FDA Sebut Pasien Virus Corona Harus Suntik Vaksin Covid-19

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 04 September 2021 | 15:45 WIB
FDA Sebut Pasien Virus Corona Harus Suntik Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Selama ini, vaksin Covid-19 lebih diutamakan untuk kelompok yang rentan terinfeksi virus corona Covid-19. Sedangkan, pasien yang sedang terinfeksi virus corona Covid-19 masih dikesampingkan.

Tapi, Dr. Scott Gottlieb berpendapat bahwa orang yang sebelumnya terinfeksi virus corona Covid-19 tetap harus suntik vaksin Covid-19, karena tingkat kekebalan mereka mungkin akan berkurang seiring waktu.

Kalau mereka memiliki kekebalan alami setelah infeksi virus corona Covid-19, kekebalan tersebut nampaknya tidak bisa bertahan lama. Seseorang bisa memiliki kekebalan itu setidaknya selama 6 bulan.

"Kekebalan yang diberikan setelah infeksi virus corona Covid-19 nampaknya lebih kuat dan tahan lama. Tapi, kekebalan itu hanya bertahan selama 6 bulan atau lebih lama beberapa waktu saja," kata Dr Gottlieb, mantan komisaris Food and Drug Administration dikutip dari CNBC.

Ia sendiri memiliki firasat bahwa kekebalan alami tidak akan bertahan selamanya. Pada titik tertentu, orang-orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 membutuhkan vaksinasi.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. [Pixabay/PhotoLizM]
Ilustrasi Vaksin Covid-19. [Pixabay/PhotoLizM]

Namun, belum diketahui tingkat kekebalan alami dari orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 parah dan orang yang terinfeksi tanpa gejala lebih berkualitas atau tidak.

"Pada kasus SARS dan MERS, kami melihat orang yang terinfeksi parah akhirnya memiliki kekebalan yang bertahan lama. Kami belum tahu itu akan terjadi pada pasien virus corona Covid-19 atau tidak," kata Dr Gottlieb.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), SARS pertama kali terdeteksi pada tahun 2003 dan MERS pada tahun 2012.

Wabah SARS dan MERS juga tidak terlalu luas seperti virus corona Covid-19. Tapi, keduanya jauh lebih mematikan daripada Covid-19.

baca juga

Satu studi di Israel menemukan bahwa infeksi virus corona menawarkan perlindungan yang lebih tahan lama dan lebih kuat terhadap virus corona varian Delta daripada suntik vaksin dua kali.

Sebaliknya, sebuah penelitian di Inggris menemukan tingkat kekebalan yang diberikan dua dosis vaksin Covid-19 tetap sama besarnya dengan kekebalan yang diperoleh secara alami dari infeksi virus corona Covid-19.

"Saya pikir ada keseimbangan tidak jelas antara tingkat kekebalan yang diperoleh dari vaksin Covid-19 sedikit lebih baik atau lebih buruk daripada kekebalan alami dari infeksi virus corona Covid-19," kata Gottlieb.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terapi Akupuntur Bisa Bantu Atasi Long Covid-19, Begini Cara Kerjanya

Terapi Akupuntur Bisa Bantu Atasi Long Covid-19, Begini Cara Kerjanya

Health | Sabtu, 04 September 2021 | 12:45 WIB

Studi: Vaksin Covid-19 Kurang Efektif pada 8 Kondisi Kesehatan Kronis Ini

Studi: Vaksin Covid-19 Kurang Efektif pada 8 Kondisi Kesehatan Kronis Ini

Health | Sabtu, 04 September 2021 | 10:51 WIB

China Mengaku Kesulitan Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kenapa?

China Mengaku Kesulitan Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kenapa?

Health | Jum'at, 03 September 2021 | 22:52 WIB

Terkini

Diary of a Bee: Mengintip Kehidupan Lebah dari Sudut Pandang Matilda

Diary of a Bee: Mengintip Kehidupan Lebah dari Sudut Pandang Matilda

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 18:06 WIB

Koper Preloved Tak Berakhir di Gudang, Bisa Disulap Jadi Bagian dari Ruang Kelas

Koper Preloved Tak Berakhir di Gudang, Bisa Disulap Jadi Bagian dari Ruang Kelas

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:04 WIB

Apa Saja Oli Alternatif untuk Yamaha Nmax Selain Yamalube? Bisa Dipakai di Aerox dan Lexi 155

Apa Saja Oli Alternatif untuk Yamaha Nmax Selain Yamalube? Bisa Dipakai di Aerox dan Lexi 155

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 18:03 WIB

Indonesia Tahan Tanda Tangan ASEAN Power Grid, Bahlil: Belum Win-Win

Indonesia Tahan Tanda Tangan ASEAN Power Grid, Bahlil: Belum Win-Win

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:00 WIB

Rakyat Didorong Berwirausaha, Pungli Menghadang di Depan Mata

Rakyat Didorong Berwirausaha, Pungli Menghadang di Depan Mata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 18:00 WIB

Avanza Tabrak 2 Motor di Kembangan, Pengemudi Disebut Malah Injak Pedal Gas

Avanza Tabrak 2 Motor di Kembangan, Pengemudi Disebut Malah Injak Pedal Gas

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:58 WIB

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Menodai Swasembada Pangan RI

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Menodai Swasembada Pangan RI

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:52 WIB

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:51 WIB

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:47 WIB

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:46 WIB

×