | Kamis, 10 Desember 2020 | 13:00 WIB

Catat Tanggalnya, Ini Waktu Peluncuran Chipset 5G MediaTek

Catat Tanggalnya, Ini Waktu Peluncuran Chipset 5G MediaTek

Tekno | Kamis, 10 Desember 2020 | 10:30 WIB

Ini Daftar Ponsel Gunakan Snapdragon 888

Ini Daftar Ponsel Gunakan Snapdragon 888

Tekno | Rabu, 02 Desember 2020 | 15:30 WIB

Qualcomm Kenalkan Chipset Snapdragon 888, Ini Keunggulannya

Qualcomm Kenalkan Chipset Snapdragon 888, Ini Keunggulannya

Tekno | Rabu, 02 Desember 2020 | 14:30 WIB

Mantap! MediaTek MT6893 Balap Qualcomm Snapdragon 875 dalam Tes AnTuTu

Mantap! MediaTek MT6893 Balap Qualcomm Snapdragon 875 dalam Tes AnTuTu

Tekno | Selasa, 01 Desember 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×