Peluncuran Game Battlefield 2042 Ditunda, Harga Saham EA Ikut Terpengaruh

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Kamis, 16 September 2021 | 15:22 WIB
Peluncuran Game Battlefield 2042 Ditunda, Harga Saham EA Ikut Terpengaruh
Trailer Battlefield 2042. (YouTube/ Battlefield)

Suara.com - Berdasarkan trailer yang dipamerkan beberapa waktu lalu, Battlefield 2042 rencananya dirilis pada 22 Oktober mendatang. Namun penggemar tidak akan menjumpai Battlefield 2042 secara tepat waktu.

Sang developer, DICE, mengumumkan pada Rabu (15/09/2021) bahwa game FPS ini resmi ditunda sehingga perilisannya menjadi 19 November 2021.

General Manager DICE, Oskar Gabrielson mengungkapkan bahwa penundaan sebagian besar disebabkan oleh tantangan bekerja dari rumah (WFH) selama pandemi.

Ia turut menyebutkan tantangan ini sebagai "tak terduga" sehingga mereka membutuhkan waktu ekstra untuk mewujudkan visi Battlefield 2042.

"Membangun game selama pandemi global telah menciptakan tantangan tak terduga bagi tim. Melihat kondisi yang sedang berlangsung, dan dengan semua kerja keras yang dilakukan tim dari rumah, kami merasa penting untuk meluangkan waktu ekstra untuk mewujudkan visi Battlefield 2042 bagi para pemain," kata Gabrielson dikutip dari Polygon.

Trailer Battlefield 2042. (YouTube/ Battlefield)
Trailer Battlefield 2042. (YouTube/ Battlefield)

Perilisan Battlefield 2042 pada 22 Oktober menempatkan mereka dalam posisi cukup rumit. Tanggal rilis tersebut cukup dekat dengan peluncuran game FPS lain.

Sebagai informasi, Call of Duty Vanguard bakal dirilis pada 5 November dan Halo Infinite meluncur 8 Desember 2021. Analis industri gaming, Daniel Ahmad mencuitkan bahwa pengumuman penundaan Battlefield 2042 berdampak pada saham milik sang publisher, Electronic Arts.

Saham EA diketahui sempat turun hampir 6 persen setelah rumor beredar bahwa game akan mengalami penundaan yang lebih parah.

Analis industri gaming memberitahukan penurunan saham EA. (Twitter/ ZhugeEX)
Analis industri gaming memberitahukan penurunan saham EA. (Twitter/ ZhugeEX)

Namun saham langsung mengalami rebound atau naik kembali 4 persen setelah penundaannya "tidak seburuk yang dibayangkan".

baca juga

Dikutip dari Barrons, analis dari Raymond James Financial, Andrew Marok menjelaskan bahwa potensi penundaan beberapa minggu akan menjadi "sentimen negatif ringan" bagi investor.

Asumsi bahwa game masih diluncurkan pada masa liburan tak membuat saham turun secara signifikan. Namun analis tersebut mencatat apabila penundaan berlangsung berbulan-bulan, maka itu dapat merugikan perusahaan. Game Battlefield 2042 sendiri siap hadir ke beberapa platform termasuk PlayStation 4, PlayStation 5, Windows PC, Xbox One, dan Xbox Series X.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Sampai Kehabisan! Ini Kode Redeem FF 16 September 2021

Jangan Sampai Kehabisan! Ini Kode Redeem FF 16 September 2021

Jakarta | Kamis, 16 September 2021 | 11:08 WIB

Pria Ini Dihujat karena Main Game saat Pacar Mau Melahirkan, Faktanya Malah Plot Twist

Pria Ini Dihujat karena Main Game saat Pacar Mau Melahirkan, Faktanya Malah Plot Twist

Lifestyle | Kamis, 16 September 2021 | 07:00 WIB

Game Dying Light 2 Ditunda hingga Tahun Depan, Apa Penyebabnya?

Game Dying Light 2 Ditunda hingga Tahun Depan, Apa Penyebabnya?

Tekno | Rabu, 15 September 2021 | 16:28 WIB

Terkini

Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap

Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:57 WIB

10,8 Juta Keluarga Minta Bansos Baru, 4 Juta Warga yang Sempat Luput Kini Dapat Bantuan

10,8 Juta Keluarga Minta Bansos Baru, 4 Juta Warga yang Sempat Luput Kini Dapat Bantuan

News | Senin, 14 September 2026 | 14:54 WIB

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:52 WIB

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

News | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!

5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit

KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 14:49 WIB

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:47 WIB

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

News | Senin, 14 September 2026 | 14:46 WIB

Bisnis Pialang Makin Ketat, Kepercayaan Trader Jadi Tantangan

Bisnis Pialang Makin Ketat, Kepercayaan Trader Jadi Tantangan

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:45 WIB

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

×