Bahaya! Orang Tidak Mau Divaksinasi Disebut Pabrik Varian Baru Covid-19

Dythia Novianty

Minggu, 04 Juli 2021 | 11:30 WIB
Bahaya! Orang Tidak Mau Divaksinasi Disebut Pabrik Varian Baru Covid-19
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Suara.com - Sebuah penelitian baru mengungkap bahayanya orang yang tidak divaksinasi, disebut jadi sumber varian baru virus corona (Covid-19).

Seorang spesialis penyakit menular mengungkapkan, orang yang tidak divaksinasi bukan hanya mempertaruhkan kesehatan mereka sendiri, tapi juga berisiko bagi semua orang.

Pasalnya, satu-satunya sumber varian virus corona baru adalah tubuh orang yang terinfeksi.

"Orang yang tidak divaksinasi adalah pabrik varian potensial," kata Dr. William Schaffner, seorang profesor di Divisi Penyakit Menular di Vanderbilt University Medical Center, dilansir laman CNN, Minggu (4/7/2021).

"Semakin banyak orang yang tidak divaksinasi, semakin banyak peluang virus berkembang biak," kata Schaffner, seorang profesor di Divisi Penyakit Menular di Vanderbilt University Medical Center.

"Ketika itu terjadi, itu bermutasi, dan itu bisa menimbulkan mutasi varian yang bahkan lebih serius di masa depan."

Tingginya angka kematian per hari akibat Covid-19 di India. [Sanjay Kanojia/AFP]
Tingginya angka kematian per hari akibat Covid-19 di India. [Sanjay Kanojia/AFP]

Semua virus bermutasi dan meskipun virus corona tidak terlalu rentan terhadap mutasi, virus ini berubah dan berevolusi.

Sebagian besar perubahan tidak berarti apa-apa bagi virus, dan beberapa dapat melemahkannya.

Tetapi kadang-kadang, virus mengembangkan mutasi acak yang memberikan keuntungan transmisibilitas yang lebih baik, misalnyaatau replikasi yang lebih efisien, atau kemampuan menginfeksi berbagai macam inang.

baca juga

Virus dengan keunggulan akan mengungguli virus lain dan pada akhirnya akan menjadi mayoritas partikel virus yang menginfeksi seseorang.

Jika orang yang terinfeksi itu menularkan virus ke orang lain, mereka akan menularkan versi mutannya.

Jika versi mutan cukup berhasil, itu menjadi varian.

Tapi itu harus diulang untuk melakukan itu. Orang yang tidak divaksinasi memberikan kesempatan itu.

“Ketika mutasi muncul pada virus, yang bertahan adalah yang membuat virus lebih mudah menyebar di populasi,” kata Andrew Pekosz, ahli mikrobiologi dan imunologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat Johns Hopkins Bloomberg.

"Setiap kali virus berubah, itu memberi virus platform berbeda untuk menambahkan lebih banyak mutasi."

Virus yang tidak menyebar tidak dapat bermutasi.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/mohamed_hassan)

Varian Covif-19 telah muncul di seluruh dunia, varian B.1.1.7 atau Alpha pertama kali terlihat di Inggris.

Varian B.1.351 atau Beta pertama kali terlihat di Afrika Selatan. Varian Delta, juga disebut B.1.617.2, terlihat pertama kali di India.

Dan Amerika Serikat telah meluncurkan beberapa variannya sendiri, termasuk garis keturunan B.1.427 atau Epsilon yang pertama kali terlihat di California dan varian B.1.526 atau Eta yang pertama kali terlihat di New York.

Kini varian Delta semakin menular dan akan menjadi varian dominan di banyak negara.

Vaksin Covid-19 saat ini, melindungi dengan baik terhadap semua varian sejauh ini, tetapi itu bisa berubah setiap saat.

Itu sebabnya dokter dan pejabat kesehatan masyarakat ingin lebih banyak orang divaksinasi.

"Semakin kita membiarkan virus menyebar, semakin besar peluang virus itu untuk berubah," saran Organisasi Kesehatan Dunia bulan lalu.

Jika virus mencoba menginfeksi seseorang yang memiliki kekebalan, virus itu mungkin gagal, atau mungkin berhasil dan menyebabkan infeksi ringan atau tanpa gejala.

Dalam hal ini, ia akan bereplikasi sebagai respons terhadap tekanan dari sistem kekebalan yang prima.

Virus yang berhasil adalah virus yang membuat perubahan acak yang membuatnya terlihat kurang terlihat oleh sistem kekebalan tubuh.

Gambar mengerikan terkait mutasi virus Corona yang kini mampu menumbuhkan tentakel. (Dok. Dr. Robert Gross, University of Freiburg).
Gambar mengerikan terkait mutasi virus Corona yang kini mampu menumbuhkan tentakel. (Dok. Dr. Robert Gross, University of Freiburg).

Populasi orang yang tidak divaksinasi itu memberi virus perubahan tidak hanya untuk menyebar, tetapi juga untuk berubah.

"Yang dibutuhkan hanyalah satu mutasi pada satu orang," kata Dr. Philip Landrigan, seorang dokter anak dan ahli imunologi di Boston College.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngamuk Tak Dapat Jatah Vaksin, Warga Pekanbaru Hajar Panitia Vaksinasi

Ngamuk Tak Dapat Jatah Vaksin, Warga Pekanbaru Hajar Panitia Vaksinasi

Riau | Sabtu, 03 Juli 2021 | 18:21 WIB

Vaksinasi Massal Timbulkan Kerumunan, Gubernur Lampung: Taati Prokes

Vaksinasi Massal Timbulkan Kerumunan, Gubernur Lampung: Taati Prokes

Lampung | Sabtu, 03 Juli 2021 | 17:15 WIB

Vaksinasi Massal di Diskes Lampung Timbulkan Kerumunan, Eva Dwiana Turun Tangan

Vaksinasi Massal di Diskes Lampung Timbulkan Kerumunan, Eva Dwiana Turun Tangan

Lampung | Sabtu, 03 Juli 2021 | 13:30 WIB

Wali Kota Rahmad Mas'ud Targetkan 400 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Pedagang Pasar Sepinggan

Wali Kota Rahmad Mas'ud Targetkan 400 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Pedagang Pasar Sepinggan

Kaltim | Sabtu, 03 Juli 2021 | 10:33 WIB

Silakan Ikut, Ada 186 Gerai Vaksinasi Covid-19 Gratis Disiapkan Polda Sumbar

Silakan Ikut, Ada 186 Gerai Vaksinasi Covid-19 Gratis Disiapkan Polda Sumbar

Sumbar | Sabtu, 03 Juli 2021 | 08:58 WIB

Tengah Dibahas, WNA Masuk Indonesia Wajib Tunjukkan Surat Vaksin Dosis Kedua

Tengah Dibahas, WNA Masuk Indonesia Wajib Tunjukkan Surat Vaksin Dosis Kedua

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 22:02 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×