Antibodi Covid-19 Ditemukan pada 40 Persen Populasi Rusa

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 05 Agustus 2021 | 07:30 WIB
Antibodi Covid-19 Ditemukan pada 40 Persen Populasi Rusa
Ilustrasi rusa. (antara).

Suara.com - Para ahli menemukan adanya antibodi virus Corona (Covid-19) pada 40 persen populasi rusa di Amerika Serikat.

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menguji 385 rusa berekor putih yang ditemukan di seluruh negara bagian Michigan, Illinois, New York, dan Pennsylvania antara Januari dan Maret 2021.

Hasil menunjukkan adanya deteksi antibodi untuk Covid-19 pada 40 persen populasi. Tiga sampel tambahan dari Januari 2020 juga menunjukkan hasil serupa.

Data dikumpulkan sebagai bagian dari pengawasan rutin yang dijadwalkan departemen terhadap rusa berekor putih.

Spesies rusa ini paling banyak ditemukan di Amerika Serikat dengan total sekitar 30 juta ekor.

Dalam laporan terbaru yang tersedia di bioRxiv juga menyebutkan bahwa rusa yang terinfeksi Covid-19 tampaknya tidak menunjukkan gejala.

Tes Antibodi Covid-19. [Shutterstock]
Tes Antibodi Covid-19. [Shutterstock]

"Mengingat persentase sampel dalam penelitian ini memiliki antibodi yang dapat dideteksi dan tingginya jumlah rusa berekor putih di seluruh Amerika Serikat serta kontak dekat mereka dengan manusia, kemungkinan rusa di negara bagian lain juga telah terpapar virus ini," kata juru bicara USDA.

Para ilmuwan berhipotesis bahwa infeksi rusa bisa disebabkan oleh manusia karena beberapa aktivitas dapat membuat rusa berhubungan dengan manusia.

Dilansir dari New York Post, Kamis (5/8/2021), ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa rusa menularkan Covid-19 satu sama lain di alam liar.

baca juga

Sejauh ini, satu-satunya hewan lain yang diketahui terjangkit Covid-19 di alam liar adalah mink.

Para ilmuwan sebelumnya juga telah mendeteksi virus Corona pada sejumlah hewan, seperti kucing, anjing, berang-berang, singa, harimau, macan tutul, dan gorila yang hidup di penangkaran.

Ada kekhawatiran bahwa hewan liar dapat menjadi "waduk" virus yang sedang berkembang dan berpotensi merusak upaya kesehatan masyarakat untuk mengendalikan virus pada manusia.

Namun, menurut USDA, risiko hewan menyebarkan Covid-19 ke manusia dianggap rendah.

Sampai saat ini, tidak ada bukti bahwa manusia dapat terinfeksi melalui konsumsi daging yang terkontaminasi.

Mink. [Shutterstock]
Mink. [Shutterstock]

"Melihat hal ini, pemburu harus menerapkan kebersihan yang baik dan mengenakan masker saat menangani serta memproses tubuh rusa yang mati," kata Dr. Srinand Sreevatsan, profesor kedokteran hewan di Michigan State University.

Meskipun masih ada kemungkinan risiko penularan pernapasan antara manusia dan hewan, tetapi rusa liar lebih mudah dihindari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pfizer Klaim Vaksin Dosis Ketiga Tingkatkan Antibodi terhadap Varian Delta Covid-19

Pfizer Klaim Vaksin Dosis Ketiga Tingkatkan Antibodi terhadap Varian Delta Covid-19

Tekno | Kamis, 29 Juli 2021 | 13:18 WIB

Antibodi Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Turun dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Antibodi Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Turun dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Health | Rabu, 28 Juli 2021 | 21:14 WIB

Studi: Antibodi dari Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Turun 50 Persen dalam 3 Bulan

Studi: Antibodi dari Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Turun 50 Persen dalam 3 Bulan

Health | Rabu, 28 Juli 2021 | 18:25 WIB

Ahli Buat Alat Tes untuk Deteksi Tingkat Antibodi Setelah Vaksinasi Covid-19

Ahli Buat Alat Tes untuk Deteksi Tingkat Antibodi Setelah Vaksinasi Covid-19

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 09:28 WIB

Peneliti Temukan Vaksin Sinopharm China Tidak Efektif Pada Lansia

Peneliti Temukan Vaksin Sinopharm China Tidak Efektif Pada Lansia

Health | Minggu, 25 Juli 2021 | 08:27 WIB

Awas! Kegiatan Ini Bisa Membuat Kekebalan Tubuh Turun

Awas! Kegiatan Ini Bisa Membuat Kekebalan Tubuh Turun

Surakarta | Jum'at, 23 Juli 2021 | 20:45 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×