Gawat! Penguin Kaisar di Ambang Kepunahan Abad Ini

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 07:53 WIB
Gawat! Penguin Kaisar di Ambang Kepunahan Abad Ini
Ilustrasi penguin kaisar (Pixabay/Capri23auto)

Suara.com - Penguin kaisar tumbuh dengan subur di garis pantai Antartika, meskipun lapisan es semakin menipis akibat perubahan iklim. Dengan sedikitnya es laut, penguin berisiko tenggelam.

Dalam penelitian baru, para ahli menemukan jika tren pemanasan global saat ini dan kebijakan pemerintah berlanjut, es laut Antartika akan mencair dan secara dramatis mengurangi jumlah penguin kaisar ke titik di mana hampir semua koloni penguin akan nyaris punah pada 2100 dan hanya ada sedikit kesempatan untuk memulihkannya.

Itu sebabnya US Fish and Wildlife Service mengusulkan untuk mendaftarkan penguin kaisar sebagai hewan yang terancam di bawah Undang-Undang Spesies Terancam Punah.

Sayangnya, penguin kaisar tidak hidup di wilayah Amerika Serikat, sehingga beberapa tindakan Undang-Undang Spesies Terancam Punah yang dimaksudkan untuk melindungi habitat spesies dan mencegah perburuan tidak berlaku secara langsung.

Sejumlah orang berjalan di sepanjang Pelabuhan Orne, Antartika, Kamis (6/2/2020). Foto diambil tanggal 6 Februari 2020. Basis penelitian Esperanza di ujung utara semenanjung Antartika mencatat suhu 18,3 derajat Celcius (64,94 derajat Fahrenheit), rekor tertinggi menurut Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), Jumat (7/2), di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang pemanasan global yang telah menyebabkan meningkatnya pencairan lapisan es di sekitar kutub selatan. ANTARA FOTO/REUTERS/Ueslei Marcelino/wsj.
Pelabuhan Orne, Antartika, Kamis (6/2/2020). Tercatat suhu 18,3 derajat Celsius, rekor tertinggi menurut Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), pemanasan global telah menyebabkan meningkatnya pencairan lapisan es di sekitar kutub selatan. Sebagai ilustrasi [ANTARA FOTO/REUTERS/Ueslei Marcelino/wsj].

Meski begitu, terdaftar di bawah Undang-Undang Spesies Terancam Punah masih bisa memberi manfaat, yaitu mengurangi bahaya dari armada penangkapan ikan Amerika Serikat yang mungkin beroperasi di wilayah tersebut.

Ancaman terbesar yang dihadapi penguin kaisar adalah perubahan iklim. Hal ini mengganggu lapisan es laut kecuali pemerintah menerapkan kebijakan yang mengurangi gas rumah kaca.

Para peneliti telah mempelajari penguin kaisar di sekitar Pointe Geologie, di Terre Adelie, sejak tahun 1960-an. Data tersebut sekarang membantu para ahli mengukur efek perubahan iklim antropogenik pada penguin, habitat es laut, dan sumber makanan.

Penguin berkembang biak di atas es laut yang menempel di daratan. Namun, hewan itu berburu makanan menggunakan es laut yang mengapung.

Populasi penguin di Pointe Geologie menurun setengahnya pada akhir 1970-an ketika es laut mencair dan lebih banyak penguin kaisar jantan mati.

baca juga

Untuk menilai apakah penguin kaisar dapat memenuhi syarat mendapatkan perlindungan di bawah Undang-Undang Spesies Terancam Punah, Dinas Perikanan dan Margasatwa Amerika Serikat mendorong tim ilmuwan internasional, pakar kebijakan, ilmuwan iklim, dan ahli ekologi untuk melakukan penelitian dan proyeksi ancaman yang ditimbulkan oleh perubahan iklim kepada penguin kaisar di masa depan.

Faktanya, meski penguin kaisar dapat beradaptasi dengan lingkungan saat ini, hewan tersebut tidak berevolusi untuk bertahan dari dampak perubahan iklim.

Data memproyeksikan bahwa 98 persen koloni penguin kaisar akan punah pada 2100 ika emisi gas rumah kaca terus berlanjut dan populasi global akan menurun 99 persen dibandingkan dengan ukuran historisnya.

Dilansir dari Science Alert pada Jumat (6/8/2021), hasil studi menunjukkan bahwa jika dunia memenuhi target kesepakatan iklim Paris dengan menjaga pemanasan di bawah 1,5 derajat Celsius, hal itu cukup untuk melindungi habitat dan menghentikan penurunan penguin kaisar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

Mural Lingkungan Warnai Tanggul Pantai Tambaklorok Semarang

Mural Lingkungan Warnai Tanggul Pantai Tambaklorok Semarang

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:00 WIB

Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau

Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau

Foto | Kamis, 23 Juli 2026 | 06:00 WIB

Studi: Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Penyakit yang Ditularkan Air, Bagaimana Bisa?

Studi: Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Penyakit yang Ditularkan Air, Bagaimana Bisa?

Health | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:30 WIB

Hutan Bisa Jadi Ruang Terapi di Tengah Polusi dan Krisis Iklim, Apa Saja Manfaatnya?

Hutan Bisa Jadi Ruang Terapi di Tengah Polusi dan Krisis Iklim, Apa Saja Manfaatnya?

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:31 WIB

Lawan Perubahan Iklim: 87 Persen Emisi dari Transportasi Darat dan Urgensi Angkutan Massal

Lawan Perubahan Iklim: 87 Persen Emisi dari Transportasi Darat dan Urgensi Angkutan Massal

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:44 WIB

Tak Lagi Soal Lingkungan: Mengapa Perubahan Iklim Disebut Ancaman bagi Keamanan Nasional Indonesia?

Tak Lagi Soal Lingkungan: Mengapa Perubahan Iklim Disebut Ancaman bagi Keamanan Nasional Indonesia?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:58 WIB

Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:51 WIB

Tahan Perubahan Iklim dan Kaya Gizi, Bisakah Sukun Menjadi Superfood Lokal Indonesia?

Tahan Perubahan Iklim dan Kaya Gizi, Bisakah Sukun Menjadi Superfood Lokal Indonesia?

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 14:07 WIB

Terkini

Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi

Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 07:01 WIB

Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta

Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

×