Ilmuwan AS Klaim Tahu soal Covid-19 di Wuhan 2 Minggu sebelum Peringatan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 06 September 2021 | 08:44 WIB
Ilmuwan AS Klaim Tahu soal Covid-19 di Wuhan 2 Minggu sebelum Peringatan
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Ahli epidemiologi top dunia, Ian Lipkin, di Universitas Columbia bekerja pada epidemi Sars pertama awal abad ini, mengklaim mengetahui tentang Covid-19 di Wuhan lebih dari dua minggu sebelum Beijing mengumumkannya secara global.

Prof Lipkin mengatakan dalam film dokumenter bahwa ia mengetahui wabah baru ini pada 15 Desember lalu.

Namun, China mengklaim hanya ada lima pasien yang diketahui sebelum waktu itu di Wuhan dengan kasus terkonfirmasi paling awal, berasal dari seorang pasien Covid-19 yang diduga muncul hanya satu minggu sebelumnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak diberi kabar selama 16 hari setelah Taiwan membunyikan alarm peringatan.

Penundaan ini bersama dengan China yang menutup-nutupi kasus memungkinkan virus menyebar dengan cepat dan menyebabkan konsekuensi bencana.

"Latar belakang virus di Wuhan masih menimbulkan banyak pertanyaan dan sangat membutuhkan jawaban untuk memastikan kita menghindari terulangnya pandemi," kata Tory Tom Tugendhat, ketua Komite Urusan Luar Negeri, dikutip dari Daily Mail, Senin (6/9/2021).

Laboratorium P4 di Wuhan, China. [Hector RETAMAL/AFP]
Laboratorium P4 di Wuhan, China. [Hector RETAMAL/AFP]

Tugendhat menambahkan bahwa China harus berhenti memasang penghalang agar ilmuwan dunia memahami apa yang terjadi dan mempelajari segala hal untuk mencegah pandemi di masa depan.

Negara tersebut dilaporkan telah menyembunyikan data, membungkam para dokter, memenjarakan jurnalis, menyalahkan negara lain, dan menolak penyelidikan tanpa batas oleh WHO.

Prof Lipkin mengatakan, ia telah melacak virus tersebut dengan rekannya di Pusat Pengendalian Penyakit dan pemerintah nasional, sebelum mengunjungi negara itu.

baca juga

Ia juga diberi tahu oleh mitra penelitinya di China, Lu Jiahai, profesor kesehatan masyarakat di Universitas Guangzhou, yang mengatakan bahwa epidemi dapat dicegah jika sistem peringatan berfungsi dengan baik.

Klaim Prof Lipkin bertentangan dengan narasi China yang mengatakan bahwa dokter di WUhan pertama kali melaporkan virus baru pada 27 Desember setelah menemukan sebuah kasus di rumah sakitnya pada hari sebelumnya.

Selama perjalanannya, Prof Lipkin bahkan bertemu dengan Perdana Menteri China Li Keqiang dan ilmuwan terkemuka untuk membahas penyakit tersebut.

Ia merupakan tokoh kunci dalam perdebatan sengit tentang asal-usul virus dan upaya untuk melumpuhkan hipotesis kebocoran laboratorium oleh lembaga ilmiah.

Namun, Prof Lipkin mengakui pemikirannya berubah setelah mengetahui bahwa eksperimen berisiko tinggi pada virus Corona kelelawar dilakukan oleh para ilmuwan Wuhan di laboratorium dengan keamanan hayati rendah.

Sebelumnya, tim studi WHO menyampaikan laporan yang dikritik secara luas bahwa kasus onset paling awal adalah 8 Desember 2019.

Namun, Mail on Sunday mengungkapkan bahwa ilmuwan yang bertanggung jawab mengumpulkan data resmi mengatakan, tentang dugaan kematian seorang pasien yang jatuh sakit pada akhir September tahun lalu, diikuti oleh dua kasus lagi pada 14 dan 21 November.

Pasar Huanan, Wuhan, tempat pertama kali ditemukannya virus corona jenis baru yang menyebabkan 617 orang terkena pneumonia berat dan 17 di antaranya tewas. Pasar seluas tujuh kali lapangan bola itu menjual hasil laut, unggas, ular, kelelawar, binatang ternak, dan binatang liar. (ANTARA/HO-yehuoqingnian/mii)
Pasar Huanan, Wuhan, tempat pertama kali ditemukannya virus corona jenis baru yang menyebabkan 617 orang terkena pneumonia berat dan 17 di antaranya tewas. Pasar seluas tujuh kali lapangan bola itu menjual hasil laut, unggas, ular, kelelawar, binatang ternak, dan binatang liar. (ANTARA/HO-yehuoqingnian/mii)

Kasus awal lainnya termasuk Connor Reed, seorang warga Inggris berusia 25 tahun yang mengajar di Wuhan, yang mengatakan kepada Mail Online bahwa dia jatuh sakit pada 25 November.

Penyakit yang dideritanya dikonfirmasi sebagai virus Corona baru oleh rumah sakit dua bulan kemudian.

Tak hanya itu, Lawrence Gostin, profesor hukum kesehatan global di Washington, juga mengatakan dia mengetahui penyakit itu pada pertengahan Desember.

Ahli virologi Belanda Ron Fouchier pun mengatakan dalam film dokumenter bahwa ia membahas wabah tersebut pada minggu pertama Desember dengan rekan anggota tim penyelidikan WHO.

Fouchier mengatakan, ada desas-desus pada Desember yang terkait dengan penyakit menular tersebut dan hubungannya dengan pasar hewan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FDA Sebut Pasien Virus Corona Harus Suntik Vaksin Covid-19

FDA Sebut Pasien Virus Corona Harus Suntik Vaksin Covid-19

Health | Sabtu, 04 September 2021 | 15:45 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Muammar Khadafi Sudah Prediksi Pandemi Covid-19?

CEK FAKTA: Benarkah Muammar Khadafi Sudah Prediksi Pandemi Covid-19?

News | Sabtu, 04 September 2021 | 13:08 WIB

Terapi Akupuntur Bisa Bantu Atasi Long Covid-19, Begini Cara Kerjanya

Terapi Akupuntur Bisa Bantu Atasi Long Covid-19, Begini Cara Kerjanya

Health | Sabtu, 04 September 2021 | 12:45 WIB

Studi: Vaksin Covid-19 Kurang Efektif pada 8 Kondisi Kesehatan Kronis Ini

Studi: Vaksin Covid-19 Kurang Efektif pada 8 Kondisi Kesehatan Kronis Ini

Health | Sabtu, 04 September 2021 | 10:51 WIB

Lagi Ramai Wacana Sekolah Tatap Muka, Peneliti Sarankan Lima Aturan Berikut

Lagi Ramai Wacana Sekolah Tatap Muka, Peneliti Sarankan Lima Aturan Berikut

Health | Jum'at, 03 September 2021 | 16:15 WIB

Jangan Ragu Vaksinasi Covid-19, Bisa Cegah Gejala Parah hingga Kurangi Risiko Long Covid

Jangan Ragu Vaksinasi Covid-19, Bisa Cegah Gejala Parah hingga Kurangi Risiko Long Covid

Health | Jum'at, 03 September 2021 | 15:00 WIB

Terkini

Ayah di Aceh Besar Ditangkap, Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sejak MIN hingga SMP

Ayah di Aceh Besar Ditangkap, Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sejak MIN hingga SMP

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 13:18 WIB

Tidak Hanya Guru, PPPK Paruh Waktu Nakes hingga Damkar Resmi Diangkat Penuh Waktu

Tidak Hanya Guru, PPPK Paruh Waktu Nakes hingga Damkar Resmi Diangkat Penuh Waktu

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:15 WIB

Pakar Hukum: Makar Bisa Dijerat Jika Listyo Sigit cs Bikin Prabowo Tak Mampu Jalankan Tugasnya

Pakar Hukum: Makar Bisa Dijerat Jika Listyo Sigit cs Bikin Prabowo Tak Mampu Jalankan Tugasnya

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:15 WIB

BPS Catat Ekonomi Tumbuh 5,47%: Mengapa Dapur Rakyat Justru Makin Tercekik?

BPS Catat Ekonomi Tumbuh 5,47%: Mengapa Dapur Rakyat Justru Makin Tercekik?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 13:15 WIB

Cara Scan Dokumen Menggunakan Kamera HP agar Hasilnya Jelas, Anti Repot

Cara Scan Dokumen Menggunakan Kamera HP agar Hasilnya Jelas, Anti Repot

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 13:15 WIB

Pendaftaran CPNS November 2026 Segera Dibuka, Ini Bocoran dari Mensesneg

Pendaftaran CPNS November 2026 Segera Dibuka, Ini Bocoran dari Mensesneg

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:14 WIB

Yoshinoya Perkenalkan Konsep Baru, Menu Udon hingga Real Fruit Juice Jadi Pilihan

Yoshinoya Perkenalkan Konsep Baru, Menu Udon hingga Real Fruit Juice Jadi Pilihan

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:13 WIB

Lebih Unggul dari Bunga BI, SBN Ritel ST017 Tawarkan Kupon Hingga 7,05%

Lebih Unggul dari Bunga BI, SBN Ritel ST017 Tawarkan Kupon Hingga 7,05%

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 13:10 WIB

Cara Cek BSU 2026 Lewat JMO, Bansos Rp900 Ribu Sudah Masuk Rekening?

Cara Cek BSU 2026 Lewat JMO, Bansos Rp900 Ribu Sudah Masuk Rekening?

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 13:10 WIB

Posisi Tempat Tidur Terbaik untuk Shio Naga dan Shio Babi yang Mendatangkan Hoki

Posisi Tempat Tidur Terbaik untuk Shio Naga dan Shio Babi yang Mendatangkan Hoki

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:07 WIB

×