Teknologi Deteksi MicroRNA Mampu Deteksi Cepat 13 Jenis Kanker

Fabiola Febrinastri

Kamis, 28 Januari 2021 | 16:36 WIB
Teknologi Deteksi MicroRNA Mampu Deteksi Cepat 13 Jenis Kanker
Ilustrasi penelitian. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), kanker merupakan penyebab kematian kedua secara global, yang bertanggung jawab atas sekitar 9,6 juta kematian pada 2018. Menurut hitungan, sekitar 1 dari 6 kematian di dunia disebabkan oleh kanker, dan setiap negara tak ada yang tak luput dari penykit ini.

Di Jepang, kanker telah menjadi penyebab utama kematian sejak tahun 1981 dan sekitar 1 dari 3,7 orang meninggal karenanya.

Keprihatinan ini membuat sejumlah peneliti berupaya untuk menekan laju penyebaran kanker dan mengembangkan upaya-upaya untuk deteksi dini, dan melakukan pengobatan yang tepat sasaran.

Baru-baru ini, peneliti dari Jepang, Koji Hashimoto, yang merupakan anggota senior Nanomaterials and Frontier Research Laboratories, Toshiba Corporate Research and Development Center, mengembangkan teknologi deteksi sangat dini untuk menangkap sejumlah kecil mikroRNA yang disekresikan oleh sel kanker di dalam darah.

“Awalnya, kami mempelajari teknologi pendeteksian DNA dengan menggunakan metode elektrokimia. Pada tahun 2010, kami mengomersialkan diagnostik in vitro untuk mendeteksi human papillomavirus (mikroorganisme patogen yang dikatakan sebagai penyebab kanker serviks), karena DNA dan RNA memiliki struktur yang serupa. Teknologi ini telah digunakan dalam pengembangan teknologi deteksi microRNA,” katanya.

RNA adalah struktur rantai tunggal yang terdiri dari 20 jenis basa, yang cenderung bereaksi lebih efisien dibandingkan dengan DNA. Di antara beberapa jenis RNA, mikroRNA dianggap mampu mengontrol sintesis protein dan lainnya, dan jenis mikroRNA tertentu disekresikan dari sel kanker ke dalam darah.

Dengan berbagai pengembangan, teknologi deteksi microRNA Toshiba ternyata dapat menentukan ada atau tidaknya kanker. Keunggulan dari teknologi ini terletak pada waktu deteksi dan biaya yang rendah.

Hashimoto kemudian melakukan sejumlah penelitian untuk mengetahui 13 jenis kanker sedini mungkin. Ia memperkenalkan teknologi deteksi microRNA dalam berbagai jenis pemeriksaan medis.

Ke-13 kanker itu adalah kanker payudara, pencernaan, paru-paru, pankreas, kolorektal, tumor otak, ovarium, liver, sarkoma, prostat, saluran empedu, esofagus, dan saluran kencing.

“Saya ingin meningkatkan sisa 1 persen dari 99 persen akurasi. Kami dapat menemukan bahwa microRNA sangat relevan dengan 13 jenis kanker, sehingga menggabungkan beberapa microRNA dapat meningkatkan akurasi deteksi dan memungkinkan kami untuk membedakan jenis kanker," kata Hashimoto.

Saat ini, penelitian masih terus berlangsung, namun sejumlah kemajuan dan pengembangan menciptakan optimisme tersendiri. Menanggapi keberhasilan ini, pada 19 Oktober 2020, teknologi deteksi microRNA Toshiba menerima penghargaan Ceated 1 Award 2020 dari Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang.

baca juga

Jepang berharap, penemuan ini dapat berkontribusi untuk memastikan kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan di semua usia. Selain mampu mendeteksi kanker secara dini, penelitian ini juga ditujukan bagi kemajuan perawatan medis, termasuk deteksi penyakit berat lainnya selain kanker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cokelat hingga Kunyit, 8 Asupan Berikut Dipercaya Bisa Mencegah Kanker

Cokelat hingga Kunyit, 8 Asupan Berikut Dipercaya Bisa Mencegah Kanker

Health | Rabu, 27 Januari 2021 | 17:35 WIB

Pasien Kanker Aman Divaksinasi, Ini Penjelasan dari Dokter

Pasien Kanker Aman Divaksinasi, Ini Penjelasan dari Dokter

Health | Rabu, 27 Januari 2021 | 14:02 WIB

Semua Manusia Memiliki Sel Kanker dalam Tubuhnya, Kapan Menjadi Berbahaya?

Semua Manusia Memiliki Sel Kanker dalam Tubuhnya, Kapan Menjadi Berbahaya?

Health | Rabu, 27 Januari 2021 | 14:05 WIB

Selain Operasi, Ini Pilihan Pengobatan Untuk Pasien Kanker Usus Besar

Selain Operasi, Ini Pilihan Pengobatan Untuk Pasien Kanker Usus Besar

Health | Selasa, 26 Januari 2021 | 15:11 WIB

Tanda Kanker Mulut, Waspadai Masalah Kesulitan Menelan Makanan!

Tanda Kanker Mulut, Waspadai Masalah Kesulitan Menelan Makanan!

Health | Selasa, 26 Januari 2021 | 11:37 WIB

Vagina Tidak Bersih Bikin Risiko Kanker Serviks Meningkat, Benarkah?

Vagina Tidak Bersih Bikin Risiko Kanker Serviks Meningkat, Benarkah?

Health | Senin, 25 Januari 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Meutya Hafid Gandeng Polri Perangi Judi Online hingga Penipuan Digital

Meutya Hafid Gandeng Polri Perangi Judi Online hingga Penipuan Digital

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Dari Cegil hingga Rizz: Fenomena Algoritma Medsos Mengubah Gaya Bahasa Gen Z

Dari Cegil hingga Rizz: Fenomena Algoritma Medsos Mengubah Gaya Bahasa Gen Z

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Pilar Penting Bangsa, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pemerintah Perkuat Kelembagaan Pesantren

Pilar Penting Bangsa, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pemerintah Perkuat Kelembagaan Pesantren

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:04 WIB

Mugiyanto Ungkap Data HAM yang Bakal Dibuka ke Publik, dari Desa Sadar HAM hingga Pengaduan Warga

Mugiyanto Ungkap Data HAM yang Bakal Dibuka ke Publik, dari Desa Sadar HAM hingga Pengaduan Warga

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Review Film Wonderland: Dunia Kecil untuk Mereka yang Belum Rela Kehilangan

Review Film Wonderland: Dunia Kecil untuk Mereka yang Belum Rela Kehilangan

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Gaya Dosen Gen Z di Medan Saat Mengajar Jadi Sorotan, Warganet Ikut Terpukau

Gaya Dosen Gen Z di Medan Saat Mengajar Jadi Sorotan, Warganet Ikut Terpukau

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng

Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng

Kaltim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Bros Mencolok Lamine Yamal di Gala Ballon d'Or 2026 Curi Perhatian: Pernah Dipakai Bintang Hollywood

Bros Mencolok Lamine Yamal di Gala Ballon d'Or 2026 Curi Perhatian: Pernah Dipakai Bintang Hollywood

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara

Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara

Lampung | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Karhutla Berulang, Tata Air Gambut Jadi Kunci Lindungi Habitat Satwa

Karhutla Berulang, Tata Air Gambut Jadi Kunci Lindungi Habitat Satwa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:54 WIB

×