Eropa Akan Ciptakan Mesin Penghasil Oksigen dari Tanah Bulan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 18 Mei 2021 | 14:00 WIB
Eropa Akan Ciptakan Mesin Penghasil Oksigen dari Tanah Bulan
Tanah Bulan. [ESA]

Suara.com - Sebuah startup di Eropa akan menciptakan mesin yang dapat menghasilkan oksigen dari tanah di permukaan Bulan, sebagai bagian dari misi Badan Antariksa Eropa (ESA) pada 2025.

Space Applications Services yang berbasis di Belgia sedang membangun tiga reaktor eksperimental di bawah kontrak dengan ESA.

Reaktor akan digunakan untuk menyempurnakan proses pembuatan oksigen dan diuji di Bulan, sebagai bagian dari misi demonstrasi pemanfaatan sumber daya (ISRU).

Mesin penghasil oksigen tersebut akan mengandalkan proses FFC Cambridge, yang awalnya dikembangkan pada akhir 1990-an untuk ekstraksi langsung titanium dari titanium oksida, yang dapat ditemukan dalam mineral rutil dan anatase.

Dilansir dari Space.com, Selasa (18/5/2021), proses itu menggunakan elektrolisis untuk memisahkan logam murni dari bijih.

Di lingkungan Bulan, metode tersebut akan memecah regolit atau tanah Bulan, yang diketahui mengandung hingga 45 persen oksigen, menjadi paduan logam dan oksigen murni.

Misi demonstrasi pemanfaatan sumber daya, In-situ Resource Utilisation (ISRU). [ESA]
Misi demonstrasi pemanfaatan sumber daya, In-situ Resource Utilisation (ISRU). [ESA]

Tanah Bulan dalam proses ini digunakan sebagai katoda, elektroda tempat arus listrik memasuki sel elektrolitik, sehingga melepaskan oksigen dalam prosesnya.

Oksigen buatan ini akan menjadi kunci untuk mempertahankan kehadiran manusia jangka panjang di objek langit mana pun, tidak hanya Bulan.

Tak hanya itu, sisa logam yang tertinggal setelah proses ekstraksi oksigen juga tidak akan terbuang percuma. Di masa depan, itu dapat digunakan untuk membuat komponen pangkalan Bulan atau stasiun Mars.

baca juga

Selain metode FFC Cambridge, Space Applications Services juga mencari teknik lain untuk mengekstraksi oksigen dari tanah Bulan, yaitu reduksi hidrogen ilmenit.

Ilmenit adalah bijih kaya titanium yang ditemukan di beberapa daerah Bulan. Teknik reduksi akan memanggang regolith Bulan dalam wadah tutup bersama dengan gas hidrogen.

Dengan adanya suhu panas, oksigen dari ilmenit akan bereaksi dengan hidrogen dan membentuk uap air, yang pada akhirnya dipecah menjadi oksigen dan hidrogen.

Ilustrasi Bulan. [Ponciano/Pixabay]
Ilustrasi Bulan. [Ponciano/Pixabay]

Selain dapat menopang kehidupan astronot, oksigen dan hidrogen yang diproduksi di Bulan dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk misi penjelajahan ke planet lain, seperti Mars.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India Produksi Banyak Tabung Oksigen Tapi Masih Kekuarangan, Apa Alasannya?

India Produksi Banyak Tabung Oksigen Tapi Masih Kekuarangan, Apa Alasannya?

Health | Jum'at, 30 April 2021 | 12:30 WIB

Cari Tabung Oksigen di Twitter untuk Kakek Sekarat Malah Terancam Dipenjara

Cari Tabung Oksigen di Twitter untuk Kakek Sekarat Malah Terancam Dipenjara

News | Jum'at, 30 April 2021 | 08:23 WIB

Covid di India Terus Menebar Maut: Kremasi Massal Tak Dapat Dihindari

Covid di India Terus Menebar Maut: Kremasi Massal Tak Dapat Dihindari

News | Kamis, 29 April 2021 | 14:49 WIB

Wabah di India Makin Parah, Singapura Kirim Hercules Bawa Bantuan

Wabah di India Makin Parah, Singapura Kirim Hercules Bawa Bantuan

Batam | Kamis, 29 April 2021 | 14:47 WIB

Pesawat Apung Mulai Diuji di Pulau Dengan Kadar Oksigen Tertinggi

Pesawat Apung Mulai Diuji di Pulau Dengan Kadar Oksigen Tertinggi

Batam | Rabu, 28 April 2021 | 08:55 WIB

India Kacau Gegara Covid-19, Dokter Ungkap Harga Oksigen Setara Emas

India Kacau Gegara Covid-19, Dokter Ungkap Harga Oksigen Setara Emas

News | Selasa, 27 April 2021 | 16:28 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×